
Bola.net - Alfonsius Kelvan telah dipastikan batal bergabung dengan Persib Bandung. Padahal, eks kiper Borneo FC itu sudah menemui kesepakatan dengan manajemen Persib.
Manajemen Persib membatalkan perekrutan Alfons saat sang pemain dalam perjalanan perjalanan menuju Bandung. Penyebabnya, Alfons pernah bersinggungan dengan bobotoh Persib, sehingga manajemen secara mendadak membatalkan perekrutan itu.
Alfons bermasalah dengan bobotoh karena ujaran rasialis terhadap etnis sunda pada tahun 2016. Alfons mengakui bersalah. Ia melakukan hal itu karena membela istri tercintanya yang dilecehkan.
"Saya emosi dan khilaf, lalu saya kirim DM langsung ke oknum. Saya hina dia. Bukan ditujukan kepada semua orang. Tapi kepada seseorang yang menghina istri saya. Saya sudah meminta maaf saat itu langsung didampingi asisten pelatih Bima Sakti. Juga didampingi teman-teman dari Jawa Barat," kata Alfons saat dihubungi awak media, Selasa (20/8/2019).
Dijadikan Pelajaran
Setelah kejadian itu, Alfons lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
"Sekarang saya sudah belajar dan berusaha lebih baik karena semua ada masanya. Selalu belajar untuk menjadi pribadi yang baik," kata Alfons.
Pemain kelahiran 21 Juni 1989 menyebut, keinginannya ke Persib karena tim Maung Bandung sedang membutuhkan tambahan kiper.
"Oleh karena itu saya menawarkan diri ke Persib Bandung dan murni karena ingin bermain dengan hati, mau bekerja keras sekaligus memperbaiki hubungan saya dengan bobotoh. Saya ingin menunjukan kapasitas saya. Saya tau saya punya masa lalu yang tidak baik," ungkap Alfons.
Mengaku Salah
Alfons menambahkan, ia dan manajemen Persb Bandung sudah sepakat soal kontrak. Ia pun bertolak dari Samarinda menuju Bandung pada Senin (19/8/2019) siang dan semua berjalan baik.
"Namun dalam perjalanan, Pak Teddy (Direktur PT PBB) menghungi saya dan semua batal. Beliau memikirkan keselamatan saya dan keluarga saya. Saya ihklas. Saya cuma memandang wajah keluarga saya. Saya cuma bilang ini salah saya. Semoga ke depan bisa lebih baik," jelas Alfons.
"Pak Teddy orang baik. Saya ucapkan terima kasih karena bersedia menerima saya. Sayangnya semua batal. Andai saja saya bisa diberi kesempatan di depan media saya akan meluruskan semua dan meminta maaf," kata Alfons.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Erwin Snaz/Editor Wiwig Prayugi
Published: 20 Agustus 2019
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
