
Bola.net - Ruddy Widodo membeber evaluasinya ihwal pencapaian timnya pada putaran perdana Shopee Liga 1 musim 2019. General Manager Arema FC ini mengisyaratkan puas dengan hasil yang dicapai oleh Hamka Hamzah dan kawan-kawan.
"Bagi saya, yang terpenting, kami bisa berada di posisi lima besar pada akhir putaran pertama kompetisi," ucap Ruddy Widodo.
"Untuk bersaing dalam perebutan gelar juara atau bertahan di papan atas, yang realistis adalah berada di lima besar pada paruh pertama," sambungnya.
Sejauh 15 pekan kompetisi berjalan, Arema berada di tiga besar klasemen sementara Liga 1 musim 2019. Klub berlogo singa mengepal ini meraih 25 poin dari 14 pertandingan.
Arema sendiri masih memiliki sisa dua laga lagi. Usai bertandang ke kandang Bali United, mereka akan mengakhiri putaran pertama dengan menjamu PSIS Semarang.
Selain dua laga ini, Arema masih memiliki tabungan satu laga tunda. Laga tersebut adalah laga tandang ke kandang PSM Makassar, yang semestinya digelar pada pekan kelima lalu.
Bagaimana kiat Arema untuk bisa mempertahankan posisi mereka di papan atas? Simak di bawah ini.
Mental Sapu Bersih
Menurut Ruddy, manajemen Arema memiliki cara untuk memotivasi para pemainnya agar bisa tetap bertahan di papan atas. Pria 47 tahun tersebut mengaku selalu menanamkan timnya untuk bisa menyapu bersih poin, terutama di kandang.
"Yang penting, kami menanamkan mentalitas bahwa mereka harus bisa menyapu bersih poin di kandang," kata Ruddy.
"Lalu, untuk pertandingan tandang, mereka pun tak boleh melepas begitu saja. Paling tidak, mereka harus bisa mendapat satu poin. Bahkan, ada tiga sampai empat pertandingan yang mereka harus bisa meraih kemenangan," sambungnya.
Poin Masih Defisit Dibanding Target
Dengan perhitungan yang disampaikan Ruddy, Arema semestinya
mampu meraih paling tidak 35 poin. Ini merupakan penjumlahan dari 27 poin kandang dan delapan poin tandang.
Saat ini, Arema berpotensi menambah empat poin lagi dari dua laga tersisa. Jika dalam laga tandang ke Bali United mereka mampu meraih satu poin, kemudian menang PSIS Semarang, Arema akan mengoleksi 29 poin.
Laga tandang kontra PSM Makassar sengaja tidak dihitung karena sampai saat ini belum jelas bakal digelar kapan.
Andai dalam tiga pertandingan sisa Arema mampu menang pun, mereka masih defisit satu poin dari target semestinya. Dengan tambahan sembilan poin, mereka baru mengumpulkan 34 poin.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
