FOLLOW US:


Bonek Bubar Nobar dengan Tertib Usai Persebaya Dikalahkan Arema

13-04-2019 03:50
Bonek Bubar Nobar dengan Tertib Usai Persebaya Dikalahkan Arema
Persebaya Surabaya jadi runner-up Piala Presiden 2019 © Fitri Apriani

Bola.net - Pendukung Persebaya Surabaya, Bonek membubarkan diri dengan tertib usai tim kesayangan mereka dikalahkan sang rival, Arema FC dalam laga leg kedua final Piala Presiden 2019, Jumat (12/4).

Tidak ada insiden apa pun, meski mereka kecewa karena kerinduan akan gelar juara gagal terwujud setelah Persebaya digebuk 0-2 oleh sang rival abadi.

Gelaran nonbar antara Arema melawan Persebaya pada Jumat malam (12/4/2019) yang digelar di beberapa tempat memang luar biasa ramai. Bahkan saking banyaknya jumlah Bonek yang hadir di sejumlah lokasi nonbar di Kota Pahlawan, kemacetan di beberapa titik pun tak terhindarkan.

Maklum, jumlah Bonek yang hadir di setiap lokasi nonbar tak seperti biasanya alias meluber.

Hal itu bisa dilihat di Jl. Bagong Surabaya. Akses jalan menuju Gubeng dan beberapa jalan tembusan lainnya, ditutup lantaran Bonek meluber hingga ke jalan raya.

Kapasitas Warung Kopi Pitulikur yang terletak di Jl. Bagong Surabaya itu hanya bisa menampung sekitar 150 orang, tetapi yang hadir di nonbar kali ini mencapai sekitar 1.000 Bonek.

"Ini rekor. Terbanyak sepanjang gelaran nonbar di warkop ini. Sebelumnya tidak pernah sebanyak ini," tutur Galih Nugroho, Bonek asal Pacar Keling Surabaya, yang mengaku selalu nonbar di warkop tersebut ketika Persebaya menjalani laga tandang.

Kondisi serupa tampak di lokasi nonbar yang terletak di Jl. Yos Sudarso, yang berdekatan dengan Balai Kota Surabaya.

Nonbar yang digelar di Halaman Pusura, Surabaya, itu dihadiri sekitar 500 Bonek. Akibatnya, dari empat ruas jalan, hanya tersisa 1,5 meter yang bisa dilalui kendaraan.

1 dari 1

Memprediksi Kalah

Lokasi lain nonbar yang tak kalah ramai tampak di M Castila Cafe & Eatery yang berada di kawasan Ngagel Wasana, Surabaya. Saking banyaknya Bonek yang hadir pada nonbar kali ini, Jalanan di sekitar Ngagel Wasana pun macet.

Yang pantas mendapat apresiasi, meski kalah dari Arema 0-2 dan gagal menjuarai turnamen pramusim ini karena tim kesayangan kalah agregat 2-4 dari sang rival abadi, Bonek membubarkan diri dengan tertib.

Meski tim Bajul Ijo gagal meraih gelar juara, sebelum bubar mereka tetap bernyanyi dan menyalakan flare. Yel dukungan untuk Persebaya tetap disuarakan ribuan dan ratusan Bonek yang berada di lokasi nonbar.

"Kami tidak terlalu kecewa dengan kegagalan ini karena sudah memprediksi Persebaya bakal sulit menang di kandang Arema," kata Wahyu Dadang, Bonek asal Banyu Urip, Surabaya.

Namun, Bonek berharap kegagalan ini bisa terobati saat kompetisi reguler nanti. "Kami sudah rindu Persebaya juara. Jadi, kami harap Persebaya bisa tampil sebagai juara Liga 1 2019," tambah Wahyu.

Sumber: Bola.com