
Bola.net - Puluhan Aremania mendatangi Balai Kota Malang, Kamis (20/10) siang. Mereka meminta agar Wali Kota Malang, Sutiaji, membantu untuk mengawal pengusutan Tragedi Kanjuruhan sampai tuntas.
Para Aremania ini menyuarakan tuntutan mereka di halaman Balai Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, mereka meminta agar Sutiaji, yang berada di dalam kantornya, keluar dan menerima tuntutan yang disuarakan.
Setelah sempat beberap lama menanti, akhirnya, permintaan para Aremania ini dipenuhi Sutiaji. Ia keluar dari kantornya dan menemui langsung para peserta aksi.
Sutiaji menyambut positif aksi sejumlah Aremania tersebut. Ia pun menyebut bahwa upaya pengusutan tuntas Tragedi Kanjuruhan memang harus dikawal.
"Kita kawal terus proses ini. Jangan sampai ada manipulasi," kata Sutiaji.
"Usut tuntas merupakan komitmen kita bersama," sambungnya.
Setelah mendengar janji Sutiaji, dan berdoa bersama, mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan, puluhan Aremania ini meninggalkan halaman Balai Kota Malang dan membubarkan diri.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Malang Cinta Damai
Lebih lanjut, Sutiaji juga memuji aksi Aremania dalam mengawal pengusutan Tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, dalam aksi ini, Aremania sukses menggelar aksi damai.
"Tidak ada yang terprovokasi dalam aksi ini. Tidak ada huru-hara," kata Sutiaji.
"Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Malang cinta damai dan kebersamaan," sambungnya.
Aksi Kedua
Aksi tersebut merupakan aksi kedua Aremania hari ini untuk menuntut pengusutan tuntas terhadap Tragedi Kanjuruhan. Paginya, ratusan Aremania juga
Dalam aksi ini, ratusan Aremania tersebut memilih diam. Mereka mengungkapkan tuntutannya melalui poster dan spanduk yang dibawa.
Berbagai macam tuntutan terungkap dalam spanduk mereka, mulai dari gas air mata, intimidasi kepada keluarga korban, sampai soal kesewenangan aparat kepolisian dalam Tragedi Kanjuruhan, awal Oktober lalu. Selain itu, pada aksi ini, mereka membawa keranda jenazah, lambang matinya hati nurani dari pihak-pihak yang bertanggung jawab pada laga ini.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Ratusan Aremania Gelar Aksi di Depan Balai Kota Malang
- Tim Gabungan Aremania: Ada Obstruction of Justice dalam Batalnya Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan
- Tim Gabungan Aremania Sebut Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan Tak Gambarkan Situasi Sebenarnya
- Direktur Operasional PT LIB Berikan Penjelasan Setelah Dipanggil Komnas HAM
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:24Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
-
Bola Indonesia 19 Januari 2026 17:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 11:17 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 11:13 -
Liga Champions 20 Januari 2026 11:07 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 11:03 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 10:40 -
Otomotif 20 Januari 2026 10:39
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477761/original/063430600_1768881855-Bupati_Sudewo_Ditangkap_KPK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477579/original/019190600_1768874094-000_33XE89E.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477532/original/063564500_1768839718-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477583/original/075647800_1768874796-IMG_5918.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477572/original/086554700_1768872415-1001527539.png)
