
Bola.net - - Banyak pihak mengernyitkan dahi ketikan manajemen Barcelona FC memprioritaskan Gerardo 'Tata' Martino sebagai pelatih anyar mereka menggantikan Tito Vilanova yang mundur karena harus menjalani terapi kanker. Tata mengungguli nama-nama lain yang lebih familiar bagi publik sepakbola, seperti Luis Enrique atau Marcelo Bielsa.
Tidak heran memang, karena selama ini Martino belum pernah melatih di Eropa, sehingga karirnya tidak terlalu terekspos oleh media. Namun manajemen Barca tentu memiliki pertimbangan sendiri untuk merekrutnya, salah satunya adalah fakta bahwa Tata merupakan pelatih yang berguru langsung kepada Bielsa, sama seperti Josep Guardiola.
Berikut Bolanet sajikan sejumlah fakta menarik mengenai Tata Martino. Beberapa fakta ini menjelaskan mengapa Barca begitu ngebet dan sampai rela mengirim Andoni Zubizarreta ke Argentina untuk bernegosiasi dengan pelatih berusia 50 tahun ini. [initial]
- EPL Spanglish XI, Barisan Pemain Spanyol Terbaik di EPL 2012-13
- Kompilasi 20 Gol Dramatis Yang Dicetak Oleh Kiper Dari Jarak Dekat
- EPL Wonderkid Loanee XI, Tim Wonderkid Pinjaman Yang Sukses Bersinar
- Perbandingan Efisiensi Gol Dari 5 Klub Juara Liga Terbesar Eropa
- Para Pemain Terburuk di Klub Penghuni 5 Besar BPL Musim Lalu
Bukan Pertama Kalinya Berkarir di Eropa

Kepindahan ke Barcelona bukanlah bukanlah kiprah perdana Tata di Eropa. Saat masih aktif bermain, Tata pernah membela Tenerife dan secara kebetulan menjalani debutnya saat melawan Barcelona di Camp Nou pada tanggal 2 Maret 1991.
Uniknya, yang menjadi penjaga gawang Barca saat itu adalah Andoni Zubizarreta, sosok yang diutus terbang ke Argentina untuk menyelesaikan negosiasi perekrutan Tata saat ini.
Pertandingan tersebut sendiri dimenangkan oleh Barca dengan skor 1-0 lewat gol Hristo Stoichkov.
Pernah Bermain Bagi 'Barcelona'

Semasa aktif, Tata pernah bermain bagi Barcelona. Namun bukan 'Barcelona' yang berbasis di Catalan, melainkan Barcelona Sporting Club de Guayaquil yang berbasis di Ekuador.
Tata hanya bermain sebanyak 5 pertandingan di sana sebelum akhirnya pindah ke O'Higgins dan akhirnya gantung sepatu.
Sempat Menjadi Lawan Xavi dan Kawan-Kawan

Beberapa penggawa Barcelona saat ini mengingat Tata sebagai lawan mereka di Piala Dunia 2010. Tata adalah pelatih Paraguay di Piala Dunia 2010, tim yang dikalahkan Spanyol di babak perempat final dalam pertandingan yang digelar di Johannesburg. Skuat Spanyol saat itu banyak dihuni oleh pemain yang sekarang masih berada di Barca.
Pertandingan berjalan cukup ketat, Paraguay membuang kesempatan penalti lewat Oscar Cardozo sebelum akhirnya David Villa memastikan kemenangan Spanyol di menit ke 83. Seperti yang kita ketahui bersama, La Furia Roja akhirnya keluar sebagai juara di ajang tersebut.
Seperti Pep, Tata Juga Murid Bielsa

Tata adalah murid dari Marcelo Bielsa, pelatih yang baru saja mengantarkan Athletic Bilbao menembus final Copa del Rey dan juga Europa League di tahun 2012. Bielsa juga disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pengganti Vilanova selain Tata.
Tata merupakan pemain kunci di skuad Newell's asuhan Bielsa di awal dekade 90-an. Gaya melatih Tata sendiri konon banyak terpengaruh oleh Bielsa. Sama seperti Josep Guardiola yang dulu menyempatkan diri terbang ke Argentina untuk menimba ilmu pada Bielsa, sesaat sebelum ditunjuk sebagai pelatih Barcelona.
Kemiripan gaya taktikal antara Tata dan Guardiola yang sama-sama murid Bielsa ini disebut sebagai salah satu pertimbangan Barcelona untuk menunjuk pelatih baru.
Satu Kampung dan Pernah Satu Klub Dengan Messi

