
Bola.net - Persebaya Surabaya tidak bisa menggunakan jasa Bruno Moreira pada laga melawan Persiraja Banda Aceh. Gelandang asal Brasil tersebut mendapat hukuman tambahan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Berdasarkan surat keputusan Komdis PSSI bernomor 018/L1/SK/KD-{SSI/X/2021, Bruno Moreira mendapatkan hukuman larangan bermain dua pertandingan. Dia dianggap melanggar Kode Disiplin Tahun 2018.
Keputusan itu pun dikecam oleh Persebaya. Manajemen meminta Komdis PSSI lebih transparan dalam menjatuhkan hukuman, yakni dengan melalui proses yang tidak mencederai keadilan.
"Ini sebagai masukan untuk perbaikan kinerja Komdis dan badan yudisial yang ada," kata Manajer Persebaya, Candra Wahyudi dalam rilis yang diterima Bola.net, Sabtu (30/10/2021) malam.
Bruno Moreira mendapat tambahan sanski karena terlibat friksi dengan Israel Wamiau pada laga Persebaya kontra Persipura pada pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022. Dia mendapat kartu merah pada laga itu.
"Semestinya, pihak-pihak yang terkait bisa diminta keterangan terlebih dulu sebelum mengambil keputusan. Sehingga keputusan yang diambil berdasar pertimbangan menyeluruh," tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Tak Dimintai Klarifikasi
Persebaya menganggap keputusan yang diambil Komdis PSSI terkesan sepihak, karena baik Bruno maupun klub tidak dimintai klarifikasi. Candra menganggap sanksi yang dijatuhkan hanya berdasar laporan match commisioner.
"Ini kan menyangkut rasa keadilan. Saya kira bisa dihindari bila pihak yang didakwa juga dimintai keterangan. Sehingga keputusan nanti bisa benar-benar pas," tegas Candra.
Namun, jika permintaan klarifikasi itu tidak diakomodasi dalam aturan. Candra menyarankan agar regulasinya yang diubah agar bisa melahirkan keputusan yang adil.
"Aturan bukan kitab suci. Kalau memang ada aturan seperti itu, mari kita diskusikan. Semua bisa (diubah) demi kebaikan bersama," pintanya.
Terjadi Multi Tafsir
Sebenarnya, dari awal, Persebaya juga tidak pernah mendapat penjelasan tentang tugas dan kewenangan Komdis PSSI. Padahal, klub yang akan merasakan dampak dari keputusan-keputusan Komdis.
"Semestinya ini kan dilakukan. Karena keputusan mereka bersinggungan langsung dengan klub. Selama ini tak pernah ada sosialisasi atau informasi apapun. Tahu-tahu dihukum," terang Candra.
Sejauh ini juga tidak ada komunikasi dengan klub. Sehingga, kerap terjadi salah tafsir terhadap keputusan Komdis PSSI.
Contohnya sanksi Bruno Moreira yang semula hanya dianggap sudah selesai karena sudah absen dalam laga kontra Persela dan Persija. Namun, nyatanya dia harus absen dalam tiga laga.
"Multi tafsir seperti ini kan tak perlu terjadi bila komunikasinya bagus. Seperti ini, lagi-lagi klub yang dirugikan," tegasnya.
Klasemen BRI Liga 1 2021/22
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
- Hasil BRI Liga 1: Benamkan Persipura Jayapura, Persib Bandung Naik ke Puncak Klasemen
- Kondisi Terkini Jabar Sharza, Cedera Hamstring dan Diragukan Tampil Kontra Persib
- Kepemilikan Saham Persik Kediri: Bukan Effy Soenarni Soeharsono, Tapi Wilkes Bersaudara
- Nikmati Bolanet Live Podcast BRI Liga 1: Persik Kediri vs Persija Jakarta
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 20:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 12:30Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 00:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 00:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 00:22 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:19 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

