FOLLOW US:


Artis, Politisi, hingga Putra Presiden Akuisisi Klub, Liga 2 Bakal Semakin Menarik

05-04-2021 12:57

 | Asad Arifin

Artis, Politisi, hingga Putra Presiden Akuisisi Klub, Liga 2 Bakal Semakin Menarik
Peresmian RANS Cilegon FC © Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Kompetisi kasta kedua sepak bola di Tanah Air, Liga 2 pamornya bakal naik. Hal itu seiring masuknya banyak nama beken, dalam jajaran pemilik atau pengelola klub.

Kita mulai dengan keberadaan Dewa United. Klub ini hasil akuisisi dari Martapura FC, langganan babak delapan besar Liga 2 dalam beberapa tahun terakhir.

Dewa United dipimpin oleh Kevin Hardiman selaku Chief Executive Officer (CEO). Kemudian presenter beken Rendra Soedjono dipercaya menjadi Chief Operating Officer (COO).

Target Dewa United langsung tinggi di Liga 2 2021. Klub yang bermarkas di Stadion Indomilk, Kabupaten Tangerang itu menargetkan promosi ke Liga 1 2022.

Dewa United sudah memperkenalkan susunan tim kepelatihan. Posisi pelatih kepala dipercayakan kepada Kas Hartadi, arsitek yang sering membawa tim promosi, antara lain Sriwijaya FC dan Kalteng Putra.

Tiga pemain profesional yang menjadi rekrutan awal adalah Herman Dzumafo, Shahar Ginanjar, dan Rafli Mursalim. Pengalaman mereka diharapkan bisa membuat Dewa United langsung matang di Liga 2.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 3

Anak Presiden Di Persis Solo

Anak Presiden Di Persis Solo
Tiga pengurus baru Persis Solo yang dipimpin Kaesang Pangarep berfoto bersama. © Bola.com/Vincentius Atmaja

Klub berikutnya yang sedang menyita perhatian adalah Persis Solo. Saham mayoritas tim ini sekarang dimiliki oleh Kaesang Pangarep, anak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kaesang mengambil porsi saham sebanyak 40 persen. Kemudian Kevin Nugroho 30 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir 20 persen. Sisa 10 persen diberikan kepada 26 klub internal Persis.

Dengan kepemilikan saham mayoritas, Kaesang menempati posisi Direktur Utama (Dirut). Seluruh kebijakan pun bisa langsung diambilnya, tanpa perlu persetujuan dari pemilik saham minoritas.

Kebijakan itu termasuk perekrutan personel untuk memperkuat Persis. Untuk pelatih kepala telah ditetapkan Eko Purjianto yang terakhir menjadi asisten pelatih Bali United.

Saat ini, Persis sedang menggelar seleksi pemain untuk pembentukan skuad menuju Liga 2 2021. Selain lewat seleksi, juga ada perekrutan langsung. Beberapa pemain yang dibidik antara lain Yabes Roni Malaifani, Arapenta Lingka Poerba, hingga Taufiq.

2 dari 3

Selebritis Tidak Mau Ketinggalan

Selebritis Tidak Mau Ketinggalan
Hamka Hamzah © Bola.com/Iwan Setiawan

Berikutnya yang terbaru adalah RANS Cilegon FC. Klub ini hasil akuisisi dari Cilegon United. Dilakukan oleh selebritis papan atas Indonesia, Raffi Ahmad.

Dari nama RANS, kita sudah tahu kalau itu bagian dari RANS Entertainment. Perusahaan hiburan yang dimiliki Raffi Ahmad bersama istrinya, Nagita Slavina.

Uniknya, RANS Cilegon FC tidak langsung menargetkan promosi ke Liga 1. Mereka ingin menata diri terlebih dahulu, sebelum bersaing dengan klub-klub dari kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air.

Bukti RANS Cilegon FC ingin memperkuat pondasi klub terlebih dahulu terlihat dari rencana membangun lapangan berstandar FIFA. Bertempat di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara.

Sementara untuk jabatan pelatih kepala diberikan kepada Bambang Nurdiansyah, yang sebelumnya juga menjadi juru taktik Cilegon United. Sedangkan posisi manajer dipercayakan kepada Hamka Hamzah, pemain yang terakhir kali bermain bersama Persita Tangerang di Liga 1.

3 dari 3

Tiket Promosi Liga 1 Bakal Sengit

Tiket Promosi Liga 1 Bakal Sengit
CEO Muba United, Ichsan Sofyan © Fitri Apriani

Fenomena masuknya artis, politisi, hingga anak presiden menjadi pemilik atau pengelola klub Liga 2 memancing komentar CEO Muba United, Ichsan Sofyan. Menurutnya fenomena ini akan membuat persaingan mengejar tiket promosi ke Liga 1 menjadi lebih sengit.

"Hal ini juga menjadi tanda bangkitnya ekosistem sepak bola nasional. Anak-anak muda mulai tertarik terlibat dalam industri di Liga 2," ujar Ichsan, Senin (5/4).

Lebih lanjut, ia memprediksi jika pamor Liga 2 tidak menutup kemungkinan bakal menyaingi Liga 1. Kehadiran banyak sosok muda sebagai pemilik atau pengelola klub menjadi alasannya.

Maka dari itu, Ichsan berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) bisa memanajemen kompetisi Liga 2 dengan lebih baik. Tidak terkecuali kepastian kapan Liga 2 digulirkan.

"Saya yakin PSSI dan PT LIB bisa melaksanakan Liga 1 dan Liga 2 dengan baik. Karena kompetisi olahraga menjadi tanda bangkitnya kita menghadapi masa pandemi COVID-19," imbuh Ichsan.