Tata masih berstatus sebagai pemain Newell's Old Boy saat klub tersebut menyelamatkan karir Lionel Messi. Pada usia 8 tahun, banyak klub yang menolak untuk menerima Messi dalam akademinya karena faktor tinggi badannya yang kurang memenuhi syarat.
Newell's lah yang akhirnya memberikan Messi kesempatan untuk berkembang selama lima tahun sebelum Sang Alien akhirnya hengkang ke Barcelona untuk mendapatkan terapi hormon.
Selain pernah bermain di satu klub dalam periode yang sama, ternyata Tata dan Messi juga memiliki tempat kelahiran yang sama, Rosario.
Menguasai Taktik Pep dan Juga Tito

Jurnalis Euan Marshall pernah menulis tentang cara bermain Newell's asuhan Tata di tahun 2012. Ada persamaan mendasar antara permainan Newell's dengan pola yang digunakan Barcelona saat mendominasi Eropa di bawah asuhan Guardiola.
Salah satunya adalah konsep 'attacking as one, defending as one' yang menjadi ciri khas Barca, ternyata juga diterapkan oleh Tata di Newell's. Bermain cepat, pressing ketat, defense line yang tinggi, serta memiliki batas yang kabur antara bertahan dan menyerang.
Seperti Pep, Tata menekankan bahwa setiap pemain harus terus bergerak untuk membentuk pola triangle passing, sehingga setiap pemain yang memegang bola akan memiliki tiga alternatif pemain yang bisa diumpan.
Selain itu, Tata juga memainkan pola permainan Verticalidad, sebuah sistem umpan cepat dari lini belakang ke lini depan yang merupakan ciri khas dari tim Barca asuhan Tito Vilanova.
Penguasaan Tata terhadap taktik Pep dan juga Tito tentu menjadi keunggulan tersendiri baginya untuk menangani Barcelona.
Fans Berat Possession Football

Tata adalah penggemar sistem permainan possessing football yang diterapkan Barcelona. DIa memuji gaya bermain Barca sebagai gaya yang khas dan "memiliki kemampuan untuk menahan bola di ruang yang sempit, hanya sedikit tim yang bisa melakukannya."
Secara terbuka, Tata juga sering melakukan pembelaan kepada Barca atas kritikan yang menyebut permainan mereka membosankan. Tata adalah penggemar sejati filosofi permainan Barca, fakta tersebut tentu menjadi alasan tersendiri bagi para suporter untuk menyambut baik kedatangannya.
Sepaham Dengan Filosofi Permainan Barcelona

Ketika diminta mendefinisikan kata sepakbola menurut pendapat pribadinya, Tata menjawab bahwa dia selalu mengharapkan permainan yang "Protagonis, tidak hanya bertahan, tapi dengan agresif menguasai bola sampai ke lini pertahanan lawan. Tak ada ruang bagi tindakan spekulatif."
Definisi yang disebutkan Tata tersebut tentu sangat cocok dengan gaya permainan Barcelona.
Advertisement
Berita Terkait
-
Lain Lain 15 September 2026 09:005 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
-
Liga Spanyol 14 September 2026 19:22Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
-
Liga Spanyol 14 September 2026 16:13Bedah Perbandingan Catatan Gol Barcelona dan Real Madrid dari 6 Laga: Siapa Lebih Tajam?
-
Liga Spanyol 14 September 2026 15:44Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
-
Liga Spanyol 14 September 2026 13:22Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 September 2026 09:24Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
-
Liga Eropa UEFA 15 September 2026 09:11Prediksi Omonia vs Celta 16 September 2026
-
Lain Lain 15 September 2026 09:005 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
-
Liga Spanyol 15 September 2026 08:49Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
-
Liga Italia 15 September 2026 08:14Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
-
Liga Italia 15 September 2026 07:39Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
BERITA LAINNYA
-
editorial 8 September 2026 20:58Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 15 September 2026 04:00Pihak BRIN hingga Kemenhut Diperiksa Terkait Korupsi Kawasan Hutan
-
Liputan6 15 September 2026 03:00Kejagung Masih Dalami Kasus Korupsi MBG Lewat Pemeriksaan Saksi
-
Liputan6 15 September 2026 02:00Kejagung Periksa 2 Pegawai Bea Cukai Terkait Kasus Tambang PT PMM
-
Liputan6 15 September 2026 01:00Investasi Jakarta Tembus Rp 173,6 Triliun hingga Triwulan II 2026
-
Liputan6 15 September 2026 00:23Fahd Arafiq dan Eks Bupati Kebumen Ikut Ditangkap KPK
-
Liputan6 15 September 2026 00:01Sosok Lampri, Dirjen Pengendalian Tanah dan Ruang ATR yang Ditangkap KPK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289607/original/098662900_1753074718-WhatsApp_Image_2025-07-21_at_12.09.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348243/original/018230100_1789397018-IMG_4535.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348287/original/054104800_1789406611-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_00.21.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220381/original/075598900_1667986895-image__35_.jpg)

