
Bola.net - Dunia Atletik Indonesia tengah berduka pada hari Selasa (31/3/2020). Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, PASI, Mohammad Hasan atau yang dikenal juga Bob Hasan menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Para pengurus PASI berduka, begitu juga atlet-atlet atletik Indonesia. Kepergian Bob Hasan meninggalkan lubang kehilangan besar di dunia olahraga Indonesia, bukan hanya atletik.
Kecintaan dan kegilaan Bob Hasan terhadap atletik tak perlu diragukan lagi. Sudah lebih dari 40 tahun dia berkecimpung di atletik.
Pria kelahiran Semarang pada 1931 tersebut kali pertama menjabat ketua umum PASI pada 1976 menggantikan Sayidiman Suryohadiprojo, alias empat tahun lalu. Sejak itu, sosoknya tak tergantikan di asosiasi tersebut hingga dirinya tutup usia.
Saat pertama kali menceburkan diri ke PASI, Bob Hasan dibebani target berat. Presiden Indonesia saat itu, Soeharto, menugasi Bob Hasan untuk mengangkat prestasi atletik Indonesia.
Berbagai cara dilakukan mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada kabinet Pembangunan VII itu untuk membuat dunia atletik Indonesia menggeliat, bangkit, dan berbicara banyak di level internasional. Dia rela melakukan apa pun, termasuk merogoh kocek dari kantong pribadinya untuk memenuhi kebutuhan atlet Indonesia. Muara yang ingin dicapai tentu saja prestasi demi prestasi di level bergengsi.
Bukan hanya bermodal dana pribadi, Bob Hasan juga rela mengorbankan waktunya. Dia menjelajah ke berbagai sudut Indonesia untuk berburu bibit-bibit atlet yang mumpuni. Mereka kemudian ditempa dengan harapan mengukir prestasi untuk Tim Merah Putih.
Seperti dilansir Antara, dalam sebuah wawancara, Bob Hasan pernah mengatakan minimal mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp 10 miliar per tahun untuk mendanai PASI.
Sebegitu besarnya sumbangsih Bob kepada dunia atletik Indonesia, sampai-sampai Kongres PASI memilihnya lagi sebagai ketua umum pada 2016. Para peserta kongres itu bahkan sepakat menetapkan Bob sebagai Bapak Atletik Indonesia.
Kontribusi Bob Hasan untuk atletik tak ada duanya. Bahkan sebuah rumah mewah miliknya dengan fasilitas kelas satu di kawasan elite Permata Hijau di Jakarta Selatan, dia persembahkan untuk kemajuan atletik nasional yang dia jadikan pemusatan latihan untuk para atlet muda.
Di tempat itu, puluhan atlet muda berbagai daerah, hasil pantauan PASI, berlatih dan belajar setiap hari, agar bisa mengikuti kompetisi-kompetisi atletik di seluruh dunia.
Lahirkan Atlet-Atlet Berprestasi
Berkat keuletan dan dukungan total dari Bob Hasan, lahir atlet-atlet berprestasi Indonesia yang mampu mengukir prestasi di level inernasional. Di masanya, Indonesia menghasilkan sprinter-sprinter ternama yang merajai Asia Tenggara, mulai dari Mardi Lestari, Purnomo Muhammad Yudhi, Suryo Agung Wibowo, sampai yang teranyar Lalu Muhammad Zohri.
Ada juga atlet lain seperti Triyaningsih, Maria Londa (lompat jauh), hingga Emilia Nova (lari gawang). Mereka silih berganti mengantar sang Merah Putih berkibar di berbagai ajang. Lalu Mohammad Zohri bahkan telah menggenggam tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.
Bob Hasan bukan hanya memimpin PASI dengan melihat dari jauh. Dia benar-benar terjun dan meleburkan diri. Contohnya, demi mengangkat prestasi Zohri, dia rela membiayai semua kebutuhan Zohri dari kocek pribadinya. Hasilnya tak sia-sia. Zohri menebusnya dengan menjadi juara lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia U-20 di Finlandia.
Peran besar Bob Hasan untuk dunia atletik akan sangat sulit tergantikan. Bob Hasan dianugerahi Anggota Kehormatan Federasi Atletik Internasional atau Honorary Life Council Member International Associations of Athletic Federation.
Bagi para atlet, sosok Bob Hasan bukan sekadar ketua PASI. Pria asal Semarang itu juga dianggap ayah, bahkan pahlawan, seperti yang disampaikan Triyaningsih.
