
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal alasan mereka memilih Javier Roca sebagai nakhoda klub tersebut. Mereka menyebut bahwa pelatih asal Chile tersebut mengaku siap mengembalikan karakter permainan Arema FC yang hilang beberapa waktu lalu.
Manajer Arema FC, M. Ali Rifki, mengaku sudah berdiskusi dengan Roca sebelum menunjuk pelatih berusia 45 tahun tersebut sebagai pengganti Eduardo Almeida. Dalam wawancara tersebut, ia sempat berdiskusi dengan Roca tentang sejumlah hal, termasuk tuntutan suporter agar pelatih anyar Arema FC bisa mengembalikan karakter permainan klub tersebut.
"Ia mengatakan siap. Ia juga mengatakan bahwa karakter permainan Arema FC tersebut sejalan dengan karakter permainannya," kata Ali, Selasa (06/09).
"Roca juga menilai bahwa dengan pemain yang ada saat ini, ia bisa bermain dengan karakter khas Malangan," sambungnya.
Sebelumnya, manajemen Arema FC secara resmi menunjuk Javier Roca sebagai nakhoda tim tersebut untuk sisa musim 2022/2023. Eks pelatih Persik Kediri ini akan mengisi posisi Eduardo Almeida, yang sebelumnya sudah dilengserkan.
Roca sendiri direncanakan akan tiba di Malang pada Rabu (07/09). Sorenya, ia dijadwalkan bakal memimpi langsung sesi latihan Evan Dimas dan kawan-kawan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Gerak Cepat
Manajemen Arema FC sendiri bergerak cepat mencari sosok pengganti Almeida. Hanya dalam waktu 24 jam setelah memutuskan mengakhiri tugas Almeida sebagai pelatih kepala, mereka sudah menunjuk Roca sebagai pengganti.
Menurut Ali Rifki, hal ini bukan tanpa alasan. Manajemen tak mau Arema FC terlalu lama tak memiliki pelatih kepala definitif.
"Kondisi klub yang ditinggal pelatih kepala umumnya kurang maksimal," tutur Ali.
"Kami tak mau Arema FC seperti anak ayam kehilangan induknya," ia menambahkan.
Tak Terpengaruh Reputasi Roca
Lebih lanjut, Ali menyebut bahwa manajemen Arema FC tak terpengaruh dengan reputasi Roca, yang dilepas Persik Kediri beberapa waktu lalu. Menurutnya, manajemen Arema FC sudah mengetahui permasalahan tersebut dan tak menganggap hal tersebut sebagai masalah.
"Musim lalu, ia masuk ketika Persik di posisi 15 dan membawa tim tersebut mengakhiri kompetisi di peringkat kesebelas. Kemudian, musim ini, raihan di tim sebelumnya juga terpengaruh dengan adanya sebuah masalah," papar Ali.
"Jadi, bagi kami, tidak ada citra dari Roca yang lekat dengan klub degradasi," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

