
Bola.net - - Bak cincin Sauron di trilogi 'Lord of The Rings', trofi Piala Dunia memiliki daya magis bagi yang pernah menyentuh, atau bahkan sekadar melihat secara langsung. Terbukti, meski konon tak begitu menyukai cabang olahraga body contact macam sepakbola, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono tak bisa menghindar dari pesona piala berlapis emas 18 karat tersebut.
Hampir empat warsa lalu, tepatnya 25 Januari 2010, Yudhoyono menyentuh piala yang diracang seniman Italia, Silvio Gazzaniga tersebut. Dalam kesempatan di Istana Negara ini, tak hentinya Yudhoyono mengungkapkan kekaguman dan keinginannya agar Timnas Indonesia bisa meraih trofi -yang pertama kali diserahkan pada legenda Jerman Franz Beckenbauer tersebut. Tak lupa, penggemar voli ini mengajak para pecinta sepakbola Indonesia untuk menjadikan momen tersebut sebagai titik tolak membenahi sepakbola Indonesia yang kacau balau.

"Pecinta sepakbola, kita jadikan peristiwa ini sebagai tekad besar untuk kebangkitan kita dalam olahraga sepakbola di Tanah Air," demikian ucap Yudhoyono usai memegang trofi keramat tersebut.
Keesokan harinya, dalam Kereta Luar Biasa yang melaju ke Cirebon, Yudhoyono kembali mengulang ajakannya tersebut. "Apa yang kita lihat kemarin adalah piala yang cantik. Seperti menginspirasi dan memotivasi kita untuk bisa melakukan revitalisasi atau kebangkitan kembali sepakbola Indonesia untuk bisa dikatakan berjaya di tingkat Asia Tenggara atau Asia. Dengan demikian, harapan kita bisa masuk putaran dunia," tuturnya.
"Meski ini membutuhkan waktu 10-15 tahun lagi, meski ini sangat menantang, kita harus mulai," sambungnya. Mendengar ajakan Yudhoyono, para menteri yang ikut di rombongan tersebut -termasuk Menpora (saat itu) Andi Mallarangeng dan Menko Kesra Agung Laksono- mengangguk takzim.
Sejak saat itu, paras sepakbola kita tak pernah lagi sama. Serangkaian keriuhan yang melanda sepakbola Indonesia, mulai Kongres Sepakbola Nasional, bergulirnya Liga Primer Indonesia sampai demonstasi yang berlangsung di kompleks kantor PSSI, sukses menumbangkan rezim Nurdin Halid. Asa bahwa masa depan sepakbola Indonesia bakal cerah mulai terbit.
Namun, menurunkan rezim lama adalah satu hal. Sementara, menjaga rezim baru tetap lurus pada cita-cita adalah hal lain lagi. Reformasi sepakbola Indonesia bernasib persis seperti reformasi 98, yang sukses menurunkan Soeharto namun akhirnya ditelikung penumpang gelap dan berujung kembali dikuasai status quo.
Melalui serangkaian proses saling sandera, negosiasi politik tingkat tinggi, reformasi sepakbola Indonesia harus kembali ke titik nol. Persatuan dan kesatuan -tak ketinggalan embel-embel ancaman sanksi FIFA- terpilih sebagai alasan dari proses yang disebut sebagai rekonsiliasi tersebut.
Sayang, rekonsiliasi tak seindah namanya. Istilah ini hanya untuk menggambarkan proses mengembalikan orang-orang lama -yang ikut membuat sepakbola Indonesia jeblok- dan menyingkirkan sosok-sosok -yang meski belum bekerja maksimal- memiliki komitmen memperbaiki keropos sepakbola Indonesia. Bahkan, yang paling ironis, atas nama rekonsiliasi pula, Menpora Roy Suryo menghancurkan fondasi perbaikan sepakbola Indonesia, profesionalisme.
Empat tahun berselang dan kini Piala Dunia kembali mampir di Indonesia. Sekadar mampir. Yudhoyono juga kembali berkesempatan menyentuh piala, yang diserahkan pertama kali ke legenda Jerman, Franz Beckenbauer tersebut. Sekadar menyentuh.
Kali ini, nampaknya, Yudhoyono tak lagi berani bersuara keras menggalang reformasi sepakbola. Baginya, bisa jadi, lebih baik main aman dan menyelesaikan sisa-sisa waktunya di singgasana kepresidenan tanpa mencari musuh baru. Mengusik rezim sepakbola saat ini sama saja mengundang masalah di kemudian hari. Apalagi, di negeri di mana politik menjadi panglima dari segala sendi kehidupan, termasuk urusan si kulit bundar. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
Editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
Editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 05:11Anak Krakatau Erupsi Beruntun
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340999/original/048533900_1788559714-VEN_KRA20260905001504.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)

