
Bola.net - - Dalam duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2013/14 yang digelar 19 dan 20 Februari WIB, keempat tuan rumah sama-sama ditaklukkan oleh lawan-lawannya.
AC Milan ditundukkan Atletico Madrid 0-1, Arsenal dipukul juara bertahan Bayern Munich 0-2, Bayer Leverkusen dipermak PSG 0-4 dan Manchester City dipecundangi Barcelona 0-2.
Masih ada leg kedua dengan venue berbeda 12 dan 13 Maret mendatang.
Bagaimanakah peluang Milan 'dan kawan-kawan' untuk membalikkan defisit agregat mereka di kandang lawan saat return leg nanti?
Tim manakah yang punya kans paling besar untuk mewujudkan aksi comeback guna mengamankan hak lolos ke perempat final?
Mari coba kita uraikan satu per satu.
AC Milan

Mencetak dua gol di kandang Atletico kelihatannya bukan hal mustahil bagi Milan. Benarkah demikian?
Ya, itu memang tidak mustahil. Hanya saja, misi tersebut bakal sulit diwujudkan.
Bukan tanpa alasan pasukan Diego Simeone berlari sama kencang dengan Barcelona dan Real Madrid dalam perburuan takhta La Liga 2013/14. Di semua ajang musim ini, Atletico baru pernah kalah sekali di kandang sendiri, yaitu 0-2 melawan Real Madrid lewat sepasang penalti Cristiano Ronaldo dalam duel semifinal Copa del Rey leg kedua 12 Februari kemarin.
Di Liga Champions, Atletico masih sempurna. Kemenangan kandang 3-1 vs Zenit, 4-0 vs Austria Vienna dan 2-0 vs Porto mereka torehkan dalam perjalananan meraih status juara Grup G.
Ketika ditaklukkan 0-1 di San Siro, lini depan Milan seolah kehilangan daya ledak. Hanya 2 shots on target yang mereka hasilkan sepanjang laga. Rossoneri harus memperbaiki kelemahan itu sekaligus mempersolid barisan belakangnya kalau ingin menjadi tim kedua setelah El Real yang sukses menaklukkan Vicente Calderon musim ini.
Kembalinya Riccardo Montolivo dan Sulley Muntari dari skorsing dapat memberi suntikan tenaga yang berharga bagi sang pemegang tujuh gelar.
Arsenal

Syarat Arsenal untuk lolos ke perempat final cukup sederhana, tak butuh hitung-hitungan rumit seperti ketika 'imbang 12 poin' dengan Borussia Dortmund dan Napoli di fase grup.
Pasukan Arsene Wenger 'hanya' perlu membalikkan defisit 0-2 atas Bayern, raksasa Jerman berstatus juara bertahan yang baru sekali menelan kekalahan kandang di semua ajang musim ini.
Oh ya, terlepas dari satu 'noda' tersebut, The Bavarians selalu menang di Allianz Arena musim ini siapa pun lawannya. Selain itu, mereka juga telah melesakkan 57 gol dan baru kemasukan 9 dalam 21 partai di Bundesliga serta mengukir 19 gol dan kebobolan 5 di Liga Champions. Total gol Bayern di semua kompetisi bahkan sudah menembus angka 100.
Sanggupkah Arsenal menuntaskan tugas ini? Meski Mikel Arteta sudah kembali dari skorsing serta bisa memperkuat barisan tengah timnya lagi, The Gunners takkan diperkuat kiper utama Wojciech Szczesny, yang dikartu merah saat mereka dibuat tak berkutik dan dipaksa menyerah 0-2 di rumah sendiri.
Sekadar catatan, satu-satunya kekalahan kandang yang baru diderita Bayern musim ini adalah 2-3 melawan klub senegara Arsenal, yakni Manchester City, di matchday pemungkas Grup D. Namun, rasanya itu tak bisa terlalu dijadikan acuan. Pasalnya, laga tersebut sudah tak begitu berpengaruh dan Bayern tetap finis sebagai juara grup.
Musim lalu, di fase yang sama dan melawan tim yang sama pula, Arsenal kalah 1-3 di kandang sendiri dan hampir lolos dengan kemenangan 2-0 di Allianz Arena.
Kans untuk melewati Bayern tetap terbuka. Hanya saja, Arsenal perlu ingat bahwa, sejak ditangani Josep Guardiola, Bayern musim ini jauh lebih kuat dibandingkan Bayern yang sempat mereka buat panas-dingin di edisi sebelumnya.
Andai saja gol Thomas Muller yang mengubah skor jadi 2-0 di Emirates Stadium tak pernah tercipta, mungkin peluang lolos Arsenal masih 50-50. Gara-gara gol itu, banyak yang menilai bahwa sampai di sini sajalah The Gunners bisa melangkah.
Manchester City

