
Bola.net - Dokjreng FC kembali terlibat dalam aksi sosial. Kali ini, perkumpulan pesepak bola asal Malang Raya ini menginisiasi penggalangan dana untuk membantu menanggulangi wabah Corona, yang terjadi sejak akhir tahun lalu tersebut.
Dokjreng sendiri merulakan kumpulan pesepak bola asal Malang Raya. Tak hanya pesepak bola yang masih aktif, sejumlah pesepak bola yang sudah gantung sepatu pun tergabung dalam komunitas ini. Nama-nama seperti Johan Ahmat Farisi, Jayus Hariono, Sukasto Effendi, Edy Gunawan, Juan Revi, Ahmad Bustomi, dan sejumlah nama tenar lain tercatat sebagai bagian dari komunitas ini.
Sebelumnya, Dokjreng sudah beberapa kali menggelar aksi sosial. Terakhir, mereka menggelar laga amal untuk membantu korban banjir Jakarta, pada awal tahun lalu.
Dalam aksinya kali ini, Dokjreng bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Hasil yang terkumpul dari kampanye ini akan dirupakan ke dalam bentuk support terhadap tenaga medis, pemeriksaan kesehatan mobile, bantuan operasi pangan gratis, dan hygiene kit.
"Kami mengajak seluruh pesepak bola dan masyarakat umum untuk bersama berbagi sedikit rezekinya. Nantinya, dana yang terkumpul akan diserahkan kepada ACT, untuk diwujudkan sebagai bantuan kepada tim medis," kata CEO Dokjreng, Yanuar Tri Firmanda.
"Mari saling membantu dan memberikan dukungan," sambungnya.
Saat ini, pandemi Corona kian merebak. Jumlah penderita yang terjangkit virus tersebut pun kian banyak.
Sampai saat berita ini ditulis, sudah ditemui 1677 kasus terkonfirmasi. Dari kasus-kasus tersebut, 1417 orang masih dalam perawatan, 153 orang meninggal dunia, dan 103 orang sembuh.
Berbagai cara dilakukan untuk mencegah masifnya persebaran virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan physical distancing, termasuk bekerja dari rumah.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Wabah Lekas Tuntas
Lebih lanjut, Yanuar menyebut bahwa wabah Corona ini tak sekadar urusan kesehatan. Pandemi ini juga mengganggu sektor perekonomian. Sejumlah sektor, termasuk sepak bola, harus mandek terdampak pandemi ini.
"Kami berharap, dengan banyaknya dukungan kepada pejuang garda depan ini, wabah Corona bisa segera selesai," kata Yanuar.
"Jika wabah ini tuntas, kita bisa kembali ke kehidupan normal, termasuk bekerja dan bermain sepak bola," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
