FOLLOW US:


Menata Kembali Pondasi Pembinaan, Kemenpora Targetkan 1000 Lapangan

16-06-2015 01:08
Menata Kembali Pondasi Pembinaan, Kemenpora Targetkan 1000 Lapangan
Rakornas Basri 2015 © Eggi Paksha
Bola.netBola.net - Bakal digelarnya putaran final Liga Desa Indonesia (LIDI) tahun 2015 di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) semakin bersemangat menggulirkan kompetisi.

Hal tersebut, ditegaskan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Alfitra Salamm, saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI) di Audiotarium Zahari MZ, Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, Senin (15/6).

Diterangkannya, penyelenggaraan kompetisi sejalan dengan tekad Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Karena itu, dilanjutkannya, ingin adanya pembangunan infrastruktur.

"Kemenpora telah menyiapkan program pembangunan infrastruktur sepak bola dengan konsep satu desa satu lapangan. Kami merencanakan dalam tahun ini dapat membangun 1000 lapangan di seluruh Indonesia," kata Alfitra didampingi Ketua Umum BASRI, Eddy Sofyan, Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi dan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama.

"Kita harus menata kembali pondasi pembinaan, dimulai dari desa. Karena itu, Kemenpora mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Liga Desa. Kemenpora juga akan memutar Liga Santri, Liga Pelajar dan menghidupkan kembali Liga Mahasiswa. Semoga, kebijakan Bapak Presiden dan Menpora dapat membuahkan hasil yang baik bagi kemajuan sepak bola Indonesia," tuturnya.

Masih diutarakannya, Menpora Imam Nahrawi sangat mendukung setiap gagasan dan langkah perbaikan sistem dan tata kelola sepak bola Indonesia. Terlebih, Presiden RI Jowo Widodo juga telah menyatakan bahwa upaya pembenahan sepak bola menjadi urusan negara yang sangat serius.

"Kami berharap, peran nyata dari semua Kementerian. Karena pembenahan sistem dan tata kelola sepak bola menjadi urusan kita semua," pungkasnya.