
Bola.net - Bola.net - Sinisa Mihajlovic melakukan sebuah perjudian besar pada laga kontra Sassuolo akhir pekan kemarin. Rossonerri yang dalam tiga pertandingan sebelumnya belum mendapat kemenangan (K2 S1) harus menghadapi salah satu tim kuda hitam Serie A, Sasuollo dengan mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Kiper Belia, Gianluigi Donnarumma.
Keputusan untuk memainkan bocah berusia 16 tahun itu sontak menjadi gunjang-ganjing di sepakbola Italia. Salah satu penyebabnya adalah dua kiper senior Milan, Diego Lopez dan Christian Abbiati tidak dalam kondisi cedera ataupun dalam larangan bermain. Kedua sosok senior itu berada dalam kondisi siap tempur untuk bermain melawan Sassuolo.
Keputusan Miha untuk memainkan Donnarumma sebagai kiper utama Milan secara tidak langsung merubah tradisi yang sudah diusung Milan dalam beberapa dekade terakhir. Tercatat semenjak tahun 2000, AC Milan lebih mempercayakan posisi kiper utama kepada pemain veteran daripada pemain muda.
Kiper Legendaris Milan, Dida sudah berusia 27 tahun saat pertama kali membela Rossonerri sedangkan Cristian Abbiati baru benar-benar menjadi kiper utama AC Milan pada usia 29 tahun kendati sudah berada di Milan semenjak usia 21 tahun. Dengan ditunjuknya Donnaruma sebagai Kiper Utama AC Milan otomatis merubah tradisi penjaga gawang Rossonerri.
Perjudian yang dilakukan Miha akhirnya berujung manis, karena Il Diavolo Rosso sukses menekuk Sassuolo dengan skor tipis 2-1. Diakhir pertandingan sendiri Miha menyebut bahwa alasannya menggunakan Donnarumma karena pemuda 16 tahun tersebut memiliki penampilan yang lebih baik daripada Lopez. Lantas siapa sebenarnya Gianluigi Donnaruma ini?
Pemuda 16 tahun ini merupakan produk asli akademi AC Milan. Bakatnya sebagai penjaga gawang sudah diendus oleh klub-klub top Italia, bahkan menurut penuturan ayahnya Donnarumma sudah pernah melakukan trial di Juventus dan Inter Milan.
Meski diminati oleh sejumlah klub top, Donnaruma kecil sudah mantap hanya ingin berseragam AC Milan. Impiannya untuk membela tim kota Mode tersebut terwujud di tahun 2013 saat AC Milan merekrutnya untuk bermain di tim muda mereka. Donnarumma langsung menjadi pilihan utama Inzaghi untuk menjadi kiper utama AC Milan Primavera.
Penampilan spekatakuler Donnarumma bersama AC Milan Primavera membuatnya dipanggil untuk memperkuat Timnas Italia U-17 ditahun 2014. Saat Mihajlovic mengambil alih tampuk kepemimpinan Milan dari Inzaghi, ia dibuat terpukau oleh penampilan apik Donnarumma sehingga tanpa pikir panjang pemain 16 tahun itu langsung menjadi kiper ketiga AC Milan musim ini menggantikan posisi Michael Agazzi yang dipinjamkan ke Middlesbrough.
Jika melihat pernyataan Mihajlovic yang menyebut bahwa Donnarumma memiliki penampilan yang lebih bagus daripada Diego Lopez nampaknya memang benar adanya. Dalam statistik yang dirilis oleh , Donnarumma memang mengungguli Lopez di beberapa aspek, sedangkan di beberapa aspek lainnya ia masih kalah dengan kiper veteran tersebut.
Yang paling terlihat mata keunggulan Donnarumma dibandingkan Lopez adalah catatan Cleansheetnya. Donnarumma sudah mengoleksi satu cleansheet dari dua pertandingannya di Serie A, sedangkan Diego Lopez belum sekalipun mengcatatkan Cleansheet dari tujuh pertandingan yang sudah ia mainkan.
Selain catatan Cleansheet, Donnarumma juga unggul di rasio punch, clearance, dan distribusian bola. Donnarumma setidaknya melakukan 0,5 clearance setiap pertandingan, sedangkan Lopez hanya melakukan 0.29 clearance per pertandingan. Akurasi distirbusi bola Donnarumma lebih akurat dimana 84% tendangannya menemui sasaran sedangkan Lopez hanya 77%.
Rata-rata kebobolan Donnarumma lebih unggul daripada Lopez, dimana kiper belia itu hanya kebobolan 0.5 gol per laga, sedangkan Lopez kebobolan 1.86 gol tiap laganya. Namun dalam catatan penyelamatan, Lopez lebih unggul daripada juniornya. Mantan kiper Real Madrid itu setidaknya melakukan 1.86 Penyelamatan tiap pertandingan, sedangkan Donnarumma hanya mencatatkan 1.5 penyelamatan tiap pertandingan.
Memang masih terlalu dini untuk menilai apakan Donnarumma memang lebih baik daripada Lopez. Akan tetapi, melihat catatan positifnya di dua pertandingan pertamanya di Serie A, pemuda 16 tahun ini memang punya masa depan yang cerah di AC Milan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
Liga Italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
Liga Italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 06:19Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 06:13ASDP Minta Maaf Buntut Macet hingga 15 Km di Pelabuhan Ketapang
-
Liputan6 5 September 2026 05:32Kebakaran Lapak di Srengseng Jakbar
-
Liputan6 5 September 2026 05:11Anak Krakatau Erupsi Beruntun
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341004/original/001078700_1788563614-IMG-20260904-WA0090.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341001/original/032364100_1788561173-IMG_20260905_035933.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340999/original/048533900_1788559714-VEN_KRA20260905001504.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)

