
Bola.net - Aditya Putra Dewa memiliki keinginan untuk bisa membela klub PSIS Semarang. Ia ingin mengikuti jejak ayahnya, Syafril Usman yang pernah bermain bermain di klub berjuluk Mahesa Jenar itu.
Tapi, Dewa belum mau membela PSIS untuk musim depan. Pasalnya, PSIS masih akan berkutat di Divisi Utama, sementara Dewa hanya ingin hengkang ke klub berjuluk tim Mahesa Jenar itu jika sudah berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
"Impian saya sebenarnya bermain di PSIS Semarang untuk mengikuti jejak ayahku. Cuma, PSIS belum berada di kasta tertinggi. Saya tunggu sampai promosi," ujar Dewa.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu mengaku masih ingin membela PSM musim depan. Padahal, sudah banyak klub yang menawarinya untuk meninggalkan tim Ayam Jantan dari Timur, termasuk ajakan dari manajemen PSIS Semarang.
"Sudah ada tiga sampai empat klub yang menawari saya hijrah dari PSM. Cuma saya belum memberi lampu hijau. Saat ini saya menikmati liburan dahulu sembari menunggu kucurnya gaji," ujar ayah dua anak itu.
Dewa mengaku sangat mengagumi ayahnya Syafril Usman yang pernah menjadi striker andalan PSIS pada era kompetisi Perserikatan 1990-an silam. Makanya, Dewa mengaku punya obsesi ingin bermain di klub ibu kota Jawa Tengah itu. (nda/row)
Tapi, Dewa belum mau membela PSIS untuk musim depan. Pasalnya, PSIS masih akan berkutat di Divisi Utama, sementara Dewa hanya ingin hengkang ke klub berjuluk tim Mahesa Jenar itu jika sudah berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
"Impian saya sebenarnya bermain di PSIS Semarang untuk mengikuti jejak ayahku. Cuma, PSIS belum berada di kasta tertinggi. Saya tunggu sampai promosi," ujar Dewa.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu mengaku masih ingin membela PSM musim depan. Padahal, sudah banyak klub yang menawarinya untuk meninggalkan tim Ayam Jantan dari Timur, termasuk ajakan dari manajemen PSIS Semarang.
"Sudah ada tiga sampai empat klub yang menawari saya hijrah dari PSM. Cuma saya belum memberi lampu hijau. Saat ini saya menikmati liburan dahulu sembari menunggu kucurnya gaji," ujar ayah dua anak itu.
Dewa mengaku sangat mengagumi ayahnya Syafril Usman yang pernah menjadi striker andalan PSIS pada era kompetisi Perserikatan 1990-an silam. Makanya, Dewa mengaku punya obsesi ingin bermain di klub ibu kota Jawa Tengah itu. (nda/row)
Advertisement
Berita Terkait
-
Open Play 31 Januari 2023 18:19Ketika Brace Bokhashvili Bawa PSS Sleman Rebut Poin Penuh dari Markas Barito Putera
-
Bola Indonesia 31 Januari 2023 17:45Hasil BRI Liga 1 2022/2023 Barito Putera vs PSS Sleman: Skor 1-2
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
