
Bola.net - Kabupaten Banyuwangi berencana membikin turnamen yang akan melibatkan Tim Nasional Indonesia U-23, Bali United Pusam, Arema Cronus, dan Persewangi. Turnamen bertajuk Sunrise of Java Cup 2015 ini rencananya dilangsungkan di Stadion Diponegoro, Banyuwangi 30 Juni – 5 Juli.
"Kami sudah menyiapkan dananya. Rp 1,5 miliar. Hadiah utamanya satu unit mobil. Itu selain match fee. Biaya transportasi dan akomodasi semua tim tamu kami tanggung semua,” kata Heryanto Aliong, penggagas acara.
"Karena turnamen ini dilaksanakan di bulan Ramadhan, kick off-nya pukul 21.00, usai Salat Tarawih," terangnya. Aliong bersyukur karena Stadion Diponegoro yang kini sudah memiliki lampu berkekuatan 1.200 lux dengan kapasitas stadion sebesar 8.000 penonton.
Aliong mengajak legenda sepakbola Banyuwangi, Imam Hambali, mantan bintang Arema dan Timnan Indonesia era 1990-an, menjadi panitia turnamen. Dia juga mohon izin kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Umum PSSI.
"Beliau tetap saya anggap Ketua Umum PSSI biar pun FIFA telah menjatuhkan sanksi. Saya ini pecinta sepakbola. Melihat PSSI di-suspend oleh FIFA, sebagai pecinta sepakbola terpanggil membuat turnamen. Agar sepakbola Indonesia tidak vakum," tutur pengusaha elektronik ini.
Dia juga ingin menggandeng stasiun TV nasional untuk menayangkan pertandingan secara live. "Kami sedang menjalin kontak untuk negosiasi," tutup Aliong. [initial]
(faw/pra)
"Kami sudah menyiapkan dananya. Rp 1,5 miliar. Hadiah utamanya satu unit mobil. Itu selain match fee. Biaya transportasi dan akomodasi semua tim tamu kami tanggung semua,” kata Heryanto Aliong, penggagas acara.
"Karena turnamen ini dilaksanakan di bulan Ramadhan, kick off-nya pukul 21.00, usai Salat Tarawih," terangnya. Aliong bersyukur karena Stadion Diponegoro yang kini sudah memiliki lampu berkekuatan 1.200 lux dengan kapasitas stadion sebesar 8.000 penonton.
Aliong mengajak legenda sepakbola Banyuwangi, Imam Hambali, mantan bintang Arema dan Timnan Indonesia era 1990-an, menjadi panitia turnamen. Dia juga mohon izin kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Umum PSSI.
"Beliau tetap saya anggap Ketua Umum PSSI biar pun FIFA telah menjatuhkan sanksi. Saya ini pecinta sepakbola. Melihat PSSI di-suspend oleh FIFA, sebagai pecinta sepakbola terpanggil membuat turnamen. Agar sepakbola Indonesia tidak vakum," tutur pengusaha elektronik ini.
Dia juga ingin menggandeng stasiun TV nasional untuk menayangkan pertandingan secara live. "Kami sedang menjalin kontak untuk negosiasi," tutup Aliong. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
