Mempertanyakan Keputusan Liam Delap: Ngapain ke Chelsea? Harusnya ke Everton!

Mempertanyakan Keputusan Liam Delap: Ngapain ke Chelsea? Harusnya ke Everton!
Reaksi Liam Delap ketika Chelsea bertemu Arsenal di semifinal Carabao Cup 2025-2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Keputusan Liam Delap bergabung dengan Chelsea pada musim panas lalu menuai kritik tajam. Jamie Carragher menyebut transfer ini sebagai sebuah kesalahan besar.

Striker seharga £30 juta itu masih kesulitan bersinar di London. Ia baru mencetak satu gol sejak didatangkan dari Ipswich Town.

Carragher menilai lompatan karier Delap terlalu drastis dan sangat prematur. Padahal, ia sempat tampil tajam bersama Ipswich musim lalu.

Manchester United sebenarnya sempat memburu tanda tangan sang pemain muda. Namun, Delap justru memilih merapat ke Stamford Bridge.

Situasi pelik ini memicu perdebatan panas di kalangan pandit. Emile Heskey pun turut angkat bicara soal nasib juniornya.

Lompatan Karier yang Terlalu Jauh

Lompatan Karier yang Terlalu Jauh

Pemain Chelsea Liam Delap (kanan) berebut bola dengan pemain West Ham Konstantinos Mavropanos pada laga Premier League/Liga Inggris antara Chelsea vs West Ham, 31 Januari 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Carragher tak segan melabeli kepindahan ini sebagai langkah buruk. Menurutnya, Delap belum siap mental untuk klub sebesar Chelsea.

Eks bek Liverpool itu merasa kasihan melihat perkembangan sang pemain. Kariernya justru mandek setelah meninggalkan Portman Road.

"Itu adalah langkah yang buruk. Sejujurnya, itu adalah langkah buruk pergi ke Chelsea," tegas Jamie Carragher di podcast Stick to Football.

"Saya hanya berpikir pemain muda, saat mereka dalam perjalanan dan menjadi lebih baik... lompatan dari Ipswich ke Chelsea terlalu besar, dia butuh tempat di tengah," lanjutnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 21 Februari 2026
Chelsea Chelsea
22:00 WIB
Burnley Burnley

Saran Carragher: Harusnya ke Everton

Saran Carragher: Harusnya ke Everton

Selebrasi Liam Delap bersama Malo Gusto di laga Chelsea melawan Fulham, 8 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Dave Shopland

Saran menarik justru dilontarkan oleh legenda The Reds tersebut. Ia menyarankan Delap seharusnya mencari klub papan tengah dahulu.

Everton dinilai sebagai destinasi yang jauh lebih realistis baginya. Di sana, menit bermain akan jauh lebih terjamin.

"Sesuatu seperti Everton. Jika Anda bermain sebagai penyerang tengah untuk Everton dan bermain di setiap pertandingan dan tahu bahkan jika Anda mengalami beberapa pertandingan buruk, Anda masih akan bermain," ujar Carragher.

"Sedangkan di Chelsea dia tidak pernah yakin dia akan bermain, bahkan jika dia menjadi starter. Terkadang lompatannya terlalu besar, Anda butuh tim di tengah itu," tambahnya.

Heskey Soroti Masalah Teknis

Heskey Soroti Masalah Teknis

Pemain Chelsea, Liam Delap (kiri), berebut bola dengan pemain Bournemouth, James Hill, pada laga Premier League/Liga Inggris antara Chelsea vs Bournemouth, 30 Desember 2025 (c) AP Photo/Kin Cheung

Sementara itu, Emile Heskey menyoroti aspek teknis permainan Delap. Ia menilai kemampuan menahan bola sang striker masih lemah.

Rekan setim butuh sosok bomber yang kuat memegang bola. Ini adalah aset vital bagi seorang penyerang modern.

"Liam Delap perlu berkonsentrasi untuk meningkatkan permainan menahan bolanya (hold-up play)," kata Emile Heskey kepada aGamble.

"Mereka (rekan setim) menginginkan penyerang yang bisa mereka percayai untuk mengalirkan bola, mengetahui bola itu akan menempel. Saya pikir Delap perlu fokus pada itu," sambung Heskey.

Mentalitas Baja Alumni City

Meski dikritik Carragher, Heskey tetap membela keputusan transfer tersebut. Ia yakin Delap punya mentalitas untuk sukses di klub besar.

Latar belakang akademi Manchester City menjadi modal berharga baginya. Ia sudah terbiasa dengan tekanan tinggi sejak usia dini.

"Meskipun demikian, saya pikir dia benar pindah ke Chelsea di musim panas. Dia yakin dia cukup bagus untuk bermain bagi klub top, jadi dia benar mengambil kesempatan itu," bela Heskey.

"Dia mengerti tekanan yang datang dengan bermain untuk klub sebesar itu karena dia berada di akademi Manchester City dan itu akan membantunya," tutup legenda Inggris tersebut.

Delap kini harus berjuang keras menembus skuad utama. Laga FA Cup kontra Hull City bisa menjadi ajang pembuktiannya.