Ratu lari jarak jauh Indonesia itu sangat berduka dengan kepergian Bob Hasan. Lewat akun Instagram-nya, Triyaningsih, menyampaikan rasa belasungkawanya atas kepergian Bob Hasan.
Pelari mungil asal Semarang itu tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya atas jasa mendiang selama memimpin PASI. Triyangsih bahkan menyebut Bob sebagai pahlawan olahraga.
"Inna lillahi wa Inna illaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bpk M. Hasan (Bob Hasan), Ketua Umum PB. PASI. Semoga husnul khatimah dan Amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT."
"Terima kasih atas loyalitas dan dedikasi Bapak untuk olahraga Indonesia, khususnya cabang olahraga Atletik. Selamat jalan Pahlawan Olahraga. Jasamu akan selalu kami kenang.Al-fatihah..," tulis Triyaningsih, yang mengoleksi 11 medali emas di ajang SEA Games dari era 2007 hingga 2017.
Mantan sprinter nasional, Suryo Agung Wibowo, menyebut kehilangan Bob Hasan menjadi ujian berat bagi dunia atletik Indonesia. Dia mengatakan dedikasi Bob Hasan sulit digambarkan dengan kata-kata.
Sayang, pada dua pesta olahraga terakhir yang diikuti Indonesia, para atlet atletik tak berhasil mempersembahkan hasil terbaik.
Pada Asian Games 2018, Indonesia menempati peringkat ke-13 dengan total tiga medali, yang terdiri dari dua medali perak dan satu medali perunggu. Sedangkan pada SEA Games 2019, atletik Indonesia menduduki peringkat kelima dengan lima medali emas, enam medali perak, dan lima medali perunggu.
Cara Terbaik Mengenang Bob Hasan
Prestasi atletik Indonesia memang mengalami fase pasang surut. Namun, saat mengalami kesurutan pun, dunia atletik Indonesia tak bisa menepikan peran besar Bob Hasan.
Sosoknya akan selalu dirindukan oleh para atlet, pelatih atletik, dan dunia olahraga Indonesia secara umum. Entah kapan Indonesia akan kembali menemukan sosok yang begitu berdedikasi terhadap dunia olahraga yang kerap dianggap kurang populer itu.
Atletik mungkin kurang populer, tapi merupakan cabang bergengsi di turnamen multievent, termasuk Olimpiade. Kini, tantangan besar dihadapi dunia atletik Indonesia.
Para atlet, pelatih, dan segenap masyarakat Indonesia kini punya tugas besar di depan mata. Mereka harus terus menjaga semangat, kecintaan, dan gairah besar Bob Hasan di kancah atletik. Prestasi bergengsi yang berkelanjutan akan menjadi cara terbaik mengenang Bob Hasan.
Selamat jalan Bob Hasan, bapak atletik Indonesia.
Sumber: Bola.com/Penulis: Yusmei Sawitri, Published 31 Maret 2020
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026 18:05Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
-
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026 10:25Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
-
Bola Indonesia 12 September 2026 21:29Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 September 2026 14:00Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
-
Liga Inggris 20 September 2026 13:30Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
-
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026 12:45Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
-
Liga Spanyol 20 September 2026 12:26Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
indonesia 20 September 2026 14:30Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
-
indonesia 20 September 2026 09:23Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
-
indonesia 20 September 2026 06:53Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
-
indonesia 20 September 2026 06:42Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
-
indonesia 19 September 2026 20:57Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
-
indonesia 19 September 2026 20:55Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
SOROT
-
Liputan6 20 September 2026 13:59Kontainer Pendingin Disiagakan untuk Korban KM Virgo
-
Liputan6 20 September 2026 13:37Polisi Tangkap Pengedar Liquid Etomidate di Serang
-
Liputan6 20 September 2026 13:34Kebakaran Gudang Plastik di Bekasi, 7 Armada Damkar Dikerahkan
-
Liputan6 20 September 2026 13:13Pangdam Pastikan ASN Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI
-
Liputan6 20 September 2026 13:116 Penyelam Basarnas Masuk Bangkai KM Virgo Cari Korban
-
Liputan6 20 September 2026 13:09Terungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Jakpus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352983/original/017195900_1789887572-IMG_20260919_134846.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4206396/original/054853600_1666927511-kapolri-copot-kapolres-muara-enim-usai-dilaporkan-istri-berselingkuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352971/original/064113100_1789886095-IMG-20260920-008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346877/original/077447900_1789215762-1002776825.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348505/original/069522500_1789447184-evakuasi_feGPqUC.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350561/original/090688200_1789621917-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_12.08.51.jpeg)

