
Bola.net - Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menggelar sidang terkait laporan yang sudah memiliki kelengkapan dokumen, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6) malam.
Ketua Komdis, Hinca IP Pandjaitan, menerangkan jika pada hari tersebut sudah memberikan putusan terhadap 13 laporan. Mulai dari laporan yang biasa-biasa saja, hingga luar biasa.
Kategori yang masuk ke dalam luar biasa, dikatakannya, temuan kecurangan yang dilakukan klub kontestan Indonesian Premier League (IPL), Persibo Bojonegoro.
Yakni, ketika Persibo dijamu klub asal Hong Kong Sunray Cave JS Sun Hei, dalam lanjutan AFC Cup 2013, di Stadion Mong Kok, Hong Kong, Selasa (9/4) lalu. Sunray menghujani gawang Persibo dengan torehan delapan gol tanpa balas.
Sedangkan yang biasa, yakni catatan kartu kuning yang dikeluarkan wasit dalam sebuah pertandingan kompetisi IPL dan Indonesia Super League (ISL).
Sayangnya, Hinca enggan merinci pertandingan yang dimaksudnya tersebut. Ahli hukum olahraga yang tergabung di International Association of Sports Law (IASL) tersebut beralasan, jika kurang terlalu penting.
"Di akhir musim, kami akan laporkan catatan kartu kuning untuk mengetahui seberapa besar kualitas kompetisi. Sehingga, tidak perlu dipaparkan sekarang. Yang penting, publik Indonesia mengetahui hasil temuan kami terkait drama sandiwara yang diperankan para personil Persibo," terangnya.
Selain itu, Komdis juga sudah menolak permohonan Persib Bandung yang meminta peninjauan terhadap kartu merah yang diperoleh Firman Utina.
Kejadiannya, terjadi ketika Maung Bandung -julukan Persib- bertemu Arema Cronous pada 31 Mei lalu. Hukuman yang diberikan wasit, lantaran menilai Firman telah melakukan pelanggaran keras terhadap Egi Melgiansyah.
"Permohonan tersebut, semula diajukan manajemen Persib ke PT Liga Indonesia (PT LI). Namun akhirnya, dilimpahkan ke kami. Hasilnya, kami menyepakati bahwa keputusan wasit pada pertandingan tersebut sudah tepat. Apalagi, keputusan wasit tidak bisa diubah. Alhasil, kami menolak permohonan tersebut," tuntasnya. (esa/rdt)
Ketua Komdis, Hinca IP Pandjaitan, menerangkan jika pada hari tersebut sudah memberikan putusan terhadap 13 laporan. Mulai dari laporan yang biasa-biasa saja, hingga luar biasa.
Kategori yang masuk ke dalam luar biasa, dikatakannya, temuan kecurangan yang dilakukan klub kontestan Indonesian Premier League (IPL), Persibo Bojonegoro.
Yakni, ketika Persibo dijamu klub asal Hong Kong Sunray Cave JS Sun Hei, dalam lanjutan AFC Cup 2013, di Stadion Mong Kok, Hong Kong, Selasa (9/4) lalu. Sunray menghujani gawang Persibo dengan torehan delapan gol tanpa balas.
Sedangkan yang biasa, yakni catatan kartu kuning yang dikeluarkan wasit dalam sebuah pertandingan kompetisi IPL dan Indonesia Super League (ISL).
Sayangnya, Hinca enggan merinci pertandingan yang dimaksudnya tersebut. Ahli hukum olahraga yang tergabung di International Association of Sports Law (IASL) tersebut beralasan, jika kurang terlalu penting.
"Di akhir musim, kami akan laporkan catatan kartu kuning untuk mengetahui seberapa besar kualitas kompetisi. Sehingga, tidak perlu dipaparkan sekarang. Yang penting, publik Indonesia mengetahui hasil temuan kami terkait drama sandiwara yang diperankan para personil Persibo," terangnya.
Selain itu, Komdis juga sudah menolak permohonan Persib Bandung yang meminta peninjauan terhadap kartu merah yang diperoleh Firman Utina.
Kejadiannya, terjadi ketika Maung Bandung -julukan Persib- bertemu Arema Cronous pada 31 Mei lalu. Hukuman yang diberikan wasit, lantaran menilai Firman telah melakukan pelanggaran keras terhadap Egi Melgiansyah.
"Permohonan tersebut, semula diajukan manajemen Persib ke PT Liga Indonesia (PT LI). Namun akhirnya, dilimpahkan ke kami. Hasilnya, kami menyepakati bahwa keputusan wasit pada pertandingan tersebut sudah tepat. Apalagi, keputusan wasit tidak bisa diubah. Alhasil, kami menolak permohonan tersebut," tuntasnya. (esa/rdt)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 20:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 12:30Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
-
Bola Indonesia 19 Januari 2026 20:22
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453730/original/031694300_1766490130-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-23_Desember_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)

