FOLLOW US:


5 Pesepak Bola yang Kembali Bersinar Setelah Cedera Parah

09-10-2019 14:58

 | Aga Deta

5 Pesepak Bola yang Kembali Bersinar Setelah Cedera Parah
Zlatan Ibrahimovic © MUFC

Bola.net - Cedera merupakan satu hal yang sangat ditakuti oleh para pemain sepak bola. Bahkan tidak sedikit pemain yang gagal kembali ke permainan terbaiknya karena cedera parah.

Eduardo da Silva pernah mengalami cedera serius pada 2008. Ia mendapat tekel keras dari bek Birmingham City, Martin Taylor, saat membela Arsenal.

Setelah mendapatkan tekel, tulang fibula Eduardo patah dan engkel kirinya mengalami dislokasi. Ia baru bisa kembali merumput setahun berikutnya sebelum dijual ke Shakhtar Donestsk pada musim panas 2010.

Beruntung, ada beberapa pemain yang dapat kembali pulih setelah mendapat cedera serius dan absen panjang. Alan Shearer contohnya.

Dia terkena cedera ligamen lutut pada Desember 1992. Ia bisa kembali pulih dan mencetak 108 gol untuk Blackburn Rovers dalam tiga musim berikutnya.

Bahkan, ia berhasil mempersembahkan gelar Premier League untuk Blackburn Rovers pada musim 1994-1995. Berikut lima pemain sepak bola yang tampil prima setelah mendapatkan cedera serius seperti dilansir Bola.com.

1 dari 5

Eric Abidal

Eric Abidal
Eric Abidal © AFP

Eric Abidal pernah mendapat cedera yang berbeda dari para pemain sepak bola lainnya. Ia mengidap tumor hati sehingga harus naik meja operasi.

Bek berpaspor Prancis itu menjalani operasi pada Maret 2011 untuk mengangkat tumor. Kemudian ia berhasil kembali tepat waktu untuk bermain selama 90 menit pada final Liga Champions melawan Manchester United pada Mei 2011.

2 dari 5

Petr Cech

Petr Cech
Petr Cech © AP Photo

Petr Cech mendapat cedera di kepala saat Chelsea berhadapan dengan Reading pada 2006. Ia mengalami patah tulang tengkorak dan berefek tidak bisa mengingat kejadian itu dan empat hari setelahnya.

Dia kembali bermain dengan mengenakan pelindung kepala setelah absen tiga bulan. Petr Cech ternyata sama sekali tak kehilangan ketangguhan di bawah mistar gawang.

Ia masih memegang rekor clean sheet alias tak kebobolan terbanyak di Premier League, yaitu 202 kali.

3 dari 5

Santi Cazorla

Santi Cazorla
Santi Cazorla Rayakan Gol Pertamanya © AP Photo

Santi Cazorla mendapat cedera pergelangan kaki pada 20 Oktober 2016, saat memperkuat Arsenal. Ia membutuhkan waktu 21 bulan untuk pulih. Bahkan pemain berpaspor Spanyol harus menjalani operasi sebanyak sembilan kali dan hampir diamputasi kakinya karena infeksi di pergelangan kaki.

Santi Cazorla pulih pada 17 Juli 2018. Ia kemudian kembali ke klub lamanya, Villareal, pada musim panas 2018. Pada La Liga musim 2019-2020 ia telah mencetak empat gol dan tiga assist pada delapan pertandingan bagi Villareal.

4 dari 5

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic © AP

Zlatan Ibrahimovic mendapat cedera pada musim 2016-2017 di Manchester United. Saat tenaganya dibutuhkan pada kompetisi Liga Europa, ia menderita cedera meniskus dan kerusakan ligamen.

Ia terpaksa menepi setidaknya sembilan sampai 12 bulan. Namun, Ibra membuat kejutan dengan pulih dalam enam bulan.

Kini pemain berpaspor Swedia bermain untuk klub MLS, LA Galaxy. Ia berhasil mengoleksi 15 gol dalam 19 pertandingan dan diisukan akan kembali ke Old Trafford pada Januari 2020.

5 dari 5

Francesco Totti

Francesco Totti
Francesco Totti © Laureus

Francesco Totti mendapat cedera pada Februari 2006. Ia menerima pil pahit berurusan dengan meja medis karena patah kaki dan robek pada beberapa ligamen.

Totti diperkirakan harus beristirahat selama enam hingga sembilan bulan. Namun, semangat Totti untuk tampil di Piala Dunia 2006 berhasil mempercepat waktu pemulihan.

Ia pulih dalam waktu empat bulan dan berhasil tampil di Piala Dunia 2006. Dia tampil dalam tujuh pertandingan Italia, termasuk final kontra Prancis. Dia bermain dengan pelat logam dan sekrup di pergelangan kakinya.

Perjuangan heroik Totti memulihkan dari cedera berhasil dibayar kontan. Italia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Prancis dalam adu tos-tosan di partai final.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 7 Oktober 2019