6 Calon Pengganti Thomas Tuchel di Chelsea

Aga Deta | 7 September 2022 17:12
Manajer Chelsea Thomas Tuchel. (c) AP Photo

Bola.net - Masa kerja Thomas Tuchel sebagai manajer Chelsea sudah usai. Dia secara resmi dipecat klub Premier League itu, Rabu, 7 September 2022.

Tuchel harus lengser dari posisinya setelah Chelsea takluk 0-1 dari tuan rumah Dinamo Zagreb di Liga Champions. The Blues takluk berkat gol tunggal Mislav Orsic.

Duel melawan Dinamo merupakan pertandingan ke-100 Tuchel sebagai manajer Chelsea. Akan tetapi, pria asal Jerman tersebut melaluinya dengan kekalahan.

Kekalahan dari Dinamo juga menjadi kekalahan ketiga Chelsea pada musim ini. Hasil buruk itu membuat Tuchel harus angkat kaki lebih cepat dari Stamford Bridge.

Chelsea kini memburu manajer baru setelah mendepak Tuchel dari kursi pelatih. Berikut enam calon pengganti Tuchel.

1 dari 6 halaman

Mauricio Pochettino

Pelatih PSG Mauricio Pochettino. (c) AP Photo

Mauricio Pochettino saat ini masih menganggur. Pelatih asal Argentina tersebut sebelumnya menangani PSG.

Pochettino diboyong PSG pada Januari 2021 untuk menggantikan Thomas Tuchel. Namun, dia dipecat pada pada musim panas ini setelah performa Les Parisiens tidak mengesankan.

Pochettino sendiri sudah punya pengalaman bekerja di Premier League. Dia pernah menangani Southampton dan Chelsea.

2 dari 6 halaman

Joachim Loew

Pelatih timnas Jerman di Euro 2020, Joachim Loew. (c) AP Photo

Setelah memimpin timnas Jerman selama 17 tahun, Joachim Low memutuskan mundur dari jabatannya. Dia meninggalkan Die Mannschaft setelah bertarung di Euro 2020.

Ada sejumlah prestasi membanggakan yang berhasil diraih Loew besama timnas Jerman. Dia berhasil mengantarkan timnya meraih gelar Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2017.

Loew juga punya pengalaman melatih di level klub. Dia sebelumnya pernah menukangi Stuttgart, Fenerbahce, Tirol Innsbruck dan Austria Wien.

3 dari 6 halaman

Zinedine Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. (c) AP Photo

Zinedine Zidane saat ini sedang tidak punya klub. Pelatih asal Prancis tersebut masih belum kembali melatih setelah meninggalkan Real Madrid pada akhir musim lalu.

Zidane punya prestasi yang sangat mentereng selama melatih Real Madrid. Dia berhasil mengantarkan Los Blancos merengkuh trofi Liga Champions selama tiga musim beruntun.

Zidane sebelumnya santer dikaitkan dengan Manchester United. Namun, juru taktik berkepala plontos tersebut dikatakan ingin membesut timnas Perancis.

4 dari 6 halaman

Marcelo Bielsa

Pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa (c) AP Photo

Marcelo Bielsa begitu dipuja oleh fans Leeds United. Pria asal Argentina tersebut sanggup mengangkat Leeds sebagai klub terpandang lagi di Inggris.

Bielsa termasuk salah satu pelatih yang sangat berpengalaman. Sebelum bekerja di Elland Road, dia pernah menangani sejumlah klub termasuk Lille, Marseille, Athletic Bilbao hingga Espanyol.

Selain klub, Bielsa juga pernah memimpin timnas Chile dan Argentina. Bielsa saat ini masih menggangur setelah dipecat Leeds pada musim lalu.

5 dari 6 halaman

Graham Potter

Manajer Brighton Graham Potter. (c) AP Photo

Graham Potter menjadi manajer Brighton sejak Mei 2019. Pria asal Inggris tersebut sukses menyulap The Seagulls menjadi klub yang menyusahkan para raksasa Premier League.

Potter bergabung dengan Brighton setelah melatih Swansea selama nyaris setahun. Sebelumnya, pria berusia 47 tahun itu melatih tim divisi empat Swedia, Ostersund.

Potter masih terikat kontrak dengan Brighton sampai tahun 2025. Namun, dia kini sangat difavoritkan untuk menggantikan Thomas Tuchel di Chelsea.

6 dari 6 halaman

Roger Schmidt

Roger Schmidt (c) AFP

Roger Schmidt saat ini tengah menangani Benfica. Menurut laporan, pelatih asal Jerman tersebut masuk dalam pertimbangan Chelsea untuk menggantikan Thomas Tuchel.

Sebelum merapat ke Benfica, Schmidt melatih tim Eredivisie PSV Eindhoven. Dia berhasil memenangkan KNVB Cup dan Johan Cruyff Shield di sana.

Schmidt juga tercatat pernah memenangkan dua gelar bersama Red Bull Salzburg. Selain itu, dia juga pernah menangani Bayer Leverkusen dan Beijing Guoan.

Sumber: berbagai sumber

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR