FOLLOW US:


Dragan Djukanovic Desak PSSI Segera Gulirkan Kompetisi

23-01-2021 05:12

 | Richard Andreas

Dragan Djukanovic Desak PSSI Segera Gulirkan Kompetisi
Dragan Djukanovic © Official PSIS

Bola.net - Pelatih PSS Semarang, Dragan Djukanovic mendesak PSSI segera menggulirkan kompetisi musim 2021. Sebab, jika terlalu lama, kondisi itu akan semakin berdampak kurang bagus, terutama bagi pemain.

"Kami harus mulai secepat mungkin karena kami punya masalah besar. Segera, maksud saya Maret," kata Dragan Djukanovic kepada Bola.net.

"Karena pemain perlu sangat cepat untuk memulai dengan latihan yang serius," imbuh mantan pelatih Borneo FC tersebut.

Jika tidak bisa menggulirkan kompetisi dalam waktu dekat, Dragan menyarankan agar PSSI menggelar turnamen pramusim. Sehingga, klub bisa segera beraktivitas.

"Pemain harus memulai dengan semacam turnamen, tetapi tidak harus langsung menjadi kompetisi, karena akan sangat sulit," lanjut Dragan.

"Tidak mungkin menyelamatkan tim setelah setahun istirahat," tegas juru taktik berpaspor Serbia tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters!

1 dari 1

Pemerintah Harus Beri Rekomendasi

Terkait masalah perizinan yang menjadi kendala bergulirnya kompetisi, menurut Dragan, PSSI harus mencari jalan keluar. Mereka harus mampu meyakinkan pihak kepolisian.

Namun, dia heran karena untuk menggulirkan kompetisi, harus meminta rekomendasi dari pihak kepolisian. Padalah cukup dari Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Kementerian Kesehatan.

"Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang membutuhkan izin polisi. Ini tidak normal dalam demokrasi. Izin diberikan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Olahraga," tegas Dragan.

Namun, dia berharap pemerintah memperhatikan nasib pemain, pelatih dan seluruh pelaku sepak bola. Caranya, dengan mengizinkan bergulirnya kompetisi di Indonesia.

"Kami membutuhkan bantuan dari pemerintah. Mereka harus segera memberikan izin untuk sepak bola," Dragan menambahkan.

"Sepak bola adalah hal terpenting kedua di dunia. Orang-orang menginginkan sepakbola kembali," pungkasnya.

(Mustopa Elabdy/Bola.net)