9 Rekrutan Musim Panas Yang Mengecewakan di EPL Musim Ini

9 Rekrutan Musim Panas Yang Mengecewakan di EPL Musim Ini
Victor Lindelof (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Menjadi pemain baru di sebuah klub memang tidak pernah mudah. Dan itu juga menimpa beberapa pemain yang pindah ke klub Premier League pada bursa transfer musim panas kemarin.

Ada sejumlah pendatang baru yang mampu membuat para suporter terkesan dalam waktu yang instan. Namun, beberapa pemain ternyata masih belum memberikan dampak di klub barunya.

Berikut ini 9 pembelian musim panas yang mengecewakan sejauh ini seperti dilansir talkSPORT.

Alex Oxlade-Chamberlain

Alex Oxlade-Chamberlain

Alex Oxlade-Chamberlain

Awal karir Oxlade-Chamberlain di Anfield masih jauh dari harapan. Pemain asal Inggris itu mampu mengikuti metode latihan Jurgen Klopp dan mendapat kesempatan bermain.

Meski dalam beberapa pekan penampilannya terlihat meningkat, namun tidak sedikit yang menganggapnya belum pantas mendapatkan kesempatan bermain reguler.

Davy Klaassen

Davy Klaassen

Davy Klaassen

Pemain dengan segudang pengalaman tapi masih muda, Klaassen merupakan rekrutan menarik Everton pada musim panas.

Setelah beberapa bulan berada di Goodison Park, sudah banyak yang mengetahui apa yang salah dengan dirinya.

Pemain Belanda itu terlihat tidak cocok dengan Premier League dan tidak mengejutkan jika waktunya bersama The Toffees tidak lama lagi.

Renato Sanches

Renato Sanches

Renato Sanches

Banyak penggemar sepakbola Premier League yang sangat antusias dengan kedatangan Renato Sanches dari Bayern Munchen dengan status pinjaman.

Paul Clement sepertinya berhasil melakukan bisnis yang bagus saat mendatangkan pemain muda Portugal tersebut.

Dua bulan setelah transfer tersebut diumumkan, pengaruh Sanches di Liberty Stadium sepertinya masih belum terlihat.

Pablo Zabaleta

Pablo Zabaleta

Pablo Zabaleta

West Ham berhasil mendapatkan pemain dengan reputasi besar pada musim panas. Namun, mereka secara mengejutkan justru mengalami kesulitan bersaing dengan para rivalnya.

Pablo Zabaleta hanya absen dalam satu pertandingan musim ini, tapi sang pemain sudah kehilangan kecepatan. Fullback yang berpengalaman tersebut juga tidak menunjukkan jiwa kepemimpinan di lapangan.

Gylfi Sigurdsson

Gylfi Sigurdsson

Gylfi Sigurdsson

Masalah utama Gylfi Sigurdsson di Everton mungkin hanya belum menemukan pengertian di atas lapangan dengan rekan setimnya Wayne Rooney.

Setelah tampil impresif bersama Swansea City, ekspektasi kepada Sigurdsson sangat tinggi dan sang pemain belum mampu memenuhi harapan tersebut sampai sejauh ini.

Kelechi Iheanacho

Kelechi Iheanacho

Kelechi Iheanacho

Kelechi Iheanacho sudah tidak pernah lagi mencetak gol sejak Boxing Day 2016 dan sang sudah mulai menunjukkan rasa frustrasinya di lapangan.

Iheanacho meninggalkan Manchester City untuk mencari kesempatan bermain di King Power Stadium pada musim panas tapi sampai sejauh ini ia masih belum nyetel dengan klub barunya.

Victor Lindelof

Victor Lindelof

Victor Lindelof

Tidak seperti Eric Bailly yang langsung mendapat tempat di tim utama Manchester United pada musim panas tahun lalu, Lindelof justru menjalani awal yang sulit di Old Trafford.

Lindelof hanya bermain 68 menit di Premier League dan penampilannya hanya terbatas pada kompetisi piala. Biaya sebesar 31 juta pounds yang dikeluarkan MU sepertinya akan sia-sia.

Danny Drinkwater

Danny Drinkwater

Danny Drinkwater

Cedera betis menunda penampilan Drinkwater bersama Chelsea sehingga hal tersebut hanya menambah pertanyaan mengapa klub mendatangkan sang pemain.

Suporter The Blues berharap gelandang asal Inggris itu bisa menemukan kembali duet mautnya bersama mantan rekan setimnya di Leicester City N'Golo Kante.

Marko Arnautovic

Marko Arnautovic

Marko Arnautovic

West Ham harus memecahkan rekor transfer klub untuk mendatangkan Marko Arnautovic dan sejauh ini ia terbukti menjadi pembelian yang sia-sia.

Pemain Austria itu masih belum memberikan kontribusi di kotak penalti lawan untuk klub barunya dan menarik untuk ditunggu apakah dia masuk dalam rencana manajer baru David Moyes.