
Bola.net - Sanksi Komisi Disiplin PSSI pada Arema FC, tanpa penonton kandang hingga akhir musim, tak hanya membuat klub berlogo singa mengepal ini rugi morel. Secara materiel pun, Arema mengalami kerugian. Bahkan, jumlah kerugian finansial mereka mencapai miliaran rupiah.
"Sampai akhir musimnya, mungkin kami berpotensi kehilangan sekitar Rp. 5 miliar," ujar CEO Arema FC, Iwan Budianto, pada Bola.net, Kamis (11/10).
"Ini dari lima pertandingan kandang kita saja ya," sambungnya.
Pria yang karib disapa IB ini membeber perincian soal besaran potensi kerugian Arema. Menurut pria berusia 44 tahun ini, kerugian tersebut tak sekadar dari potensi pemasukan tiket laga kandang Arema.
"Ada juga kerugian dari sponsor event, yaitu sponsor yang masuk di tiap pertandingan kandang, baik melalui LED A-board maupun aktivasi di sekitar stadion," sambungnya.
Sementara itu, IB mengaku bahwa hukuman ini sangat berat bagi Arema. Namun, ia memastikan bahwa Arema akan menerima sanksi tersebut dengan kepala tegak.
"Kami tidak akan mengajukan banding. Namun, kami akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter, utamanya Aremania, agar berubah menjadi lebih baik," tegasnya.
Sebelumnya, Arema harus menerima sanksi dari bermain tanpa penonton sampai akhir musim. Sanksi ini bermula dari insiden pitch invasion dalam laga antara Arema dan Persebaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (06/10) lalu.
Selain sanksi ini, Arema juga diganjar sanksi Rp. 100 juta akibat adanya penyalaan cerawat dan pelemparan botol ke lapangan.
Dalam sidang yang sama, Komdis PSSI pun menjatuhkan hukuman pada dirijen Aremania, Yuli Sumpil, terkait aksi provokasinya pada pemain Persebaya yang sedang melakukan pemanasan pada jeda pertandingan. Bersama Fandy, salah seorang Aremania lain yang juga ikut melakukan provokasi pada laga tersebut, Yuli dihukum tak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 28 Maret 2026 14:31 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 14:23 -
Piala Dunia 28 Maret 2026 12:54 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 12:25 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 11:53 -
Otomotif 28 Maret 2026 11:32
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539781/original/084989500_1774620379-Prabowo_-_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539809/original/046869500_1774621493-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-02__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539780/original/008875100_1774620378-Prabowo_dan_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4409934/original/077184800_1682757858-WhatsApp_Image_2023-04-29_at_14.40.45.jpeg)
