
Bola.net - - Oleh: Gia Yuda Pradana
Joga bonito merupakan istilah dalam bahasa Portugis yang artinya play beautifully. Frasa itu sendiri berasal dari jogo bonito yang bermakna beautiful game atau bisa kita artikan pula sebagai sepak bola indah. Banyak master jogo bonito di dunia ini. Salah satunya adalah si jenius Ronaldinho.
Ronaldinho memang sudah berusia 33. Namun, kelasnya sebagai pesepakbola dengan skill dan kualitas teknik papan atas seolah tak pernah pudar. Buktinya, beberapa waktu lalu, bintang Brasil dan mantan pilar Gremio, PSG, Barcelona, AC Milan serta yang memperkuat Atletico Mineiro sejak 2012 itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Amerika Selatan 2013.
Ronaldinho belum habis. Pemain murah senyum yang pernah mengangkat trofi Copa America 1999 dan Piala Dunia 2002 serta membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 2005/06 itu bahkan dianggap banyak pihak masih layak membela Selecao di Piala Dunia 2014 mendatang.
Bagi Anda yang mungkin belum mengenal siapa Ronaldinho, meski itu hampir mustahil, berikut sekilas mengenai dirinya.
Dia lahir di Porto Alegre, Brasil, pada 21 Maret 1980 dengan nama Ronaldo de Assis Moreira. Publik mengenalnya sebagai Ronaldinho Gaucho atau Ronaldinho. Dia mengawali karier di klub Brasil Gremio pada 1998, lalu hijrah ke Prancis tahun 2001 untuk bergabung dengan PSG. Setahun berselang, Ronaldinho tampil di Piala Dunia pertamanya setelah sebelumnya menunjukkan talenta hebat bersama Brasil U-17 (juara FIFA U-17 World Championship 1997), U-20 dan U-23.
Di Korsel-Jepang 2002, di mana Brasil menyabet gelar kelima, Ronaldinho merupakan bagian skuat Selecao bersama dua pemain hebat juga seniornya, dan . Dia mencetak dua gol dan merancang sejumlah assist penting dalam lima penampilan. Salah satu golnya adalah penentu kemenangan 2-1 Brasil atas Inggris di perempat final dengan tendangan bebas dari jarak 35 meter yang sukses membuat kiper Three Lions David Seaman tampak seperti seorang amatiran. Legendanya pun dimulai.
Setelah tampil impresif di Korsel-Jepang, Ronaldinho dilirik sejumlah raksasa Eropa. Barcelona yang beruntung mendapatkannya dari PSG setahun kemudian dengan biaya transfer sekitar €32,25 juta, melampaui penawaran Manchester United. Bersama sang raksasa La Liga, Ronaldinho mencapai masa-masa keemasan dalam karier profesionalnya.
Lima musim di Camp Nou (2003-2008), Ronaldinho berjuang bersama sejumlah pemain top dunia dari hingga Samuel Eto'o serta sebentar berpartner dengan Lionel Messi. Selama itu pula, Ronaldinho membantu Barcelona meraih dua titel La Liga, dua Supercopa de Espana serta satu trofi Liga Champions. Untuk Blaugrana, Ronaldinho juga mengukir total 94 gol dan 81 assist dalam 207 penampilan di segala ajang.
Pada 19 November 2005, Ronaldinho mencetak dua gol sensasional untuk membantu Barcelona menang 3-0 dalam El Clasico melawan tuan rumah Real Madrid. Saat itu, Ronaldinho sampai mendapatkan standing ovation dari para pendukung sang rival abadi. Itu adalah sesuatu yang sangat langka. Satu-satunya pemain Barcelona yang pernah mendapat standing ovation di Santiago Bernabeu hanyalah Diego Maradona. Ronaldinho 'dianugerahi' kehormatan serupa!
Kalau mau jujur, semua statistik maupun prestasi di atas bukanlah hal yang paling diingat dari seorang Ronaldinho. Kesan paling mendalam yang dia tanamkan di benak para pecinta sepak bola adalah kejeniusan dan bakat alaminya untuk menampilkan permainan indah.
Eks gelandang Portugal Rui Costa pernah bekata tentang Ronaldinho: "Tak banyak pemain yang bisa menciptakan peluang gol seperti dirinya. Dia sungguh luar biasa. Dia adalah tipe assist man yang sanggup mengirim operan dari mana saja."
ESPN bahkan mendeskripsikan pemenang Ballon d'Or 2005 serta FIFA World Player of the Year 2004 dan 2005 yang identik dengan no-look-pass dan Elastico (flip flap) itu sebagai "pemilik skill alami yang trik-triknya tak tertandingi. Dengan bola di kakinya, dia benar-benar mengagumkan. Pemain yang selalu tenang di tengah tekanan. Playmaker yang punya kecepatan dan skill serta bisa menghadirkan gol maupun assist dengan gerakan-gerakan hebatnya."
Kini bersama Mineiro, setelah sempat berseragam Milan dan Flamengo, Ronaldinho masih punya satu impian besar. Impian itu adalah tampil di Piala Dunia 2014, yang bakal menjadi Piala Dunia terakhirnya.
Banyak yang berharap untuk bisa melihat aksi-aksi Ronaldinho di pentas paling akbar dalam jagat sepak bola. Tak hanya trik, dribel, passing, assist, tendangan bebas atau gol, tapi juga senyuman khasnya yang selalu terkembang dalam hampir setiap keadaan.
Kalau Ronaldinho gagal masuk skuat Brasil untuk Piala Dunia 2014, mungkin banyak yang akan menyayangkan. Namun, itu takkan mengubah fakta bahwa dia merupakan salah satu anugerah terindah bagi sepak bola juga pemain terbaik yang pernah dilahirkan ke dunia.
Dengan permainan indahnya, Ronaldinho sudah mendapatkan tempat di hati para pecinta olahraga kulit bundar. Kita pun akan selalu mengenangnya sebagai Ronaldinho, masternya jogo bonito.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
Liga Italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
Liga Spanyol 4 September 2026 11:05Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
-
Liga Italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 September 2026 15:14Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
-
Liga Inggris 4 September 2026 15:00Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
-
Bola Indonesia 4 September 2026 14:44Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
-
Bola Indonesia 4 September 2026 13:42Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
-
Liga Inggris 4 September 2026 13:36Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 15:15Saat Warga Probolinggo Berburu Air Bersih di Tengah Kemarau Panjang
-
Liputan6 4 September 2026 14:45Zulkifli Hasan Ancam Pecat Petugas MBG yang Lalai
-
Liputan6 4 September 2026 14:21414 Dapur MBG Dicoret, Rp 311 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara
-
Liputan6 4 September 2026 14:04KPK Dalami Kesaksian Gus Alex Soal Uang Oleh-oleh Anggota DPR
-
Liputan6 4 September 2026 13:53Kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus, 14 Orang Dievakuasi
-
Liputan6 4 September 2026 13:52BMKG Ungkap Penyebab Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Cilacap
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340547/original/043618100_1788509701-Probolinggo_Bantuan_Air_Bersih.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7620748/original/064751100_1780407555-IMG_20260602_193027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426450/original/037517400_1764306006-Screenshot_2025-11-28_113148.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340433/original/019222900_1788505106-bd18d704-271a-4c45-b584-ee025888aa4d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340275/original/003196000_1788499061-Screenshot_2026-09-04_121536.jpg)

