
Bola.net - - Sudah jatuh, tertimpa tangga pula mungkin menjadi pepatah yang menggambarkan situasi Ramon Rodriguez saat ini. Akun Media Sosial Bek Persela Lamongan ini menjadi bulan-bulanan Warganet setelah ia dituduh menjadi penyebab meninggalnya sang kapten, Choirul Huda.
Sepakbola Indonesia kembali berkabung pada hari Minggu kemarin. Salah satu kiper senior yang sekaligus menjadi kapten Persela Lamongan, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhirnya setelah terkena insiden pada pertandingan melawan Semen Padang kemarin.
Insiden tersebut terjadi menjelang akhir babak pertama. Pada saat itu, Ramon Rodrigues berusaha untuk menghalangi penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento untuk mencetak gol. Namun naas, malah ia terlibat benturan dengan Huda sehingga sang kapten terkapar di atas lapangan.
Tim medis Persela Lamongan langsung bertindak cepat dengan menandu Huda ke luar lapangan sembari diberi alat bantu pernafasan. Ia sempat dilarikan ke RS Soegiri Lamongan, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
Akibat insiden tersebut, Ramon menjadi bulan-bulanan warganet. Unggahan terakhirnya di akun Instagramnya banyak dihujani komentar-komentar yang menyebutnya sebagai pembunuh.
fairusalattas 'You're Killer !!''
"Dasar pembunuh, ini sepakbola bung bukan tauran"
katzuyax "pensiun lu, mna respct lu, kasian chairul huda ga tnang disana mntang2 pemain luar"
Meski dibully oleh beberapa warganet, namun tidak sedikit juga warganet yang membela Ramon. Banyak yang menyebut bahwa kejadian ini hanyalah kecelakaan yang tidak disengaja seperti beberapa komentar di bawah ini:
"Keep strong bnro, goodluck on your next match, i hope you can score and make a clean sheet for Choirul Huda
"Keep ur head up bro! Keep ur spirit on! It's not ur fault, its all destinyyyy
keep the spirit bro, do not listen to other people who insult you, it is just accident.
"Masa teman sendiri nait dciderai, kan gak mungkin lah. Itu udah takdir Bos.
Baca Juga:
- Hormati Choirul Huda, Persela Lamongan Pensiunkan Nomer Punggung 1
- Mengenang Choirul Huda yang Hidup dan Matinya untuk Persela Lamongan
- Kenangan Tak Terlupakan Herry Kiswanto Bersama Choirul Huda
- Herry Kiswanto Sedih Atas Meninggalnya Choirul Huda
- Lagu Persembahan Suporter Untuk Choirul Huda
- Choirul Huda Adalah Sosok Guru Bagi Choirun Nasirin
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
