
"Kami ingin dikembalikan ke kasta terakhir kita bermain. Namun, itu kan harapan kita," ujar Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudy.
"Kita nggak kaku-kaku amat. Yang jelas, kami klub profesional. Maka kembalikanlah di kompetisi profesional. Secara pribadi, saya nggak masalah main di Divisi Utama," sambungnya.
Walau bersedia main di Divisi Utama, Haris menyebut timnya, dan tim-tim anggota Aliansi Klub Sepakbola Indonesia (AKSI) lainnya bakal berupaya sekuat mungkin. Salah satunya adalah menyusun kronologis penghilangan identitas dan eksistensi mereka oleh rezim PSSI.
"Nanti dari kronologis inilah, kita akan tunjukkan," tuturnya.
Lebih lanjut, Haris mengaku, secara Statuta, mereka tak dalam kondisi dihukum oleh PSSI. Pasalnya, sampai saat ini, tak ada satupun dari prosedur hukuman sesuai statuta yang dijatuhkan pada mereka.
"Kami tak pernah menerima surat, memiliki hak menjawab, dan sebagainya. Jadi, prosedur hukuman tidak sah," Haris memaparkan.
Menurut Haris, peluang klub-klub AKSI untuk bermain di Divisi Utama cukup besar. Pasalnya, mereka telah dapat lampu hijau dari salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI, Tony Apriliani.
"Kami berterima kasih dengan adanya hal ini," ia menandaskan. [initial] (den/asa)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 Oktober 2022 10:03Jejak Sejarah Arema dan Sepak Bola di Malang
-
Bola Indonesia 13 November 2021 00:21Presiden Arema FC Beber Alasan Sponsori Arema Indonesia
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Mei 2026 17:35Prabowo Prioritaskan Proyek yang Buka Lapangan Kerja
-
Liputan6 23 Mei 2026 17:01Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG, 16.046 SPPG Kantongi SLHS
-
Liputan6 23 Mei 2026 17:00Pertamina Patra Niaga Borong Gas dari Medco Sakakemang
-
Liputan6 23 Mei 2026 16:57Program MBG Serap 1,28 Juta Pekerja, Ekonomi Rakyat Bergerak
MOST VIEWED
Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Girang Bisa Comeback ke Persija Usai Absen 3 Bulan
Bintang Persib Masuk Skuad Irak untuk Piala Dunia 2026, Berpotensi Catat Sejarah
5 Transfer Sukses Persib yang Jadi Kunci Dominasi di BRI Super League
Nominasi Pelatih, Kiper, dan Gol Terbaik BRI Super League 2025/2026: Bojan Hodak Kandidat Kuat, Mauricio Souza Tidak Masuk Daftar
HIGHLIGHT
10 Pemain Aktif yang Butuh Trofi Liga Champions de...
6 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas Mikel Art...
8 Pesepak Bola Top yang Ternyata Perokok, Ada Szcz...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/6718104/original/030440800_1779534280-PHOTO-2026-05-23-13-44-32.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6694211/original/099744200_1779514506-Screenshot_20260523_122916_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552719/original/040991500_1775821555-Pertamina_Patra_Niaga_Tugaskan_MT_Gas_Attaka__Kapal_LPG_untuk_Jangkau_Wilayah_dengan_Akses_Terbatas-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6713139/original/083148700_1779530253-336077.jpg)

