
Bola.net - Terpilihnya sosok Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024 mendapat tanggapan Save Our Soccer (SOS). Lembaga yang concern dengan perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut menilai keputusan ini sebagai sebuah blunder.
"Menurut saya, dari sudut pandang olahraga, hal ini adalah sebuah blunder," ucap Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada Bola.net.
"Dari rekam jejaknya, ia tidak pernah sedikit pun menyentuh olahraga. Ia pun tak kenal dengan filosofi olahraga. Dikhawatirkan, ia akan salah jalan," sambungnya.
Menurut Akmal, ditunjuknya Zainudin sebagai Menpora merupakan hal yang mengejutkan. Pasalnya, politisi Golkar ini sama sekali tak pernah bersinggungan dengan dunia olahraga.
"Padahal, olahraga kita perlu pembenahan fundamental. Banyak masalah yang memerlukan solusi jitu dan selekasnya," tuturnya.
Sebelumnya, Zainudin Amali ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Indonesia Maju. Politisi Golkar berusia 57 tahun ini sendiri tak memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga Indonesia.
Selain menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat sejak 2004, ia juga lebih banyak berkecimpung di dunia bisnis. Satu-satunya predikat yang dekat dengan jabatannya saat ini adalah aktivitasnya di bidang kepemudaan.
Zainudin pernah menjabat sebagai Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia). Selain itu, pria kelahiran Gorontalo ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tantangan Zainudin
Akmal sendiri menyebut bahwa rekam jejak Zainudin, yang jauh dari dunia olahraga ini, menjadi tantangan sendiri baginya. Menurut mantan wartawan olahraga tersebut, Zainudin harus membuktikan bahwa ia bukan dipilih secara sembarangan.
"Ini tantangan yang harus dijawab Zainudin dalam waktu dekat ini," kata Akmal.
"Ia harus bisa membuktikan bahwa dirinya merupakan the right man on the right place, bukan sebaliknya," imbuhnya.
Berharap Kemenpora Dirombak
Lebih lanjut, Akmal berharap agar ke depannya Kementerian Pemuda dan Olahraga dirombak. Menurutnya, dengan pemisahan antara olahraga dan kepemudaan, tugas kementerian bisa lebih mudah dan fokus.
"Kalau digabung, seperti saat ini, akan jadi dikotomi tugas antara mengurus pemuda dan olahraga," papar Akmal.
"Harusnya, kementerian hanya mengurus olahraga. Sementara urusan kepemudaan bisa dimasukkan ke kementerian lain, seperti kementerian sosial atau pendidikan nasional," sambungnya.
Akmal sendiri menyebut, olahraga merupakan instrumen yang paling tepat dalam melakukan revolusi mental. Karenanya, perlu ada titik berat dalam urusan olahraga.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Agustus 2026 18:44Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
indonesia 31 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Bungkam Persik, Persita Perpanjang Catatan tak Terkalahkan!
-
indonesia 31 Oktober 2026 10:25Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
-
indonesia 31 Oktober 2026 10:21Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Link Nonton Siaran Persib vs Melbourne Victory Hari Ini: Live Streaming di RCTI, Vision+, dan YouTube
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Klasemen Grup E AFC Champions League 2026/2027: Persib di Puncak, FC Seoul Bangkit di Vietnam
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

