
Bola.net - Bola.net - Tahun 2016 menjadi kebangkitan kembali tim nasional Indonesia usai mati suri sepanjang tahun 2016. Timnas Indonesia kembali berlaga di pentas internasional yakni Piala AFF 2016 setelah sanksi FIFA dicabut.
Jalan Indonesia menuju Piala AFF 2016 bisa dibilang penuh liku dan bahkan kontroversi. Mulai dari penunjukan kembali sosok Alfred Riedl sebagai pelatih hingga adanya pembatasan pemain dimana hanya ada dua pemain yang boleh dipanggil ke timnas dari setiap klub.
Meski begitu, Boaz Solossa dan kolega sukses memberikan sebuah kebanggaan kepada Indonesia. Skuat Garuda sukses menjejak partai puncak Piala AFF 2016 untuk melawan Thailand, walau pada akhirnya harus kalah dengan agregat 3-2.
Simak lika-liku perjalanan timnas Indonesia di tahun 2016 pada kaleidoskop berikut ini:
Januari - April

Pada awal tahun, tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh tim nasional Indonesia. Pasalnya, saat itu Indonesia masih dalam sanksi FIFA yang diberikan sejak tahun 2015 yang lalu.
Saat timnas mati suri, tidak melakukan pertandingan internasional dan berpartisipasi di kompetisi FIFA, maka peringkat Indonesia di rangking FIFA terus menurun. Berikut adalah rangkumannya:
- Januari: Peringkat ke-180 dengan nilai 84 poin.
- Februari: Peringkat ke-180 dengan nilai 86 poin.
- Maret: Peringkat ke-178 dengan nilai 88 poin.
- April: Peringkat ke-185 dengan nilai 88 poin.
Mei-Agustus

Bulan Mei menjadi awal geliat sepakbola Indonesia menyusul dicabutnya sanksi FIFA pada 13 Mei 2016. Pencabutan ini menyusul dicabutnya sanksi pembekuan PSSI yang sebelumnya dikeluarkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. PSSI pun mulai menyusun strategi tentang masa depan timnas.
Pada bulan Juni, tiga pelatih dipanggil oleh PSSI untuk menjalani tes kelayakan dan menyampaikan program untuk timnas. Tiga-tiganya adalah pelatih lokal yang sudah terbukti kapasitasnya untuk sepakbola Indonesia.
Tiga nama yang dipanggil adalah Nilmaizar, Indra Sjafri dan Rahmad Darmawan. Nilmaizar pernah menjadi pelatih timnas di Piala AFF tahun 2012. Indra Sjafri sukses menjadi juara di pentas Piala AFF U-19 tahun 2013. Sementara RD pernah menjadi pelatih timnas U-23.
Namun, secara mengejutkan PSSI justru tidak memilih tiga nama tersebut.
Pada tanggal 10 Juni, PSSI resmi menunjuk Alfred Riedl untuk menjadi pelatih timnas dan ditugaskan untuk menyiapkan tim untuk Piala AFF 2016. Pelatih asal Austria ini langsung memantau sejumlah pertandingan di ISC A 2016.
Dibantu oleh Wolfgang Pikal sebagai asisten pelatih, Riedl kemudian berkeliling Indonesia untuk mencari pemain pilihan. Selama dua bulan melakukan pemantauan, Riedl mengumumkan 47 pemain untuk mengikuti pelatihan timnas pertama pada 28 July.
Sebanyak 47 pemain mengikuti pemusatan latihan dalam dua gelombang. pertama digelar pada 8 hingga 11 Agustus. Sementara gelombang kedua dihelat pada 15 hingga 18 Agustus.
Cek daftar pemain di link ini.
Pada bulan Agustus, drawing Piala AFF 2016 dilakukan dan Indonesia berada di grup A yang disebut grup neraka bersama Filipina, Thailand dan Singapura. Sementara di Grup B ada Myanmar, Malaysia, Vietnam dan Kamboja.
September-Oktober

