
Bola.net - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) kembali mendesak PSSI terkait gaji pemain di Liga 1 dan Liga 2 2020. Sejak beberapa bulan lalu, PSSI memang memperbolehkan klub membayar gaji 25 persen.
Pembayaran gaji 25 persen tersebut berlaku sejak Maret lalu hingga Juni ini. Kebijakan itu diambil lantaran kompetisi harus vakum sejak pertengahan Maret lalu akibat wabah virus corona.
Masalah timbul ketika pemotongan gaji ini membuat pemain jadi menerima upah di bawah UMR atau UMP. Fakta itu dikatakan tidak sesuai dengan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.
"Ada pemain yang menerima gaji tapi di bawah UMR/UMP. Kalau seperti itu, sudah pasti batal demi hukum," kata kuasa hukum APPI, Mohammad Agus Riza kepada wartawan.
"Artinya, klub berkewajiban memberikan pemain itu minimal UMR/UMP," lanjutnya.
Selain itu, muncul kabar klub menginginkan PSSI kembali menerbitkan aturan boleh memangkas gaji pemain sampai 50 persen saat nanti kompetisi diputar kembali. PSSI memang berencana melanjutkan lagi Liga 1 dan Liga 2 musim ini pada September atau Oktober mendatang.
"Kalau Liga 1 seharusnya di atas UMR setelah dipotong. Yang riskan itu dari Liga 2 karena rata-rata gaji mereka Rp5 jutaan. Bayangkan dipotong 50 persen, pasti di bawah UMR atau UMP," ujar Riza.
"Pemain berhak menuntut. Kalau mereka memilih menerima di bawah UMR harus diihitung selisihnya. Kekurangan itu bisa diminta ke klub. Soalnya, PSSI sepihak dan tidak ada tindak lanjut. Berarti, kami selalu menuntut 100 persen," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Mei 2026 15:14Cari Pengganti Mohamed Salah, Liverpool Pantau Pemain AS Roma
-
Liga Italia 14 Mei 2026 13:49Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 17-18 Mei 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 14 Mei 2026 11:46Prediksi BRI Super League: PSBS vs Arema FC 15 Mei 2026
-
indonesia 14 Mei 2026 11:27Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Mei 2026 23:54Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook
-
Liputan6 13 Mei 2026 22:34Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba
-
Liputan6 13 Mei 2026 21:47Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Hasil Borneo FC vs Bali United: Drama 5 Gol dan 2 Dianulir, Pesut Etam Terus Bersaing dengan Persib!
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5835297/original/008464600_1778737436-IMG_1301.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5763395/original/043493900_1778666342-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330062/original/059545400_1756353142-1000241325.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3485559/original/014273400_1623926572-IMG_20190116_232705.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553306/original/027550000_1775931103-1.jpg)

