
Bola.net - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti, tidak henti-hentinya membuka ruang diskusi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Dikatakan La Nyalla, berapapun kali ditolak dan diabaikan Imam Nahrawi, dirinya tidak akan mudah menyerah.
Terbaru, La Nyalla secara spontan menemui Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7) siang. Sayangnya, Deputi V sekaligus juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan Menpora Imam sedang tidak ada di tempat.
"Padahal, saya lihat mobil dan iring-iringan (pengawal) Menpora Imam terparkir di kantornya. Dalam kesempatan tersebut, saya ingin membahas hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Saya sendiri datang tidak membawa wartawan dan hanya berdua dengan Presiden Direktur PT Liga Indonesia," ujar La Nyalla.
Dilanjutkan La Nyalla, andaikan Menpora Imam Nahrawi bersedia bertemu, maka persoalan di sepak bola Indonesia cepat terselesaikan. Sebab, pertemuan tersebut bertujuan membicarakan kelanjutan sepak bola Indonesia.
Sekalipun sebelumnya, PSSI menang di PTUN. Majelis Hakim yang dipimpin Ujang Abdullah, menyatakan menolak eksepsi dari tergugat Kemenpora dan mengabulkan gugatan PSSI dan meminta Surat Keputusan Menpora per 17 April untuk dicabut.
"Saya datang bukan untuk bicara persoalan hukum, tapi bagaimana bermain bola. Bahwa saya dilaporkan menang di PTUN, tentu bersyukur karena apa yang saya semboyankan terbukti. Yakni, kebenaran bisa disalahkan, tapi tidak bisa dikalahkan," imbuhnya.
"Kalau terus bicara hukum, kapan bermain bolanya? Banyak pemain, pelatih, dan banyak orang kehilangan pekerjaan," pungkas La Nyalla. (esa/dzi)
Dikatakan La Nyalla, berapapun kali ditolak dan diabaikan Imam Nahrawi, dirinya tidak akan mudah menyerah.
Terbaru, La Nyalla secara spontan menemui Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7) siang. Sayangnya, Deputi V sekaligus juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan Menpora Imam sedang tidak ada di tempat.
"Padahal, saya lihat mobil dan iring-iringan (pengawal) Menpora Imam terparkir di kantornya. Dalam kesempatan tersebut, saya ingin membahas hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Saya sendiri datang tidak membawa wartawan dan hanya berdua dengan Presiden Direktur PT Liga Indonesia," ujar La Nyalla.
Dilanjutkan La Nyalla, andaikan Menpora Imam Nahrawi bersedia bertemu, maka persoalan di sepak bola Indonesia cepat terselesaikan. Sebab, pertemuan tersebut bertujuan membicarakan kelanjutan sepak bola Indonesia.
Sekalipun sebelumnya, PSSI menang di PTUN. Majelis Hakim yang dipimpin Ujang Abdullah, menyatakan menolak eksepsi dari tergugat Kemenpora dan mengabulkan gugatan PSSI dan meminta Surat Keputusan Menpora per 17 April untuk dicabut.
"Saya datang bukan untuk bicara persoalan hukum, tapi bagaimana bermain bola. Bahwa saya dilaporkan menang di PTUN, tentu bersyukur karena apa yang saya semboyankan terbukti. Yakni, kebenaran bisa disalahkan, tapi tidak bisa dikalahkan," imbuhnya.
"Kalau terus bicara hukum, kapan bermain bolanya? Banyak pemain, pelatih, dan banyak orang kehilangan pekerjaan," pungkas La Nyalla. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:10Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:01Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 00:31Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 Juni 2026 16:45Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 02:00Brian Brobbey Tenggelamkan Duet Striker Swedia Bernilai Rp 4,3 Triliun
-
Liputan6 20 Juni 2026 14:19Isi Percakapan di Telepon Genggam Sony Sonjaya yang Dibongkar Jaksa
-
Liputan6 20 Juni 2026 07:55Prabowo Dorong Akademi Olahraga, Bina Calon Atlet Sejak Usia 8 Tahun
-
Liputan6 19 Juni 2026 23:50Kesaksian Warga Sebelum Istri Tewas Dicekik Suami
-
Liputan6 19 Juni 2026 22:48Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti
MOST VIEWED
Gebrakan Persebaya untuk Super League 2026/2027: Boyong 5 Pemain Lokal Sekaligus, Termasuk 2 Berlabel Timnas Indonesia
Shin Tae-yong Pasang Standar Tinggi di Persija: Pemain Bintang Bisa Tersingkir Jika Tak Mau Berkorban
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
ASEAN Club Championship Bakal jadi Ujian Sejauh Mana Level Persib Bandung
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263735/original/044427600_1781976562-063_2282511714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261730/original/044268900_1781756195-IMG_3586.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263328/original/010998600_1781883632-40d61759-e5b4-4164-b814-01ba8afee642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263286/original/078037600_1781877229-IMG_4038.jpeg)