Jumlah 47 pemain yang dipanggil Riedl terus menyusut setelah mengalami beberapa pemusatan latihan lanjutan. Termasuk juga karena ada batasan hanya boleh dipanggil dua pemain dari setiap klub di ISC A 2016 untuk masuk timnas. Aturan ini sempat membuat publik geram tentunya.
Hingga akhirnya Riedl hanya memanggil 22 pemain untuk pertandingan uji coba pertama timnas pada 6 September melawan Malaysia di Stadion Manahan. Pada laga ini, Indonesia menang dengan skor telak 3-0. Gol dicetak oleh Boaz Solossa [dua gol] dan Irfan Bachdim.
Riedl banjir pujian karena selain menang juga sukses merubah wajah timnas dengan memanggil banyak pemain muda dan debutan seperti Bayu Pradana, Abduh Lestaluhu, Abdul Rachman, Yanto Basna hingga Andik Vermansah.
Berikut adalah hasil lengkap laga uji coba Indonesia:
- 06/09/16 Indonesia 3 - 0 Malaysia
- 09/10/16 Indonesia 2 - 2 Vietnam
- 04/11/16 Myanmar 0 - 0 Indonesia
- 08/11/16 Vietnam 3 - 2 Indonesia
Berkat kemenangan dengan skor 3-0 atas Malaysia pada bulan Oktober Indonesia naik sepuluh tingkat menjadi ke-181 dunia dengan koleksi 89 poin.
November - Desember

Bermodalkan empat pertandingan uji coba, timnas Indonesia berangkat ke Piala AFF 2016. Publik pun ragu karena Indonesia masih belum menunjukkan aksi yang impresif. Apalagi beberapa hari sebelum berangkat Indonesia harus kehilangan Irfan Bachdim karena cedera.
Indonesia memulai Piala AFF 2016 dengan hasil yang tidak begitu mengecewakan. Meski kalah dengan skor 4-2 atas Thailand, hasil ini dinilai tidak buruk karena mampu mencetak dua gol ke gawang Thailand. Dan hasil ini membuat publik lebih antusias.
Berikut hasil pertandingan Indonesia di Grup A Piala AFF 2016:
- 19/11/16 Thailand 4 - 2 Indonesia
- 22/11/16 Indonesia 2 - 2 Philippines
- 25/11/16 Singapore 1 - 2 Indonesia
Indonesia lolos ke babak semifinal sebagai peringkat Grup A dan harus berjumpa dengan juara Grup B, Vietnam.
Laga pertama di gelar di Stadion Pakansari, Bogor. Indonesia memanfaatkan dukungan besar publik untuk memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Hasil ini kemudian mengantar Indonesia melangkah ke final setelah mampu menahan imbang Vietnam 2-2 di Stadion My Dihn.
- 03/12/16 Indonesia 2 - 1 Vietnam
- 07/12/16 Vietnam 2 - 2 Indonesia
Di partai puncak Piala AFF 2016, Indonesia harus berjumpa dengan klub yang memberi kekalahan pada laga pertama yakni Thailand. Optimisme Indonesia sangat tinggi untuk menyudahi gelar spesialis peringkat kedua.
Optimisme semakin menggelora saat Rizky Pora dan Hamsamu Yama memberikan kemenangan 2-1 atas Thailand pada pertandingan leg pertama di Stadion Pakansari. Gol Thailand dicetak oleh Teerasil Dangda. Modal ini kemudian dibawa untuk menjalani leg kedua di Rajamangala.
Indonesia harus puas dengan gelar peringkat kedua untuk kelima kali di Piala AFF 2016. Siroch Chatthong mencetak dua gol ke gawang Kurnia Meiga dan membuat agregat menjadi 3-2. Thailand menang dan mengukuhkan diri sebagai juara Piala AFF 2016.
- 14/12/16 Indonesia 2 - 1 Thailand
- 17/12/16 Thailand 2 - 0 Indonesia
Meskipun gagal menjadi juara, apresiasi yang tinggi tetap diberikan publik untuk perjuangan Boaz Solossa dan kolega. Para pemain disambung dengan baik. Bahkan, pemerintah memberikan bonus ekstra berupa uang tunai sebesar Rp 200 juta untuk semua pemain. Bonus langsung dikirim ke rekening setiap pemain, bukan melalui PSSI.
Sukses melaju ke final Piala AFF 2016 membuat Indonesia berada di posisi ke-171 rangking FIFA untuk bulan Desember. Naik delapan peringkat dan bulan November. Dari sisi poin, Indonesia kini memiliki 120 poin.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
