FOLLOW US:


CFG Kembangkan Bisnis di Asia, Klub Indonesia Menanti Kucuran Dana dari Sheikh Mansour

11-01-2018 12:54
CFG Kembangkan Bisnis di Asia, Klub Indonesia Menanti Kucuran Dana dari Sheikh Mansour
City Football Group © AFP

Bola.net - City Football Group (CFG) adalah sebuah badan usaha yang telah membawahi sejumlah klub di dunia, di antaranya adalah Manchester City. Perusahaan milik orang kaya di Timur Tengah, Sheikh Mansour tersebut tengah mengembangkan sayap di wilayah Asia. Klub Indonesia pun berpotensi masuk dalam aset mereka.

City Football Group sendiri berdiri sejak tahun 2014. Sebelum itu, melalui Abu Dhabi United Group, Sheikh Mansour sukses menguasai kepemilikan Manchester City. Setelah terdapat suntikan dana yang mengalir deras, klub berjuluk The Citizens itu pun akhirnya bangkit.

Berada di bawah kepemilikan Sheikh Mansour sejak tahun 2008, Manchester City sudah beberapa kali menyabet gelar di antaranya yaitu dua kali gelar Premier League, Piala Liga, Piala FA dan juga Community Shield. Tahun ini mereka menjadi kandidat kuat menjuarai Premier League.

Bukan bisnis namanya kalau tidak berkembang. City Football Group yang merupakan turunan dari Abu Dhabi United Group pun kian merambah. Selain membawahi Manchester City, mereka telah mencaplok berbagai klub di belahan dunia di antaranya yaitu Club Atletico Torque (Uruguay), Girona FC (Spanyol), Melbourne City FC (Australia), New York City FC (Amerika Serikat), dan Yokohama F. Marinos (Jepang)..

Ferran Soriano sebagai CEO Manchester City, siap mengembangkan bisnisnya ke India. Beberapa waktu lalu, Soriano kedapatan berada di India untuk menonton pertandingan antara Jamshedpur FC dengan Mumbai FC. Hal itu memunculkan dugaan bahwa City Football Group siap membeli salah satu klub tersebut.

Selain India yang memang geliat sepakbolanya tengah meningkat, City Football Group juga disebut akan melebarkan sayap bisnis di berbagai wilayah Afrika Selatan, Malaysia, Vietnam.

Jika sepakbola di Indonesia juga menarik untuk pengembangan bisnis mereka, maka bukan tidak mungkin salah satu klub di Indonesia pun akan menjadi salah satu aset mereka yang kesekian.