5 Pemain Yang Tak Seharusnya Dibeli Real Madrid

5 Pemain Yang Tak Seharusnya Dibeli Real Madrid
Antonio Cassano (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Real Madrid adalah salah satu klub besar yang sukses di dunia setelah memenangkan banyak gelar bergengsi. Oleh karena itu, tak heran jika Los Blancos mampu menarik pemain dengan nama besar untuk bermain di sana selama bertahun-tahun.

Bintang-bintang seperti Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale mampu menghiasi Santiago Bernabeu dengan aksi hebat yang mereka tunjukkan. Meskipun begitu, Madrid juga tidak jarang salah perhitungan dalam membeli pemain.

Berikut ini lima pemain yang gagal tampil mengesankan di Real Madrid dan tidak seharusnya direkrut dalam beberapa tahun belakangan ini.

Elvir Baljic

Elvir Baljic

Ada beberapa pemain yang menimbulkan kehebohan di bursa transfer seperti Paul Pogba atau Cristiano Ronaldo dan sebelumnya ada Elvir Baljic. Setelah tampil impresif di Turki bersama Fenerbahce, Baljic mendarat di Real Madrid pada tahun 1999 dengan harga 26 juta Euro dan merupakan harga cukup fantastis saat itu.

Namun, cedera ternyata sangat mempengaruhi penampilan Baljic sehingga ia cuma memainkan 11 pertandingan untuk Los Blancos dan mencetak satu gol. Ia kemudian sempat dipinjamkan ke Fenerbahce dan Rayo Vallecano sebelum dilepas permanen ke Galatasaray.

Thomas Gravesen

Thomas Gravesen

Di era Galacticos, presiden Florentino Perez tak segan mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain bintang. Gravesen didatangkan dengan biaya cuma 2,5 juta euro tapi kontribusinya tidak sesuai dengan harganya. Mantan gelandang Everton itu kuat dan penuh energi tetapi tidak bisa sukses di Spanyol.

Anda bisa menyalahkan Fabio Capello yang memainkan dia dengan peran yang lebih defensif ketimbang peran favoritnya box-to-box, tetapi di dalam skuat yang penuh pemain bintang sangat sulit untuk memberi posisi yang disukainya. Pertengkaran dengan Robinho dalam sesi latihan juga tidak membantu dan Gravesen sering mendapat kritik karena perilakunya yang kasar. Ia akhirnya dijual ke Celtic dengan harga 2 juta euro.

Julien Faubert

Julien Faubert

Faubert pernah menjadi pemain Real Madrid. Dipinjam dari West Ham pada 2009, ia memulai karirnya di Madrid dengan buruk setelah tertangkap tertidur di bangku cadangan ketika rekan-rekannya sedang bertanding melawan Villarreal.

Tak hanya itu, Faubert juga pernah absen dalam sesi latihan karena mengira mendapat jatah libur dan menghabiskan waktunya di rumah. Real Madrid tidak terkesan dengan pemain Prancis itu dan ia pindah ke Turki setelah membuat dua penampilan.

Antonio Cassano

Antonio Cassano

Salah satu pemain berbakat Italia, Los Blancos punya harapan yang tinggi kepada Cassano. Tapi perilaku buruk dan pertengkarannya dengan Fabio Capello yang membuat Cassano tersingkir. Ia mencetak gol dalam debutnya di liga sebagai pemain pengganti dan para fans sangat mengharapkan dirinya, tapi masalah disiplin membuatnya dipinjamkan ke Sampdoria.

Cassano mendapat julukan Cassanata yang merujuk pada sikap pemain yang tak sejalan dengan spirit tim. Cassano memang memiliki jejak kontroversial dalam sepanjang kariernya sehingga hal tersebut yang membuatnya tidak bisa memaksimalkan talentanya.

Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate

Sebenarnya bukan salah Woodgate karena karirnya tidak sukses di Real Madrid. Dirusak oleh cedera, Woodgate pernah dianggap sebagai bek tengah terbaik di Inggris. Los Blancos membelinya dengan biaya 13,5 juta euro dari Newcastle, tapi ia justru absen sepanjang musim 2004/05 karena cedera.

Setelah pulih, Woodgate menjalani partai debutnya dengan buruk setelah mencetak gol bunuh diri dan mendapat kartu merah. Akhirnya Los Blancos akhirnya melepas Woodgate ke Middlesbrough setelah hanya membuat 14 penampilan di klub.