
Bola.net - Manajemen PSIS Semarang menilai kewajiban rapid test cukup memberatkan. Sebab, klub harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.
Kewajiban rapid test tertuang dalam panduan protokol kesehatan yang disusun federasi. Hanya saja, panduan tersebut belum disahkan.
"Itu kan satu orang 900 ribu sekali tes, padahal berapa orang itu, dikali berapa pertandingan," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi kepada Bola.net.
Sehingga, PSIS meminta federasi untuk mencari jalan keluar terbaik. Karena jika sudah disahkan, protokol itu wajib dilaksanakan.
"PSSI harus berpikir keras bagaimana caranya supaya tidak begitu memberatkan klub," imbuh pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Frekuensi Tinggi
Sebenarnya biaya rapid test tergolong murah dibanding SWAB test. Cuma karena frekuensinya yang relatif sering, klub harus merogoh kocek cukup dalam.
Dalam protokol kesehatan, klub diwajibkan melakukan rapid test kepada pemain, pelatih dan official, seminggu sekali. Serta satu hari menjelang laga.
"Walaupun murah tapi protokolnya begitu kan harus wajib dilaksanakan," tandas Yoyok.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 12:30Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 03:34 -
Liga Champions 21 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 21 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 21 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 21 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 21 Januari 2026 03:00
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478819/original/069986000_1768929823-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_22.57.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)

