
Bola.net - Membandelnya Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang tetap menggelar laga QNB League meski tak mendapat rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mendapat respon keras Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka menegur PSSI atas pembangkangan yang dilakukan dua klub tersebut.
"Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis, kepada PSSI agar memerintahkan PT Arema Cronus dan PT Mitra Muda Inti Berlian untuk segera melaksanakan keputusan Ketua Umum BOPI Nomor SB012/BOPI/KU/IV/2015 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Kompetisi Indonesia Super League 2015, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterima teguran tertulis," demikian tertulis pada surat Kemenpora bernomor 01133/MENPORA.SET/IV/2015.
Lebih lanjut, dalam surat tertanggal 8 April 2015 ini, PSSI dianggap telah mendorong klub yang tak memperoleh rekomendasi BOPI untuk tetap melakukan pertandingan pada 4 dan 5 April lalu. Tindakan PSSI ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap Keputusan Ketua Umum BOPI.

Sementara itu, dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr Alfitra Salamm APU ini juga disebutkan beberapa konsekuensi yang akan diterima PSSI apabila tak mengindahkan teguran ini.
"Menteri Pemuda dan Olahraga dalam memberikan sanksi administratif lebih berat berupa pencabutan izin organisasi dan/atau kelembagaan serta kegiatan keolahragaan PSSI tidak diakui apabila nyata-nyata secara sah dan terbukti PSSI tidak melaksanakan teguran tertulis ini." lanjut pernyataan dalam tersebut. [initial]
(den/pra)
"Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis, kepada PSSI agar memerintahkan PT Arema Cronus dan PT Mitra Muda Inti Berlian untuk segera melaksanakan keputusan Ketua Umum BOPI Nomor SB012/BOPI/KU/IV/2015 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Kompetisi Indonesia Super League 2015, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterima teguran tertulis," demikian tertulis pada surat Kemenpora bernomor 01133/MENPORA.SET/IV/2015.
Lebih lanjut, dalam surat tertanggal 8 April 2015 ini, PSSI dianggap telah mendorong klub yang tak memperoleh rekomendasi BOPI untuk tetap melakukan pertandingan pada 4 dan 5 April lalu. Tindakan PSSI ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap Keputusan Ketua Umum BOPI.

Sementara itu, dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr Alfitra Salamm APU ini juga disebutkan beberapa konsekuensi yang akan diterima PSSI apabila tak mengindahkan teguran ini.
"Menteri Pemuda dan Olahraga dalam memberikan sanksi administratif lebih berat berupa pencabutan izin organisasi dan/atau kelembagaan serta kegiatan keolahragaan PSSI tidak diakui apabila nyata-nyata secara sah dan terbukti PSSI tidak melaksanakan teguran tertulis ini." lanjut pernyataan dalam tersebut. [initial]
Jangan Lewatkan!
- BOPI Pertanyakan Ngototnya Sikap Anggota Komisi X DPR RI
- Bergeming, BOPI Tetap Tak Rekomendasi Arema dan Persebaya
- BOPI Pantau Penggunaan Tenaga Kerja Asing di QNB League
- 'Raker Komisi X DPR RI Dengan Kemenpora dan BOPI Sia-sia!'
- BOPI Tegaskan Tak Akui QNB League
- Larang Arema Berkompetisi, Imam Nahrawi Akui Dibenci Anak Sendiri
- PSSI Mengaku Didukung FIFA, BOPI Sebut Itu Cuma Bohongan
- BOPI Bisa Jadi Bakal Bekukan PT Liga Indonesia
- Arema dan Persebaya Tetap Berlaga, Ini Kata BOPI
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
-
indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:29Strategi BGN Benahi Tata Kelola MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:19Menengok Stasiun MRT Monas, Bakal Ada Ruang Seni dan Pameran Edukasi
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:16Menko Yusril: Tugas Utama Jampidsus Baru Selesaikan Kasus Febrie
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:46Dari Sawah ke Istana, Perjuangan Anak Petani Sumbawa Jadi Perwira TNI
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:28Ketua DPRD Lebak Bantah Terlibat Dugaan Penculikan Aktivis
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4669428/original/019485600_1701341322-20231130-Ketut-Sumedana-Faizal-D.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304632/original/040698100_1784726406-IMG_2470.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304623/original/006883900_1784725061-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_19.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304620/original/094760400_1784724402-Zul_Arsyi_Dilantik_Jadi_Perwira_TNI_di_Istana_Negara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304530/original/056427900_1784718664-Ketua_DPRD_Kabupaten_Lebak_Juwita_Wulandari.jpeg)
