Manajemen Arema FC Kutuk Teror Oknum Suporter ke Skuad PSS Sleman

Serafin Unus Pasi | 5 Agustus 2022 20:32
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana (kanan) bersama dengan Manajer tim Muhammad Ali Rifki (tengah) (c) Bola.net/Dendy Gandakusumah

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal ulah oknum suporter mereka yang melakukan aksi teror ke hotel yang ditempati tim PSS Sleman. Klub berlogo singa mengepal tersebut menilai bahwa ulah barbar ini menodai sportivitas dalam sepak bola.

"Kami mendapatkan laporan jika ada oknum suporter yang melakukan aksi tidak simpatik di hotel tempat menginap tim PSS Sleman, jelas hal ini tidak bisa dibenarkan," ucap Manajer Arema FC Ali Rifki, dalam rilis yang diterima redaksi Bola.net, Jumat (05/08).

"Semoga ini adalah kejadian terakhir ,” sambungnya.

Ali Rifki, mewakili manajemen Arema FC, pun meminta maaf terhadap seluruh komponen tim PSS Sleman. Ia pun menyebut bahwa ulah ini juga mencoreng nama baik Arema dan Aremania.

"Atas nama manajemen Arema FC kami sampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Ini jelas mencoreng nama baik Arema FC dan Aremania,” tegas Ali Rifki.

Sebelumnya, sekelompok orang yang diduga oknum suporter Arema melakukan aksi tak terpuji. Mereka melakukan teror terhadap skuad PSS Sleman di hotel tempat tim berjuluk Super Elja tersebut menginap selama lawatan di Kota Malang. Sekelompok oknum suporter ini menyalakan petasan dan kembang api di area hotel tersebut.

Selain itu, dalam kejadian terpisah, sekelompok oknum suporter juga melakukan sweeping terhadap penumpang kereta api, yang diduga dinaiki kelompok suporter PSS Sleman, Aksi sweeping ini dilakukan di Stasiun Kereta Api Malang Kota Baru, Jumat (05/08) dini hari.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Penyesalan Manajemen Arema FC.

Ali Rifki menyebut bahwa manajemen rema FC sangat menyesalkan terjadinya insiden tersebut. Terlebih lagi, menurutnya, hubungan Arema FC dan PSS Sleman selama ini berjalan baik.

"Hubungan Arema FC dan PSS Sleman ini baik," kata Ali Rifki,

"Bahkan, saat match coordination meeting sudah disepakati bersama kita akan menggunakan pita hitam. Ini sebagai tanda duka sekaligus menunjukkan simpati kita atas kejadian yang menimpa keluarga besar PSS Sleman," imbuhnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR