FOLLOW US:


Profil Finalis Liga Champions 2012: Chelsea

16-05-2012 15:27

 | Roberto Di Matteo

Bola.net - Oleh: Alexander Sugara Wibowo


Chelsea
datang ke Final Liga Champions musim ini demi memupus mimpi buruk musim 2007-2008 silam, saat mereka kalah adu penalti kontra sesama tim Inggris, Manchester United.

Kendati armada pasukan Roman Abramovich ini melaju ke partai puncak usai mengalahkan Barcelona di Final Four posisi mereka di laga Minggu nanti tetaplah Underdogs.

Apalagi Final ibarat laga 'Kandang' bagi Munich, karena Allianz Arena venuenya. Namun Di Matteo jelas berharap untuk sekali lagi mereka membalikkan prediksi guna menjadi jawara Eropa untuk pertama kalinya bagi klub asal kota London itu.

Kisah Musim Ini:
Bisa dibilang inilah salah satu kisah yang tak bagus bagi Si Biru, mereka tak ikut perburuan mahkota juara Liga. Bahkan finish akhir di klasemen pun hanya di peringkat 6.

Berpisah dengan pelatih Andre Villas-Boas sejak dipukul Napoli di Naples. Namun perubahan nasib mereka malah membaik ketika Robertto di Matteo turun sebagai manajer interim, Gelar Piala FA pun didapat, dan berharap bisa dikawinkan dengan La Orejona nantinya.

Pengalaman di Final:
Sebelum ini Chelsea baru sekali bertanding di Final Liga Champions, ketika bersua United di All English Final musim 2007-2008. usai imbang satu-satu The Blues kalah adu penalti dengan skor 6-5.

Rekor Melawan Munich:
The Blues pernah bertemu FC Hollywood pada musim 2004-2005. Mereka bersua di babak perempat final, Chelsea yang lolos ke semifinal usai menang 4-2 di kandang dan Munich hanya bisa menang 3-2 di leg kedua, The Blues menang agregat 6-5, sayangnya di babak berikutnya mereka dihempaskan Liverpool.

Momen Krusial Musim Ini:
Meladeni Napoli di leg kedua babak perdelapan final, mereka ketinggalan agregat gol 3-1, namun akhirnya memaksakan babak extra time dan memenanginya berkat gol Branislav Ivanovic di menit 105, salah satu partai mereka paling emosional dan terbaik musim ini.

Mereka juga mengalahkan Barcelona di semifinal, tim yang sejatinya lebih diunggulkan. Bermain 10 orang di Nou Camp, mereka malah yang melaju, Di Matteo memang benar-benar mengubah peruntungan klub tersebut, disertai drama menegangkan hingga masa injury time.

Quotes: Roberto di Matteo (Manajer Interim)
"Saya bahagia, terlebih lagi puas bagi semua pemain ini karena mereka layak mendapatkannya. Mereka punya musim yang sulit namun bisa tampil spesial di saat dibutuhkan, sepertinya hal itu memang ada dalam DNA mereka,"

Top Skor:
Drogba seolah mendominasi dengan 5 golnya di kejuaraan antar klub Eropa ini, padahal dia hanya bermain sebanyak 6 kali sebagai stater di Liga Champions musim ini. Untungnya gol-gol pemain asal Pantai gading itu begitu krusial, kala bersua Valencia, Napoli serta leg perdana semifinal ke gawang Barcelona.

Pahlawan Yang Terlupakan:
Banyak yang bilang skuad Chelsea sudah terlalu tua, sebut saja Frank Lampard, John Terry dan juga Didier Drogba. Namun mereka terbilang masih krusial. Sejumlah pemain muda juga ambil pernana seperti Ramires dan David Luiz.

Dengan bakal absennya si Skipper JT pada Final 20 Mei mendatang, jelas lini belakang The Blues butuh sosok yang kuat. Dan Luiz diharapkan akan sudah fit menggalang komando pertahanan nantinya. (uefa/lex)