Jalan Manchester City hampir sama terjalnya dengan yang harus ditempuh oleh Arsenal.
Kalau Arsenal dituntut menang setidaknya tiga gol di benteng tangguh bernama Allianz Arena, pasukan Manuel Pellegrini dibebani misi menaklukkan salah satu markas tim paling ditakuti di seantero Eropa, yakni Camp Nou, Catalonia.
Di semua ajang musim ini, Barcelona baru pernah sekali kalah saat menjamu lawan di stadion kebanggaan mereka, yaitu 2-3 dari Valencia di pentas La Liga awal Februari kemarin. Namun, waktu itu, Barcelona tidak full team karena Neymar masih menepi akibat cedera.
Ketika City ditaklukkan 0-2 di Etihad Stadium, Barcelona sudah diperkuat bintang Brasil tersebut plus Lionel Messi. Neymar bahkan menyumbang assist untuk gol penutup Dani Alves di penghujung laga setelah dimainkan oleh pelatih Gerardo Martino sejak menit 74.
Singkatnya, tandang melawan Norwich, Blackburn, Southampton maupun Sunderland saja City tak bisa menang, apalagi melawan Barcelona. Setidaknya seperti itulah anggapan banyak pihak.
Namun, Barcelona tak bisa lengah. City kemungkinan bakal kembali diperkuat mesin gol Sergio Aguero di Camp Nou nanti. Di leg pertama, striker Argentina kompatriot Messi itu terpaksa menepi karena belum pulih dari cedera.
Kans lolos City masih terbuka. Pertanyaannya, seberapa besar?
Kubu Barcelona saja percaya diri mereka akan melangkah ke putaran berikutnya. Seperti dilansir situs resmi Blaugrana, sepanjang sejarah partisipasinya di kompetisi Eropa, Barcelona selalu berhasil lolos setelah meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama.
Bayer Leverkusen

Bukan bermaksud meremehkan. Namun, dilihat dari sisi mana pun, seperti itulah kesimpulan yang didapat.
Setelah dihancurkan 0-4 di kandang sendiri, bagaimana cara pasukan Sami Hyypia bisa membalas lima gol di Parc des Princes pada leg kedua?
Sama seperti Atletico, Bayern dan Barcelona, PSG juga baru kalah sekali di kandang sendiri musim ini, yakni 1-2 melawan Montpellier dalam ajang Coupe de France.
Jika Laurent Blanc menurunkan komposisi yang sama, termasuk Zlatan Ibrahimovic yang menyumbang dua gol di Jerman, jalan cerita leg kedua nanti sepertinya takkan jauh berbeda dari leg pertama di BayArena, bahkan Leverkusen kemungkinan bisa lebih menderita.
Pasalnya, Edinson Cavani diperkirakan sudah pulih dari cedera saat leg penentuan tersebut digelar. Sementara itu, Leverkusen tak dapat memainkan bek sentral Emir Spahic yang diganjar kartu merah di Jerman.
Di Liga Champions selama ini, belum pernah ada tim yang kalah 0-4 pada leg pertama bisa lolos ke putaran berikutnya.
Leverkusen tak hanya butuh perbaikan mental atau strategi serta kerja keras. Untuk mendobrak sejarah, mereka juga bakal butuh keajaiban.
Artikel Menarik Lainnya

Sudah Baca?
- Statistik Messi Melawan Klub Inggris
- 10 Kiper Bergaji Termahal Sejagat
- Kisah Cinta Cristiano Ronaldo dan Real Madrid
- 14 Pemain Aktif Dengan Pengabdian Terlama
- Fakta Menarik Kekalahan Arsenal Atas Bayern Munich
- Enam Kartu Merah Pemain Klub Inggris di Liga Champions
- Fakta Menarik Dari Kemenangan Barca Atas Man City
- Para Pemain Yang Paling Sering Dilanggar di UCL Musim Ini
- Para Pemain Yang Hadapi Duel 'Reuni' di 16 Besar Liga Champions
- Sekilas 16 Besar UCL 2013/14: Milan vs Atletico
- Sekilas 16 Besar UCL 2013/14: Arsenal vs Bayern
- Sekilas 16 Besar UCL 2013/14: Leverkusen vs PSG
- Sekilas 16 Besar UCL 2013/14: City vs Barcelona
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)

