
Bola.net - Persija Jakarta merebut Tropi Ulang Tahun (Ultah) ke-83 Persija setelah menjadi yang terbaik pada turnamen segitiga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (27/11).
Tropi seolah menjadi penghapus dahaga Macan Kemayoran karena ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2000 lalu. Mereka menjadi juara dalam trofeo cup ini setelah mampu mengalahkan PSMS Medan dengan skor 5-4 dan menang atas Sriwijaya FC, 5-3 yang keduanya diselesaikan melalui adu tendangan penalti.
Pada pertandingan pertama tuan rumah Persija mampu mengalahkan PSMS Medan 5-4. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Tim Macan Kemayoran mampu memenangkan pertandingan setelah lima dari enam algojo tendangan penaltinya mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Sedangkan dua pemain PSMS gagal menjebol gawang Galih Sudarsono.
Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti setelah dalam waktu 45 menit pertandingan kedua tim bermain imbang 1-1. Gol Persija dicetak oleh Bambang Pamungkas, sedangkan gol balasan PSMS dihasilkan dari kaki Ikpefua Osas Saha.
Di pertandingan kedua, Sriwijaya FC juga mampu mengalahkan PSMS yang kini diasuh pelatih Raja Isa. Hanya saja kemenangan Ponaryo Astaman dan kawan-kawan tidak perlu melalui adu tendangan penalti. Laskar Wong Kito itu unggul 3-0 lewat kaki Risky Novriansyah (2 gol) dan Ponaryo Astaman.
Untuk mencari pemenangan turnamen dalam rangka Ulang Tahun ke-83 Persija, ditentukan pada pertandingan ketiga antara Macan Kemayoran melawan Laskar Wong Kito. Kedua tim yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) sama-sama tidak mau mengalah dan saling serang.
Banyaknya pemain timnas yang ada di kedua tim ini membuat permainan berimbang meski banyak peluang tercipta. Permainan pun cenderung keras dibandingkan saat menghadapi PSMS Medan. Hanya saja hingga waktu 45 menit kedudukan tetap 0-0 dan harus dilanjutkan adu tendangan penalti.
Setelah melalui adu tendangan penalti akhirnya Persija Jakarta mampu menjadi pemenang setelah lima algojonya mampu menciptakan gol. Sedangkan pemain Sriwijaya FC, Rachmat M. Rivai gagal menciptakan gol. Kedudukan akhir 5-3 untuk anak asuh Iwan Setiawan ini. Hasil ini akan dijadikan modal untuk turun di ISL mulai 1 Desember nanti. (ant/mxm)
Tropi seolah menjadi penghapus dahaga Macan Kemayoran karena ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2000 lalu. Mereka menjadi juara dalam trofeo cup ini setelah mampu mengalahkan PSMS Medan dengan skor 5-4 dan menang atas Sriwijaya FC, 5-3 yang keduanya diselesaikan melalui adu tendangan penalti.
Pada pertandingan pertama tuan rumah Persija mampu mengalahkan PSMS Medan 5-4. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Tim Macan Kemayoran mampu memenangkan pertandingan setelah lima dari enam algojo tendangan penaltinya mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Sedangkan dua pemain PSMS gagal menjebol gawang Galih Sudarsono.
Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti setelah dalam waktu 45 menit pertandingan kedua tim bermain imbang 1-1. Gol Persija dicetak oleh Bambang Pamungkas, sedangkan gol balasan PSMS dihasilkan dari kaki Ikpefua Osas Saha.
Di pertandingan kedua, Sriwijaya FC juga mampu mengalahkan PSMS yang kini diasuh pelatih Raja Isa. Hanya saja kemenangan Ponaryo Astaman dan kawan-kawan tidak perlu melalui adu tendangan penalti. Laskar Wong Kito itu unggul 3-0 lewat kaki Risky Novriansyah (2 gol) dan Ponaryo Astaman.
Untuk mencari pemenangan turnamen dalam rangka Ulang Tahun ke-83 Persija, ditentukan pada pertandingan ketiga antara Macan Kemayoran melawan Laskar Wong Kito. Kedua tim yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) sama-sama tidak mau mengalah dan saling serang.
Banyaknya pemain timnas yang ada di kedua tim ini membuat permainan berimbang meski banyak peluang tercipta. Permainan pun cenderung keras dibandingkan saat menghadapi PSMS Medan. Hanya saja hingga waktu 45 menit kedudukan tetap 0-0 dan harus dilanjutkan adu tendangan penalti.
Setelah melalui adu tendangan penalti akhirnya Persija Jakarta mampu menjadi pemenang setelah lima algojonya mampu menciptakan gol. Sedangkan pemain Sriwijaya FC, Rachmat M. Rivai gagal menciptakan gol. Kedudukan akhir 5-3 untuk anak asuh Iwan Setiawan ini. Hasil ini akan dijadikan modal untuk turun di ISL mulai 1 Desember nanti. (ant/mxm)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 09:04Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 08:59Gagal Menang Lawan Maroko, Carlo Ancelotti Soroti Performa Brasil
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
Persib Masuk Grup Sulit di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Justru Antusias Hadapi Raksasa Asia Tenggara
Resmi! Mentahkan Rumor Persija, Borneo FC Ikat Nadeo Argawinata hingga 2029 dan Pagari Rivaldo Pakpahan 4 Tahun ke Depan
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258674/original/099056600_1781400341-Brazil_s_Marquinhos__4__reacts_to_a_tie_at_the_end_of_the_World_Cup_Group_C_soccer_match_between_Brazil_and_Morocco.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258667/original/015531500_1781400113-Brazil_s_Raphinha__left__is_helped_up_by_Morocco_s_Ayoub_Amaimouni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
