FOLLOW US:


Kalahkan Madura United, Arema FC Putus Rekor Buruk

17-09-2018 18:25
Kalahkan Madura United, Arema FC Putus Rekor Buruk
Arema FC © --

Bola.net - Arema FC akhirnya sukses memetik kemenangan pertama mereka pada putaran kedua kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018. Menjamu Madura United di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin , skuat besutan Milan Petrovic ini menang dengan skor 2-0.

Gol pertama Arema dicetak Makan Konate melalui eksekusi penalti pada injury time babak pertama. Dedik Setiawan kemudian menggandakan keunggulan Arema pada akhir pertandingan.

Dengan kemenangan ini, Arema sementara melonjak ke posisi 11 klasemen sementara Liga 1. Mereka mengoleksi 28 poin dari 22 pertandingan.

Berstatus sebagai tamu tak membuat Madura United memilih bermain bertahan. Memanfaatkan kelincahan Milan Zanidpour dan Mamadou Samassa, Laskar Sape Kerap, julukan Madura United langsung menggebrak pertahanan tuan rumah sejak laga dimulai.

Arema sendiri tak mau begitu saja membiarkan tim tamu menguasai pertandingan. Mereka mencoba balik menguasai bola dan memainkan possession football dalam menekan pertahanan Madura Untied.

Sebelas menit laga berjalan, umpan silang Makan Konate membuat kemelut di lini belakang Madura United. Namun, Fabiano Beltrame sigap menghalau bola yang mengarah ke kerumunan pemain Arema di muka gawang Madura United.

Empat menit berselang, giliran Rivaldy Bawuo yang mengancam gawang Madura United. Menerima umpan Makan Konate, Ipay, sapaan akrabnya, mengecoh Guntur Ariyadi dan melepas sepakan keras ke pojok kanan bawah gawang Satria Tama. Namun, bola masih melenceng tipis dari gawang Madura, yang dijaga Satria Tama.

Madura United balik mengancam gawang Arema melalui Greg Nwokolo, yang lolos dari kawalan pemain belakang Arema. Namun, mantan pemain Arema Cronus ini gagal mencetak gol usai sepakannya ke gawang Arema terlalu lemah. Walhasil, pemain belakang Arema mampu menghalau bola yang bergulir lemah ke gawang Utam Rusdiana.

Menit 22, Hamka Hamzah mendapat peluang membawa tuan rumah unggul. Namun bola sepakan bebasnya mengarah tepat ke arah Satria Tama.

Tiga menit berselang, giliran Dedik Setiawan mendapat peluang, menyusul gempuran bertubi-tubu Arema. Namun, bola sepakannya dari muka gawang masih membentur pemain Madura dan melenting ke luar lapangan.

Arema FC kembali mendapat peluang pada menit 33, melalui sepakan bebas Johan Ahmat Farizi dari sisi kiri kotak penalti Madura United. Tapi bola masih melambung di atas mistar gawang Satria Tama.

Dua menit berselang, Jhon -sapaan karib Farizi- nyaris membawa timnya unggul, lagi-lagi melalui sepakan bebas. Kali ini, sepakan pemain berusia 28 tahun tersebut masih membentur tiang kanan gawang Madura United.

Melalu skema kerja sama apik antar pemain, Madura United sempat mendapat kesempatan mencetak gol pada menit 39. Namun, sepaka Zah Rahan, memanfaatkan sodoran Greg di dalam kotak penalti Arema, masih melambung di atas sasaran.

Slamet Nurcahyo membuat lini pertahanan Arema FC terkejut kala ia melepaskan sepakan keras jarak jauh ke gawang Arema pada menit 43. Namun, Utam Rusdiana sigap menepis bola yang meluncur deras ke gawangnya tersebut.

Kala babak pertama memasuki injury time, Arema FC mendapat hadiah sepakan penalti, menyusul pelanggaran Andik Rendika Rama pada Dendi Santoso. Makan Konate yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan membawa timnya unggul.Babak kedua dimulai, Arema langsung menekan pertahanan Madura United. Semenit laga berjalan, Makan Konate menusuk dari sisi kanan pertahanan Madura United dan melepaskan sepakan keras ke gawang. Namun, Satria Tama sigap menangkap bola yang meluncur deras ke gawangnya.

Madura United sendiri tak mau demikian saja ditekan tuan rumah. Melalui permainan kombinasi Slamet Nurcahyo, Zah Rahan dan Greg, skuat besutan Gomes de Oliveira ini sempat mengurung pertahanan Arema.

Berupaya meningkatkan kekuatan serangan mereka, Madura United mengubah komposisi pemain pada menit ke-52. Bayu Gatra dimasukkan mengganti Asep Berlian, yang lebih bertipe bertahan.

Perubahan komposisi ini tak mengubah jalannya permainan. Para penggawa Arema justru lebih bebas dalam menekan pertahanan Madura United.

Menit 59, gawang Arema nyaris bobol menyusul kemelut di kotak penalti akibat sepakan bebas Fabiano. Namun, Jhon sukses membuang bola sundulan Greg Nwokolo, yang nyaris melewati garis gawang Arema.

Arema berupaya menambah daya dobrak pada menit 67 dengan memasukkan Sunarto. Penyerang yang kerap menjadi supersub Arema ini masuk menggantikan Rivaldy Bawuo, yang sudah kepayahan.

Madura United mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui sepakan bebas Milad pada menit 69. Namun, bola meluncur deras tepat ke arah dekapan Utam Rusdiana.

Sepuluh menit jelang laga usai, Madura United kembali mencoba meningkatkan daya serang demi memaksa Arema berbagi angka. Kali ini, mereka memasukkan Engelberd Sani, untuk menggantikan Andik Rendika Rama.

Alih-alih mencetak gol, gawang Madura United justru dua kali nyaris bobol melalui sepakan Makan Konate, yang tinggal berhadap-hadapan dengan kiper. Namun, sepakan pemain asal Mali ini terlalu lemah dan mengarah tepat ke arah Satria Tama.

Arema yang tak mau kehilangan poin penuh akibat kebobolan pada penghujung laga mencoba bermain lebih bertahan. Salah satu upaya mereka adalah memasukkan stopper muda, Bagas Adi Nugroho, pada menit 83, untuk menggantikan Dendi Santoso, yang mengalami cedera.

Kendati bermain lebih bertahan, Arema mampu mendapat peluang menggandakan keunggulan mereka pada menit 87. Namun, sepakan Dedik Setiawan masih membentur pemain belakang Madura United dan melenting lemah ke arah Satria Tama.

Menit 89, Dedik Setiawan akhirnya sukses menggandakan keunggulan timnya. Memanfaatkan serangan balik cepat, Dedik melakukan solo run dan tanpa kesulitan menaklukkan Satria Tama.

Usai kebobolan dua gol, Madura United kian gencar berupaya membalas. Namun, sampai wasit Nusur Fadilah meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah.