
Bola.net - Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) memutuskan untuk tidak lagi mengejar tanda tangan Kwon Jun. Sebelumnya, CEO PT PSM, Rully Habibie, menyatakan sudah melakukan negosiasi dengan pihak Kwon Jun dan tinggal membereskan administrasi maka Kwon kembali berkostum PSM musim depan.
Namun, tidak lama setelah itu, Kwon Jun malah ikut seleksi di Arema Indonesia yang berkompetisi di ISL . Peluangnya untuk berkostum Singo Edan terbilang besar. Sebelumnya, Kwon juga mengikuti seleksi di Persib Bandung.
“Saya berharap Kwon Jun mendapat yang terbaik untuk masa depannya, tidak peduli ke klub mana nantinya dia akan berlabuh,” kata pelatih Petar Segrt melalui pesan singkat, Jumat (30/11). “Sudah tidak ada lagi kesempatan Kwon Jun untuk kembali membela PSM musim depan.”
Petar sebenarnya masih membutuhkan tenaga Kwon Jun. Posisinya sebagai gelandang jangkar sangat ideal membantu pertahanan dan ikut menyerang. Bahkan, pemain berusia 25 tahun itu ikut menyumbang tiga gol untuk PSM musim lalu.
“Kwon adalah pemain yang sangat baik. Kepribadiannya juga santun. Dia ramah dan akrab dengan siapa saja,” kata Petar.
“Sadikin Aksa (Ketua Umum PSM), Rully Habibie (CEO PT PSM), dan saya sudah memutuskan bahwa lebih baik seperti ini, tidak lagi sejalan. Kami berharap dia mendapatkan yang terbaik dan segera menemukan klub baru,” jelas Petar. (nda/dzi)
Namun, tidak lama setelah itu, Kwon Jun malah ikut seleksi di Arema Indonesia yang berkompetisi di ISL . Peluangnya untuk berkostum Singo Edan terbilang besar. Sebelumnya, Kwon juga mengikuti seleksi di Persib Bandung.
“Saya berharap Kwon Jun mendapat yang terbaik untuk masa depannya, tidak peduli ke klub mana nantinya dia akan berlabuh,” kata pelatih Petar Segrt melalui pesan singkat, Jumat (30/11). “Sudah tidak ada lagi kesempatan Kwon Jun untuk kembali membela PSM musim depan.”
Petar sebenarnya masih membutuhkan tenaga Kwon Jun. Posisinya sebagai gelandang jangkar sangat ideal membantu pertahanan dan ikut menyerang. Bahkan, pemain berusia 25 tahun itu ikut menyumbang tiga gol untuk PSM musim lalu.
“Kwon adalah pemain yang sangat baik. Kepribadiannya juga santun. Dia ramah dan akrab dengan siapa saja,” kata Petar.
“Sadikin Aksa (Ketua Umum PSM), Rully Habibie (CEO PT PSM), dan saya sudah memutuskan bahwa lebih baik seperti ini, tidak lagi sejalan. Kami berharap dia mendapatkan yang terbaik dan segera menemukan klub baru,” jelas Petar. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 Oktober 2022 10:03Jejak Sejarah Arema dan Sepak Bola di Malang
-
Bola Indonesia 13 November 2021 00:21Presiden Arema FC Beber Alasan Sponsori Arema Indonesia
LATEST UPDATE
-
Voli 6 Juni 2026 22:04Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
