
Bola.net - Usai mengikuti kursus Lisensi B AFC, Joko Susilo mengaku mendapat banyak tambahan ilmu dan wawasan baru. Pelatih Arema Cronus ini menyebut bakal menerapkan ilmu anyarnya ini dan melakukan perubahan di Arema.
"InsyaAllah banyak yang akan kita ubah dan benahi dari metodologi kepelatihan lalu," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo.
"Kemarin-kemarin belum ada perubahan dalam metodologi kepelatihan dan lain-lain. Karenanya akan kita coba untuk memulai perubahan itu," sambung duet Suharno di Arema ini.
Menurut Gethuk, pada kursus yang diikutinya sejak awal Desember lalu ini, dia mendapat banyak ilmu baru dalam kepelatihan. Selain itu, dia juga mendapat wawasan mutakhir tren sepakbola dunia. Salah satunya adalah tren meningkatnya daya jelajah tiap pemain dalam satu pertandingan.
"Dulu, dalam tiap pertandingan, pemain berlari 11-12 kilometer. Sekarang, mencapai 13 kilometer. Nah, akan kita siapkan pemain untuk antisipasi hal-hal seperti ini," tutur eks penggawa Arema ini.
Sementara itu, meski bakal melakukan perubahan, Gethuk mengaku tak akan mengubah skema main Arema. Menurutnya, hal tersebut bukan hal utama untuk dilakukan saat ini.
"Yang bisa diterapkan di Arema saat ini antara lain bagaimana cara kerja tiap pemain sebagai individu, unit dan tim," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"InsyaAllah banyak yang akan kita ubah dan benahi dari metodologi kepelatihan lalu," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo.
"Kemarin-kemarin belum ada perubahan dalam metodologi kepelatihan dan lain-lain. Karenanya akan kita coba untuk memulai perubahan itu," sambung duet Suharno di Arema ini.
Menurut Gethuk, pada kursus yang diikutinya sejak awal Desember lalu ini, dia mendapat banyak ilmu baru dalam kepelatihan. Selain itu, dia juga mendapat wawasan mutakhir tren sepakbola dunia. Salah satunya adalah tren meningkatnya daya jelajah tiap pemain dalam satu pertandingan.
"Dulu, dalam tiap pertandingan, pemain berlari 11-12 kilometer. Sekarang, mencapai 13 kilometer. Nah, akan kita siapkan pemain untuk antisipasi hal-hal seperti ini," tutur eks penggawa Arema ini.
Sementara itu, meski bakal melakukan perubahan, Gethuk mengaku tak akan mengubah skema main Arema. Menurutnya, hal tersebut bukan hal utama untuk dilakukan saat ini.
"Yang bisa diterapkan di Arema saat ini antara lain bagaimana cara kerja tiap pemain sebagai individu, unit dan tim," tandasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
