
Bola.net - Komite Disiplin (Komdis) PSSI sudah merampungkan investigasi terhadap insiden meninggalnya dua suporter Persib Bandung atau Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (17/6/2022). Sebanyak 16 temuan didapatkan.
Dua Bobotoh yang meninggal dunia itu bernama Sopiana Yusup dan Ahmad Solihin. Keduanya wafat saat hendak masuk ke GBLA untuk menyaksikan laga Persib versus Persebaya Surabaya dalam lanjutan Grup C Piala Presiden 2022.
“Jadi, tim investigasi sudah melaksanakan tugasnya. Poin-poinnya harus ditindaklanjuti,” ujar Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, disadur dari laman PSSI, Jumat (24/6).
Dalam waktu dekat, Komdis PSSI akan menggelar sidang untuk mengambil putusan terhadap insiden itu. Erwin pun meminta publik untuk bersabar.
"Ya, tunggu saja putusannya. Kalau sudah ada putusan, pasti akan kami sampaikan ke publik,” imbuhnya.
Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters.
Temuan Komdis PSSI - I

I. Kelebihan Panitia Pelaksana Lokal:
a. Koordinasi Pengamanan telah dilakukan semestinya dengan aparat keamanan sebelum pertandingan.
b. Menyiagakan mobil ambulance sebanyak 4 (empat unit) yang disiagakan dalam stadion 2 (dua) unit dan luar stadion 2 (dua) unit.
c. Menyedikan tempat/ tenda istirahat dan MCK portable untuk pendukung tim tamu dari Persebaya.
d. Menyediakan makan untuk suporter dari Persebaya.
e. Melakukan imbauan-imbauan kepada pendukung tim tuan rumah Persib tentang ticket online.
f. Menyediakan layar lebar di luar stadion sebanyak 4 (empat titik).
g. Mencetak tiket sesuai ketentuan yang disepakati dengan aparat keamanan yaitu 15.066 tiket dari -/+ 38.000 kapasitas stadion.
h. Menyediakan tempat menonton untuk pendukung tim tamu Persebaya sebanyak 1.500 kuota.
i. Antisipasi yang cepat terhadap adanya korban dari pendukung tim tuan rumah Persib akibat berdesakan di pintu V dengan melakukan pertolongan pertama dengan ambulance dan di back up ambulance DOKPOL yang disiagakan di luar stadion.
Temuan Komdis PSSI - II

II. Kekurangan Panitia Pelaksana Lokal:
a. Tidak melakukan penguraian masa pendukung tim tuan ruman Persib di saat terjadi antrean yang berdesakan di pintu masuk V.
b. Sosialisasi yang kurang terhadap pendukung tuan rumah Persib tentang disediakannya kuota masuk sejumlah 15.066 tiket sehingga pendukung Persib tetap hadir di stadion melebihi kapasitas tiket yang disediakan.
c. Pintu antrean masuk suporter tidak berjalan baik sehingga menghambat dan terjadinya penumpukan masa di pintu V.
d. Kurangnya antisipasi Panitia Pelaksana Lokal terhadap adanya pendukung tim tuan rumah yang sudah membeli tiket online, tetapi tidak bisa memasuki stadion.
e. Kurangnya antisipasi terhadap oknum pendukung tim tuan rumah yang masuk tidak menggunakan tiket sehingga di dalam stadion terdapat -/+ tiga kali lipat prndukung tuan rumah Persib.
f. Kurang antisipsi terhadap penerangan di luar stadion tidak semestinya sehingga tampak kurang cahaya (cenderung gelap).
g. Adanya dugaan penjualan tiket online berupa selebaran kertas berisikan QR-Code tiket online di luar stadion pada saat hari pertandingan.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 4 Nama yang Bisa Jadi Pemain Kunci PSS Sleman untuk Menaklukkan PSIS Semarang
- 4 Pemain PSIS Semarang yang bakal Menjadi Ancaman Terbesar buat PSS Sleman
- Hadapi PSIS Semarang di Manahan, PSS Sleman bakal Didukung 1971 Suporternya
- Melihat Kekuatan Antarlini Dewa United vs Persis Solo
- Prediksi Piala Presiden 2022: PSIS Semarang vs PSS Sleman 24 Juni 2022
- Prediksi Piala Presiden 2022: Dewa United vs Persis Solo 24 Juni 2022
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 20 April 2026 20:09 -
Liga Spanyol 20 April 2026 19:32
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 21:29 -
Olahraga Lain-Lain 20 April 2026 21:09 -
Bola Indonesia 20 April 2026 21:04 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:45 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)

