
Bola.net - Joko Susilo membeber pendapatnya soal keputusan PSSI terkait pemotongan gaji pemain, pelatih, dan ofisial tim selama kompetisi terhenti akibat pandemi Corona ini. Pelatih Persik Kediri tersebut mengaku bahwa hal ini bisa jadi merupakan solusi terbaik.
"Secara pribadi, jujur, saya ada masalah, karena ini menyangkut pendapatan. Namun, ini situasi force majeure. Kita nggak bisa melawan hal tersebut," kata Joko.
"Ini adalah solusi terbaik. Semangat kita kan saat ini adalah jangan sampai ada yang dirugikan. Kami percaya PSSI," sambungnya.
Menurut Joko, ada jalur yang tepat untuk mengungkapkan keberatan akibat keputusan ini. Karena ia adalah sepramg pelatih, pria berusia 49 tahun ini menyalurkannya lewat Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI).
"APSSI sudah membuat surat yang disampaikan ke PSSI. Kita tunggu apa keputusan PSSI," tutur Joko.
"Kembali lagi, apa pun keputusannya ada di PSSI," imbuhnya.
Sebelumnya, PSSI memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya persebaran Virus Corona di Indonesia.
Dengan status ini, PSSI mengizinkan perubahan kontrak pemain, pelatih, dan ofisial tim peserta kompetisi. Gaji komponen tim ini maksimal 25 persen dari yang tercantum di kontrak.
Selain itu, dalam keputusan tersebut, PSSI juga menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Terima Hasil
Lebih lanjut, Joko menyebut tak akan mendebat keputusan PSSI, setelah menerima masukan dari APSSI. Ia memastikan akan menerima apa pun putusan federasi.
"Apa pun hasilnya akan saya terima," tegas Joko.
"Saya percaya mereka bakal memberi keputusan terbaik bagi semua pihak," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca juga:
- Shopee Liga 1 2020 Libur, Pelatih Persik Kediri Masih Bekerja
- Jeruk Nipis, Kiat Joko Susilo Jaga Imunitas Lawan Wabah Corona
- Tim Diliburkan, Penggawa Persik Dapat Pekerjaan Rumah
- Pelatih Persik Kediri Apresiasi Keputusan PSSI Soal Status Kompetisi
- Bek Persik Berdarah Kroasia: Virus Corona Belum Usai, Ditambah Gempa
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
