
Bola.net - Bola.net - Tuan Rumah: Jerman Barat
Juara: Jerman Barat
Runner Up: Belanda
Top Scorer: Grzegorz Lato (Polandia) - 7 Gol
Skor Tertinggi: Yugoslavia 9-0 Kongo (Grup 2)
Total Penonton: 1.768.152
Total Gol: 97 Gol
Piala Dunia 1974 merupakan Piala Dunia edisi ke-10 dalam sejarah turnamen akbar empat tahunan tersebut. Pada edisi ini, Jerman Barat terpilih menjadi tuan rumah dalam turnamen yang berlangsung pada 13 Juni hingga 7 Juli itu.
Sama seperti Piala Dunia tahun 1970, Piala Dunia 1974 ini diikuti oleh 16 tim yang berasal dari lima konfederasi. Australia menjadi negara Oceania pertama yang tampil di putaran final Piala Dunia.
Poster Piala Dunia 1974
Beberapa negara sepakbola besar pada masa itu tidak lolos, termasuk juara 1966 Inggris, Prancis, Meksiko, Spanyol, Portugal, Belgia, Cekoslovakia, Hungaria dan Rumania. Uni Soviet juga didiskualifikasi setelah menolak melakoni pertandingan leg kedua babak kualifikasi melawan Chile.
Untuk kali pertama kalinya, Piala Dunia memperebutkan trofi baru hasil kreasi Silvio Gazzanigga. Trofi baru itu menjadi pengganti trofi Jules Rimet yang jadi milik Brasil untuk selama-lamanya dan dipakai sampai sekarang.
Indonesia juga mencatatkan sejarah di turnamen ini meski tak tampil pada ajang tersebut. Koin pecahan 2000 rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, saat itu jadi koin yang digunakan oleh wasit asal inggris yang memimpin pertandingan final, Jack Taylor.
Final Piala Dunia 1974 mempertemukan dua tim nasional yang hebat, Jerman Barat dan Belanda sehingga menjadi salah satu laga klasik. Kedua tim diperkuat jajaran pemain top seperti Franz Beckenbauer dan Johan Cruyff.
Jerman Barat vs Belanda
Jerman Barat akhirnya keluar sebagai juara di tanahnya sendiri. Mereka menang dengan skor 2-1 atas Belanda. Gol Tim Oranje diciptakan oleh Johan Neeskens pada menit kedua dari titik putih, sementara dua gol Jerman diciptakan Paul Breitner (25') dan Gerd Mueller (43').
Ini adalah trofi Piala Dunia kedua untuk Jerman. Trofi pertama mereka raih pada tahun 1954 di Swiss.
Kontestan: Jerman Barat, Italia, Belanda, Skotlandia, Bulgaria, Jerman Timur, Polandia, Yugoslavia, Brasil, Argentina, Chile, Uruguay, Australia, Haiti, Swedia, Zaire.
Venue: Olympiastadion, Neckarstadion, Parkstadion, Rheinstadion, Waldstadion, Volksparkstadion, Niedersachsenstadion, Westfalenstadion.
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
Editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
Editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
Editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 20:00Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
-
Liga Champions 6 September 2026 19:14Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
-
Liga Spanyol 6 September 2026 19:00Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
-
Liga Inggris 6 September 2026 18:30Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 27 Agustus 2026 14:00Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
-
editorial 26 Agustus 2026 12:065 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
-
editorial 25 Agustus 2026 11:334 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

