5 Momen Ikonik Rivalitas Manchester City vs Real Madrid di Liga Champions

5 Momen Ikonik Rivalitas Manchester City vs Real Madrid di Liga Champions
Pemain Manchester City, Antoine Semenyo (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid, Fran Garcia dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Manchester City dan Real Madrid kembali bertemu di fase gugur Liga Champions. Duel ini menjadi pertemuan kelima secara beruntun dalam lima musim terakhir di babak knockout.

Dalam satu dekade terakhir, Manchester City berkembang menjadi kekuatan besar di Eropa. Kebangkitan itu membuat mereka menjadi pesaing serius bagi Real Madrid yang dikenal sebagai raja Liga Champions.

Dominasi kedua klub terlihat jelas dalam beberapa musim terakhir. Empat dari lima final Liga Champions bahkan melibatkan Manchester City atau Real Madrid.

Setiap pertemuan kedua tim selalu menghadirkan pertandingan spektakuler. Gol dramatis, comeback mengejutkan, dan duel taktis kerap mewarnai laga mereka.

Rivalitas modern ini pun melahirkan banyak momen ikonik. Berikut lima momen penting yang membentuk persaingan Manchester City dan Real Madrid di Liga Champions.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1. Penalti Panenka Karim Benzema Menjaga Harapan Real Madrid

Manchester City dan Real Madrid menghadirkan salah satu semifinal paling dramatis pada musim 2021/2022. Pertandingan pertama di Stadion Etihad berlangsung sangat sengit.

City tampil agresif sejak awal pertandingan. Kevin De Bruyne dan Gabriel Jesus membawa tuan rumah unggul dua gol hanya dalam waktu 11 menit sebelum Karim Benzema memperkecil ketertinggalan.

Setelah gol dari Phil Foden, Vinicius Junior, dan Bernardo Silva, City kembali unggul dua gol. Namun penalti Benzema dengan gaya panenka memperkecil selisih dan menjaga harapan Real Madrid menjelang leg kedua.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 12 April 2026
Chelsea Chelsea
22:30 WIB
Man City Man City

2. Aksi Rodrygo Menghidupkan Keajaiban di Bernabeu

Leg kedua di Santiago Bernabeu menjadi salah satu comeback paling dramatis dalam sejarah Liga Champions. Real Madrid berhasil membalikkan keadaan secara mengejutkan.

Manchester City sempat unggul agregat 5-3 menjelang akhir pertandingan. Situasi tersebut membuat City terlihat hampir pasti melaju ke final.

Namun Rodrygo mencetak dua gol cepat dalam waktu kurang dari dua menit. Gol tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu sebelum Karim Benzema memastikan kemenangan Real Madrid melalui penalti.

3. Manchester City Menghancurkan Real Madrid dengan Empat Gol

Semifinal Liga Champions kembali mempertemukan kedua klub pada musim berikutnya. Leg pertama berakhir imbang 1-1 dan membuat leg kedua di Manchester sangat dinantikan.

Manchester City tampil luar biasa pada laga tersebut. Tim asuhan Pep Guardiola menghancurkan Real Madrid dengan kemenangan telak 4-0.

Bernardo Silva mencetak dua gol untuk City. Manuel Akanji dan Julian Alvarez juga mencatatkan nama di papan skor dalam salah satu penampilan terbaik klub Inggris di Liga Champions.

4. Drama Enam Gol di Santiago Bernabeu

Pertemuan kedua tim juga sering menghadirkan pertandingan penuh hiburan. Salah satu laga paling menarik terjadi di Santiago Bernabeu musim lalu.

Pertandingan tersebut menghasilkan enam gol yang terbagi rata. Kedua tim saling bergantian memimpin dalam laga yang berlangsung sangat terbuka.

Federico Valverde kemudian mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli keras. Gol tersebut memastikan hasil imbang bagi Real Madrid di kandang sendiri.

5. Kesalahan Bernardo Silva yang Mengubah Nasib City

Real Madrid mengakhiri upaya Manchester City mempertahankan gelar Liga Champions pada pertemuan berikutnya. Duel berlangsung ketat hingga harus ditentukan lewat adu penalti.

Kedua tim bermain imbang 1-1 di Etihad Stadium setelah dua leg. Situasi tersebut membuat adu penalti menjadi penentu.

Bernardo Silva gagal mengeksekusi penalti setelah percobaan chipnya dengan mudah dibaca Andriy Lunin. Setelah Lunin juga menahan penalti Mateo Kovacic, Antonio Rudiger memastikan Real Madrid lolos ke babak berikutnya.

Sumber: The Football Faithful