
Tak optimalnya performa Arema FC pada putaran kedua Liga 1 musim 2018 tak membuat posisi Milan Petrovic terancam. Pelatih asal Serbia ini masih mendapat kepercayaan penuh manajemen klub berlogo singa mengepal ini untuk menakhodai tim pada ajang Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018.
"Tidak ada rencana untuk pergantian," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji, pada Bola.net.
"Sampai saat ini, kami sama sekali tak pernah bicara mengenai evaluasi pelatih. Semua masih pada posisi masing-masing," sambungnya.
Menurut Sudarmaji, alih-alih berencana mengganti sosok Milan, manajemen justru masih menggantungkan asa pada pelatih berusia 57 tahun tersebut. Mereka, sambung Sudarmaji, ingin Milan mampu mendongkrak performa Hamka Hamzah dan kawan-kawan pada sisa kompetisi ini.
"Kami ingin ia tetap bisa membawa tim ini menjadi lebih baik," ucapnya.
Demi mewujudkan harapan tersebut, menurut Sudarmaji, manajemen Arema FC memang sempat melakukan evaluasi. Namun, pria berusia 42 tahun ini menyebut, evaluasi tersebut cenderung bertujuan untuk memotivasi tim.
"Sifat evaluasi ini normal saja. Hanya terkait pada performa tim," tuturnya.
Sebelumnya, Arema FC sendiri belum mampu menunjukkan performa memikat pada putaran kedua kompetisi Liga 1 musim 2018. Pada lima laga pertama putaran kedua, mereka hanya mampu sekali meraih kemenangan. Sisanya, mereka hanya bisa dua kali meraih hasil imbang, dan sisanya kalah.
Arema FC meraih kemenangan perdana mereka di putaran kedua kala menjamu Madura United. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin lalu, mereka menang dua gol tanpa balas.
Sementara itu, sempat muncul sejumlah spekulasi terkait nasib Milan. Salah satu kabar bahkan menyebut bahwa posisi Milan akan digantikan eks pelatih Arema Indonesia, Robert Rene Alberts. Posisi Robert sendiri di PSM Makassar saat ini juga sedang digoyang. Pelatih asal Belanda ini juga dituntut mundur menyusul sejumlah hasil tak memuaskan yang diraih timnya.
Lebih lanjut, Sudarmaji membeber alasan di balik masih terjaganya kepercayaan manajemen Arema FC pada Milan. Menurutnya, kendati sampai saat ini belum mampu tampil stabil, permainan Arema tak bisa dibilang buruk.
"Yang dibutuhkan hanya motivasi lebih," tandas Sudarmaji.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 2 Januari 2026 17:38Persija Jakarta vs Persijap: Tim Tamu Menatap Laga Berat di SUGBK
-
Bola Indonesia 1 Januari 2026 14:33
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 Januari 2026 17:38 -
Liga Inggris 2 Januari 2026 17:26 -
Liga Inggris 2 Januari 2026 16:30 -
Bola Indonesia 2 Januari 2026 15:27 -
Bola Indonesia 2 Januari 2026 15:22 -
Liga Italia 2 Januari 2026 15:19
MOST VIEWED
- Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
- BRI Super League: Eliano Reijnders Memukau Sebagai Gelandang Bertahan Persib Bandung
- Rekor 4 Laga Terakhir Persib vs Klub Thailand Jelang Duel Ratchaburi di 16 Besar AFC Champions League Two
- Pengamat Analisis Peluang Persib Melawan Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Maung Bandung Punya Kans Besar Lolos ke Perempat Final
HIGHLIGHT
- 3 Pemain Terbaik Dunia Versi Luka Modric: Lamine Y...
- 5 Pemain yang Bisa Dibidik Liverpool di Januari Ji...
- Salah hingga Drogba, 7 Pemain Terhebat yang Tak Pe...
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461248/original/038580100_1767350625-Warga_Gang_Tuyul_Manggarai_terlibat_tawuran.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461230/original/003419400_1767348852-IMG_7216.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461229/original/053076900_1767348851-IMG_7216__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461227/original/014729800_1767348361-Penemuan_tas_mencurigakan_di_parepare.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2350797/original/071425000_1536063004-1536063004108765a13d99827008-1511250328-68a924bc8b749cf5e5e988632909e917.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461215/original/061186300_1767347093-Mahasiswi_Unima_diduga_jadi_korban_kekerasan_seksual_dosen.jpg)

