
Bola.net - Persija Jakarta gagal meraih kemenangan pada laga lanjutan Indonesia Super League melawan Persela Lamongan. Kedua tim bermain sama kuat dengan skor akhir 1-1 berkat gol yang dicetak oleh Oh In-Kyun pada menit 70 dan dibalas Fabiano Beltrame pada menit 76.
Persija Jakarta yang berambisi meraih tiga poin untuk mengatrol posisi mereka di klasemen menurunkan skuad terbaiknya. Sementara Persela datang juga dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih hasil positif pada laga sebelumnya.
Persija langsung mencoba menggebrak pada menit-menit awal pertandingan dimotori oleh Robertino Pugliara. Namun justru Persela yang bermain lebih efektif dalam membangun serangan.
Peluang pertama datang dari anak-anak Lamongan. Menit 10 umpan tarik Taufiq Kasrun dari sisi kanan nyaris saja berbuah gol seandainya Gustavo Lopez tidak terlambat menyongsong bola tersebut. Satu menit kemudian giliran Persija yang mampu membahayakan gawang Persela, beruntung Khoirul Huda dengan sigap mengamankan sundulan Fabiano Beltrame.
Persela terus mencoba untuk membongkar pertahanan Persija. Gustavo Lopez yang menjadi motor serangan benar-benar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Berulangkali pergerakan Lopez mampu merepotkan pertahanan Persija yang dikomandoi Precious dan Fabiano.
Menit 29 Gustavo Lopez hampir saja membuka skor. Menerima sodoran Mario Costas dari dalam kotak penalti. Tendangan Lopez menghujam deras ke gawang Galih Sudaryono, namun sayang tendangannya tersebut hanya membentur mistar gawang Persija Jakarta.
Sementara Persija berhasil membuat peluang melalui gelandang baru mereka asal Korea Selatan, Jeong Kwang Sik. Yang pertama pada menit 36, tendangannya masih melebar meskipun telah berhasil mengecoh dua pemain belakang Persija. Dan yang kedua pada menit 44 saat tendangan kerasnya masih mampu dihalau oleh Khoirul Huda.
Kedua tim sama-sama terus berusaha meningkatkan tempo permainan. Namun hingga babak pertama usai skor imbang tanpa gol menjadi penutup pertandingan babak pertama tersebut.
Memasuki babak kedua, Persija langsung mengejutkan pertahanan Persela Lamongan. Lagi-lagi Jeong Kwang Sik yang berhasil lepas dari kawalan pemain belakang Persela mampu melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti. Beruntung Khoirul Huda mampu membaca arah datangnya bola dan dengan sigap mengamankannya.
Persela tak mau ketinggalan menciptakan peluang. Melalui tendangan spekulasi yang dilepaskan oleh Irsyad Aras pada menit 50 hanya berada tipis diatas mistar gawang Galih Sudaryono.
Upaya Persela akhirnya menemui sasaran. Berawal dari sebuah serangan yang tertata dengan rapi. Taufiq Kasrun mampu mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti, lepas dari penjagaan barisan pertahanan Persela, Oh In-Kyun berhasil dengan mulus menceploskan bola ke gawang Galih. 0-1 untuk keunggulan tim tamu Persela Lamongan.
Persija Jakarta langsung merespons dengan cepat gol tersebut. Seakan ingin menebus kegagalan saat terjadinya gol Persela. Fabiano Beltrame berhasil menyambut umpan tendangan sudut Ismed Sofyan pada menit 76 dengan sebuah tendangan voli yang tak mampu dihalau oleh Khoirul Huda dan menjadikan skor 1-1.
Berhasil menyamakan skor, Persija terus berupaya untuk menambah keunggulan. Upaya Bambang Pamungkas, Jeong Kwan Sik hingga Pedro Javier tidak mampu menembus pertahanan Persela dan sigapnya Khoirul Huda menghalau setiap serangan Persija. Skor 1-1 ini pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persija tetap tertahan di peringkat 4 klasemen gagal menembus tiga besar dengan raihan 35 poin. Sementara Persela berhasil menggeser Persiba Balikpapan di peringkat 5 dengan torehan 33 poin hasil dari 23 pertandingan. (bola/dzi)
Persija Jakarta yang berambisi meraih tiga poin untuk mengatrol posisi mereka di klasemen menurunkan skuad terbaiknya. Sementara Persela datang juga dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih hasil positif pada laga sebelumnya.
Persija langsung mencoba menggebrak pada menit-menit awal pertandingan dimotori oleh Robertino Pugliara. Namun justru Persela yang bermain lebih efektif dalam membangun serangan.
Peluang pertama datang dari anak-anak Lamongan. Menit 10 umpan tarik Taufiq Kasrun dari sisi kanan nyaris saja berbuah gol seandainya Gustavo Lopez tidak terlambat menyongsong bola tersebut. Satu menit kemudian giliran Persija yang mampu membahayakan gawang Persela, beruntung Khoirul Huda dengan sigap mengamankan sundulan Fabiano Beltrame.
Persela terus mencoba untuk membongkar pertahanan Persija. Gustavo Lopez yang menjadi motor serangan benar-benar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Berulangkali pergerakan Lopez mampu merepotkan pertahanan Persija yang dikomandoi Precious dan Fabiano.
Menit 29 Gustavo Lopez hampir saja membuka skor. Menerima sodoran Mario Costas dari dalam kotak penalti. Tendangan Lopez menghujam deras ke gawang Galih Sudaryono, namun sayang tendangannya tersebut hanya membentur mistar gawang Persija Jakarta.
Sementara Persija berhasil membuat peluang melalui gelandang baru mereka asal Korea Selatan, Jeong Kwang Sik. Yang pertama pada menit 36, tendangannya masih melebar meskipun telah berhasil mengecoh dua pemain belakang Persija. Dan yang kedua pada menit 44 saat tendangan kerasnya masih mampu dihalau oleh Khoirul Huda.
Kedua tim sama-sama terus berusaha meningkatkan tempo permainan. Namun hingga babak pertama usai skor imbang tanpa gol menjadi penutup pertandingan babak pertama tersebut.
Memasuki babak kedua, Persija langsung mengejutkan pertahanan Persela Lamongan. Lagi-lagi Jeong Kwang Sik yang berhasil lepas dari kawalan pemain belakang Persela mampu melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti. Beruntung Khoirul Huda mampu membaca arah datangnya bola dan dengan sigap mengamankannya.
Persela tak mau ketinggalan menciptakan peluang. Melalui tendangan spekulasi yang dilepaskan oleh Irsyad Aras pada menit 50 hanya berada tipis diatas mistar gawang Galih Sudaryono.
Upaya Persela akhirnya menemui sasaran. Berawal dari sebuah serangan yang tertata dengan rapi. Taufiq Kasrun mampu mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti, lepas dari penjagaan barisan pertahanan Persela, Oh In-Kyun berhasil dengan mulus menceploskan bola ke gawang Galih. 0-1 untuk keunggulan tim tamu Persela Lamongan.
Persija Jakarta langsung merespons dengan cepat gol tersebut. Seakan ingin menebus kegagalan saat terjadinya gol Persela. Fabiano Beltrame berhasil menyambut umpan tendangan sudut Ismed Sofyan pada menit 76 dengan sebuah tendangan voli yang tak mampu dihalau oleh Khoirul Huda dan menjadikan skor 1-1.
Berhasil menyamakan skor, Persija terus berupaya untuk menambah keunggulan. Upaya Bambang Pamungkas, Jeong Kwan Sik hingga Pedro Javier tidak mampu menembus pertahanan Persela dan sigapnya Khoirul Huda menghalau setiap serangan Persija. Skor 1-1 ini pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persija tetap tertahan di peringkat 4 klasemen gagal menembus tiga besar dengan raihan 35 poin. Sementara Persela berhasil menggeser Persiba Balikpapan di peringkat 5 dengan torehan 33 poin hasil dari 23 pertandingan. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Mei 2012 19:00Djoko Susilo Syukuri Sebiji Gol di Debutnya
-
Liga Italia 12 Mei 2012 02:00Empat Italia Berebut Tiket Terakhir ke Elit Eropa
-
Liga Italia 3 Mei 2012 03:48Review: Seri Lagi, Juve Wajib Waspada
-
Bola Indonesia 2 Mei 2012 17:32ISL Review: Persija Jakarta Gagal Tembus Tiga Besar
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 2 Juni 2026 04:29Revolusi Lini Depan Arsenal: Marcus Rashford Jawabannya!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
-
indonesia 30 Mei 2026 11:01Geger! Persib Tiba-Tiba Masuk Daftar Banned FIFA Pagi Ini, Ada Apa?
SOROT
-
Liputan6 2 Juni 2026 00:39Menhaj Bocorkan Kuota Haji Indonesia 2027
-
Liputan6 2 Juni 2026 00:176 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Kebakaran di Kemayoran
-
Liputan6 1 Juni 2026 23:525 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang Depan Kampus Unpad Jatinangor
-
Liputan6 1 Juni 2026 23:13Seskab Teddy Jawab Kritik soal Rombongan Prabowo ke Luar Negeri
-
Liputan6 1 Juni 2026 22:10Seskab Teddy Jelaskan Biaya Perjalanan Dinas Luar Negeri Prabowo
MOST VIEWED
Berapa Hadiah yang Didapat PSG dan Arsenal Andai Juara Liga Champions?
Persib Klarifikasi Banned Transfer FIFA: Bukan Penunggakan Gaji Pemain, tapi Terminasi Kontrak Daisuke Sato
Jelang Final Liga Champions: Apakah Ini Kelemahan Arsenal yang Bisa Dimanfaatkan PSG?
Jakarta Tuan Rumah Drawing ASEAN Club Championship pada 5 Juni 2026, Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia?
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7263160/original/073755900_1780049146-Menhaj__Moch_Irfan_Yusuf__melempar_Jumrah_Ula_di_Jamarat__Mina__Makkah__28_Mei_2026.__Liputan6.com_Asnida_Riani_Media_Center_Haji_2026_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7549962/original/073638600_1780326058-IMG_0711.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7555894/original/082046800_1780332778-384745.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7279720/original/047984000_1780065450-IMG-20260529-WA0182.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5225391/original/005733200_1747701517-5b876cbb-89cf-4594-ba64-653d19f8c79d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7521598/original/080834400_1780294430-IMG-20260601-WA0042.jpg)
