5 Pembelian Terburuk Manchester City di Era Sheikh Mansour

5 Pembelian Terburuk Manchester City di Era Sheikh Mansour
Sheikh Mansour (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Manchester City mengalami masa kejayaan setelah diakusisi oleh Sheikh Mansour pada tahun 2008. Dengan kekuatan finansial yang kuat, City bisa mendatangkan pemain berkualitas seperti Sergio Aguero, David Silva hingga Kevin De Bruyne.

Meskipun begitu, tidak semua pemain yang didatangkan City bisa sukses di Etihad Stadium meski telah ditebus dengan biaya mahal. Bahkan beberapa dari mereka bahkan hanya sekedar numpang lewat karena tidak bisa memberikan kontribusi besar di klub.

Berikut lima pembelian pemain terburuk Manchester City pada era Sheikh Mansour seperti dilansir Sportskeeda.

Robinho

Robinho

Robinho

Direkrut dari Real Madrid dengan biaya sekitar 42 juta euro, Robinho dianggap sebagai bintang Brasil berikutnya setelah Ronaldo dan Ronaldinho. Robinho bergabung dengan Manchester City pada saat Sheikh Mansour mengakuisisi Manchester City.

Robinho mengira dia menandatangani kontrak dengan Manchester United karena dia tidak mengetahui Manchester City sebelum menandatangani kontrak dengan mereka. Namun, fans City tetap antusias melihat kedatangan pemain kelas dunia ke klub.

Penampilan Robinho ternyata mengecewakan. Pada musim pertamanya, dia mencetak 14 gol dan dan membuatnya menjadi top skorer City.

Musim berikutnya dia cedera dan setelah tak banyak tampil di tim utama, Robinho dikirim ke AC Milan pada 2009 setelah dua musim di Manchester.

Jika mengabaikan harganya, musim pertama Robinho tidak terlalu buruk, tetapi 42 juta euro membuat dia menjadi pembelian yang buruk.

Wilfried Bony

Wilfried Bony

Wilfried Bony

Manchester City sedang mencari striker cadangan pada 2014 dan di Januari mereka mendatangkan Wilfried Bony untuk menggantikan Sergio Ageuro yang cedera. Bony sudah menunjukkan kemampuannya mencetak gol di Premier League dan biaya sebesar 28 juta pounds membuatnya menjadi pemain Afrika termahal.

Dia kemudian langsung mengikuti Piala Afrika setelah bergabung dengan klub dan kembali ke City dengan tampil 12 kali dan hanya mencetak dua gol meski mencetak sembilan gol di paruh pertama musim tersebut.

Musim berikutnya lebih buruk buat Bony karena dia gagal bersinar di klub dan kepercayaan dirinya menurun. Ia kemudian dipinjamkan ke Stoke City dan gagal memberikan dampak di sana.

Bony seharusnya menggantikan Aguero tapi dia justru gagal memberikan kontribusi untuk klub. Bony jelas merupakan pembelian gagal di City.

Stevan Jovetic

Stevan Jovetic

Stevan Jovetic

Striker Montenegro ini tampil hebat di Fiorentina dan hal itu membuat City memutuskan mendatangkan sang pemain pada tahun 2013.

City mengira bahwa mereka sudah berinvestasi dengan baik saat mendatangkan Jovetic. Namun, sang pemain hanya membuat dampak sesekali. Jovetic kemudian tak menjadi pilihan utama dan cedera memperburuk karirnya di City.

Pada tahun 2015, Bony didatangkan dari Swansea dan Jovetic dicoret dari skuat Liga Champions untuk fase knockout sehingga membuatnya sangat marah. Dia kemudian dipinjamkan ke Inter Milan dan kemudian dipermanenkan pada tahun 2016. Dia hanya mencetak 11 gol untuk City di semua ajang kompetisi.

Eliaquim Mangala

Eliaquim Mangala

Eliaquim Mangala

Mangala memulai karirnya di Standard Liege sebelum tampil impresif di Porto. Manchester City kemudian merekrutnya pada tahun 2014 sebagai penerus Vincent Kompany yang sangat rawan cedera. Dengan biaya 31,8 juta pounds, Mangala menjadi salah satu bek termahal di dunia dan hal itu sangat membebani dirinya.

Dia kesulitan pada musim pertamanya. Manuel Pellegrini mencoba memberikan kepercayaan kepadanya, tetapi kesalahan demi kesalahan membuat City memutuskan meminjamkannya pada musim 2016/17 saat Pep Guardiola mengambil alih di Etihad Stadium.

Mangala dipinjamkan ke Valencia dan setelah kembali ke City ia kesulitan mendapatkan tempat. Meski memiliki label harga yang lumayan mahal, Mangala siap dilepas setelah dua setengah musim dan itu berarti City sudah melakukan pembelian yang salah.

Roque Santa Cruz

Roque Santa Cruz

Roque Santa Cruz

Striker Paraguay ini menghabiskan delapan musim di Bayern Munchen sebelum membuktikan dirinya di Premier League bersama dengan Blackburn Rovers. Ia membuat 23 gol dalam 57 pertandingan di Premier League.

Manchester City merekrutnya dengan harga 17,5 juta pounds dan itu seperti sebuah kesepakatan bagus untuk City. Sementara itu, Cruz punya kesempatan membuktikan dirinya di level yang lebih tinggi lagi bersama City.

Cruz membutuhkan waktu untuk beradaptasi di klub dan setelah Mark Hughes dipecat dan digantikan Roberto Mancini, Cruz dianggap surplus di skuat. Pada tahun 2011, dia dipinjamkan ke Blackburn dan tidak pernah bermain untuk City lagi dengan catatan memainkan 22 pertandingan dan mencetak empat gol.

Cruz mencoba bangkit dengan pindah ke Malaga, tetapi tetap tidak berhasil di sana. Setelah memperkuat beberapa klub, Cruz akhirnya kembali ke Amerika Selatan dan masih bermain di sana sampai saat ini.