
Bola.net - - Ada beberapa fakta menarik dan unik mengenai bintang Timnas Indonesia, Andik Vermansyah yang mungkin tak banyak diketahui orang.
Fakta-fakta unik ini didapatkan langsung dari orang tuanya, pasangan dan . Spesial kami suguhkan hari ini karena bertepatan dengan ulang tahun Andik yang ke-21.
Sang Ibu bersedia membeberkan ini semua karena memang ingin masyarakat Indonesia mengenal pemain Persebaya Surabaya ini sebagai manusia biasa dengan segala kekurangannya. Bukan seorang superstar lapangan sepak bola yang selalu dipuja dan dielu-elukan. "Saya ingin Andik tetaplah Andik yang saya kenal. Seorang anak kalem, murah senyum dan manja," ujar Ibu Jumaiyah.
Anda penasaran? Silahkan simak fakta-fakta unik sang 'Lionel Messi Indonesia'.
Lahirnya Susah

Percaya atau tidak bakat sepak bola Andik bisa dibilang sejak dalam kandungan. Menurut Ibunya, tendangan si bungsu dari empat bersaudara ini di dalam perut, dirasakan lebih keras daripada kakak-kakaknya.
Lahirnya Andik di desa Semboro Kidul, Jember 21 tahun lalu itu juga dirasakan lebih susah. Hampir sama dengan proses gol demi golnya, ia harus menggocek sana-sini untuk bisa lahir. Ya, butuh waktu dua hari bagi ibunya untuk memperjuangkan agar Andik lahir.
"Lahir susah dan lama tapi Alhamdulilah dia ngrejekeni (mendatangkan rejeki)," tutur Ibunya sambil mengakui kalau rumah yang ditinggali saat ini adalah hasil tendangan dan gocekan Andik.
Dipanggel Ganden Semasa Bocah

Selain susah, lahirnya Andik menurut ibunya cukup menyeramkan. "Kepalanya besar, dan dia paling hitam di antara saudara-saudaranya. Saya sampai istighfar dan mbatin 'masak ini anakku'," tutur Ibunya.
Kepala besar Andik itu pula lah yang membuatnya dipanggil Ganden (Bahasa Jawa, palu dari kayu dengan bentuk kepala besar) semasa kecil. "Karena rajin dipijat dan dia sendiri yang pintar menata model rambut, lama kelamaan ukuran kepalanya normal kembali," kata sang Ibu.
Pernah Tinggal Kelas Waktu SD

Andik memang sudah memilih sepak bola sebagai jalan hidupnya sejak kecil. Saat ia dibangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ia harus rela tinggal kelas karena keasyikan latihan main bola tiap sore.
"Bukan tinggal kelas. Tapi lebih tepatnya berhenti setahun. Ya karena keasyikan main bola," ujar Andik saat dicross-check Bola.net.
Lulus dari SMA Sejahtera Simo Surabaya pun termasuk untung-untungan baginya. Sebab, pada bulan-bulan jelang ujian akhir nasional ia seringkali masuk sekolah hanya seminggu sekali karena kompetisi internal Persebaya. Saat itu ia masih tergabung dalam tim internal Persebaya, Suryanaga dan tim Jawa Timur untuk persiapan tim PON Kaltim 2008.
Ogah Ditonton Langsung Ibunya Saat Main

Ya, Andik tak pernah mau ditonton langsung Ibunya di bangku penonton saat pertandingan. Entah grogi atau tidak tega melihat ibunya harus teriak saat ia dijegal lawan, yang pasti Andik tak ingin tahu kalau ia sedang ditonton wanita yang melahirkannya itu.
Kejadian unik terjadi tatkala final SEA Games 2011 lalu. Pihak Badan Timnas mengundang seluruh keluarga pemain ke Jakarta untuk memberi dukungan langsung. Tentu saja termasuk keluarga Andik. Beberapa jam sebelum pertandingan, Andik menelepon Ibunya agar tetap di hotel dan tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
"Sungguh, saya mohon maaf ke Umik, sampeyan tetap di hotel dan nontonnya dari TV saja. Aku nggak tenang mainnya kalau melihat sampeyan di pinggir lapangan," ujar Andik seperti yang dituturkan ibunya.
Tidak Bisa Tidur Tanpa AC

Ini bukan karena sombong atau apa, tapi ini karena kebiasaan menginap di Mess Persebaya Karang Gayam. Memang, karena panasnya cuaca Surabaya, tiap kamar Mess dilengkapi AC (Air Conditioner). Awal mula jadi pemain Persebaya, Andik selalu betah tinggal di mess daripada rumahnya. Karena saat itu rumahnya memang belum memiliki AC.
Konon kaburnya Andik selama dua hari dari TC Timnas U-21 Bantul awal tahun ini lalu bukan karena bimbang memilih bergabung Timnas U-23. Melainkan tak ada AC dalam kamar hotel yang disediakan untuknya. Setelah dirayu diberi kamar yang berpendingin ruangan, Andik pun mau kembali ke TC sebelum akhirnya berangkat ke Brunei.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 April 2026 11:44 -
Tim Nasional 7 April 2026 11:43 -
Liga Champions 7 April 2026 11:30 -
Liga Champions 7 April 2026 11:29 -
Liga Champions 7 April 2026 11:14 -
Liga Champions 7 April 2026 11:13
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548326/original/025340800_1775536113-IMG_8681.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548267/original/056655400_1775534060-IMG-20260406-WA0049.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548305/original/089398100_1775535097-1001098060.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548278/original/070903200_1775534409-Screenshot_2026-04-07_at_10.49.40.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548136/original/050648000_1775527655-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T090530.071.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524824/original/073003100_1773015313-2.jpg)
