FOLLOW US:


Kemenpora: FIFA Datang ke Indonesia Berkat Imam Nahrawi

23-10-2015 07:35
Kemenpora: FIFA Datang ke Indonesia Berkat Imam Nahrawi
Imam Nahrawi © Antok
Bola.netBola.net - Kepastian rencana kedatangan perwakilan FIFA dan AFC ke Indonesia untuk mengetahui perkembangan sepakbola, terus dipertanyakan. Hanya saja, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan sekaligus Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan jika hal tersebut bukanlah sebatas pepesan kosong.

Diungkapkan Gatot, jika hal tersebut patut diapresiasi karena adanya peran besar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Yakni, ketika bertemu Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA) sekaligus salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco)FIFA, Sheikh Ahmad Al Fahah Al Sabah di Ashgabat, Turkmenistan, September lalu.

"Soal kepastian kapan FIFA ke Indonesia, saya belum mengetahuinya lagi, sebab up date-nya belum ada. Namun yang pasti, pak Menteri bertemu Sheikh Ahmad dan benar-benar membicarakan rencana kedatangan perwakilan mereka ke Indonesia," katanya.

"Bahkan, Sheikh Ahmad ketika itu menjanjikan akan membicarakan hal tersebut kepada Jerome Valcke (Sekjen FIFA). Kemudian pak Menteri menegaskan agar tidak hanya janji dan nantinya justru dianggap telah melakukan kebohongan publik. Tapi saya yakin karena kurang koordinasi dan Jerome Valcke dinonaktifkan, yang terjadi justru sebaliknya. Bahkan, FIFA di situsnya membantah akan mengirimkan perwakilannya ke Indonesia," tuturnya.

Sebelumnya, PSSI telah mengungkapkan jika perwakilan FIFA dan AFC direncakan datang ke Jakarta pada awal November 2015. Perwalikan anggota Exco FIFA yang dimaksud, yaitu Kohzo Tashima dari Jepang dan HRH Prince Abdullah dari Malaysia serta Exco AFC Mariano V Araneta Jr dari Filipina.

"Harus diakui, jika adanya rencana kedatangan tersebut karena peran pak Menteri. Sehinga kalau kini ada yang mengklaim akan bertemu lebih awal, kami tidak merasa keduluan atau apapun. Kedatangan tim FIFA tidak akan terjadi kalau tidak ada pertemuan Pak Menteri (Imam Nahrawi) dan Sheikh Ahmad, di Ashgabat," pungkas Gatot.