
Bola.net - - Arema FC angkat bicara terkait kewajiban tim menyediakan alat AED (Automated External Defibrillator) bagi tiap tim yang bermain kandang. Menurut klub berlogo singa mengepal ini, ketersediaan alat untuk melakukan terapi listrik pada jantung tersebut merupakan hal yang tak bisa ditawar lagi.
"Memang ketersediaan AED ini merupakan sebuah kewajiban," ujar dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO pada .
"Namun, sepertinya, di Indonesia agak terlambat penerapannya," sambungnya.
Menurut Nanang, sebagian besar kasus kematian di lapangan adalah akibat henti jantung. Karenanya, keberadaan AED untuk pertolongan pertama bagi kondisi ini mutalk diperlukan.
"Pertolongan pertama bagi korban dalam kasus ini bukanlah segera dibawa ke rumah sakit. Pertolongan pertama di tempat adalah yang menentukan," tutur Nanang.
"Salah satu alat yang vital untuk kasus-kasus seperti ini adalah pacu jantung," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Nanang menambahkan, ada beda antara AED dengan alat pacu jantung yang biasa terdapat di rumah sakit. Dokter lulusan FKUI ini menyebut bahwa AED mampu memberi instruksi tindakan yang perlu dilakukan berdasar kondisi pasien.
"Semua tergantung dari kondisi yang dideteksi alat tersebut," ucapnya.
AED
Sementara itu, Nanang menyebut bahwa alat tersebut telah tersedia di tim medis yang bertugas dalam pertandingan Arema. Ia mengaku selalu mengontrol ketersediaan alat tersebut dan alat-alat pertolongan pertama lainnya.
"Saya belum tahu apakah tiap tim harus punya atau tiap panpel yang harus menyediakan," kata Nanang.
"Namun, sepertinya, yang penting alat tersebut harus ada," ia menambahkan.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memperketat aturan regulasi medis untuk Liga 1 2018. Setiap klub wajib menyediakan automated external defibrillator (AED), sebuah perangkat elektronik portabel yang digunakan untuk mendiagnosis aritmia jantung ketika ada kondisi buruk yang mengancam nyawa seseorang.
Sementara itu, Nanang berharap tak hanya AED saja yang harus disiapkan dalam tiap pertandingan. Dokter asal Magetan ini menyebut bahwa kewajiban panpel adalah memastikan kesiapan infrastruktur medis.
"Salah satunya, tandu yang digunakan adalah tandu khusus. Ini untuk mengantisipasi agar jika ada kondisi cedera tulang belakang tak bertambah fatal," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 8 Februari 2026 18:38Tempat Menonton Live Streaming Persija vs Arema BRI Super League di Vidio
-
Bola Indonesia 8 Februari 2026 07:57
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 9 Februari 2026 02:56 -
Bundesliga 9 Februari 2026 02:39 -
Liga Italia 9 Februari 2026 02:15 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 02:00 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 01:46 -
Tim Nasional 9 Februari 2026 00:44
MOST VIEWED
- Nonton Live Streaming Persib vs Malut United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
- Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Resmi ke Dewa United
- Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
- Tempat Menonton Persija vs Arema FC - Live Streaming BRI Super League di Indosiar dan Vidio
HIGHLIGHT
- 7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Ster...
- 5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terak...
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Pernah Dire...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496682/original/085887200_1770571439-IMG-20260207-WA0061.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496675/original/007385300_1770568386-9b6d378d-a593-43b1-9e8d-c18fc3689644.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2902647/original/085354700_1567669857-20190905-Puan-Maharani-Megawati-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496305/original/061349500_1770525763-Presiden_Prabowo_Subianto-8_Februari_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397951/original/070618500_1761822669-1.jpg)

